
Cukup lama axel mendengar semua cerita tentang syila. Ungkapan brian membuat axel semakin menyukai syila. Wanita yang selama ini di anggap buruk oleh Enzo, ternyata wanita yang memiliki hati lembut dan penyayang.
Axel menyesal sudah pernah percaya pada perkataan Enzo tentang syila.
Cek.. lek..
Pintu utama di buka oleh syila. Dan tatapan mereka semua te alihkan pada wanita cantik yang berjalan menuju ruang tengah.
"Axel ".. Guman syila sambil menatap pada axel.
"Ada apa??. Tumben kau ke mari ".. Guman syila sambil meletakkan bungkusan belanjaan nya di atas meja.
" Ohh iya itu rendang jengkol pesanan bri tadi. Bri sama ben ajak lio makan sama sama di dapur ya. Mommy mau bicara sama uncle axel".. Ucap syila sambil tersenyum menatap ke tiga anak kesayangan nya..
"Siap mommy, aunty ".. Ucap bri, ben dan lio secara bersamaan..
Setelah mereka bertiga pergi, Syila pun menatap pada axel..
" Nona maaf saya menganggu waktu anda. Ada hal penting yang ingin saya sampaikan".. Ucap Axel sambil menatap serius pada syila..
"Tentang Enzo?? ".. Tanya syila dengan raut wajah malas, nya..
" Tuan Enzo kecelakaan, dan sekarang dia sedang di rawat di rumah sakit. Tuan Enzo sekarang dalam keadaan koma ".. Ucap axel yang membuat syila terdiam. Ada rasa yang sulit untuk syila ungkapkan.
" Tuan Enzo sekarang membutuhkan nona syila. Tapi kali ini saya tidak akan memaksa. Jika nona ingin ikut silahkan. Dan jika nona tidak ingin ikut juga tidak apa apa".. Ucap axel.
"Tuan Enzo benar benar minta maaf pada nona,Tuan Enzo sudah tau kalau nona syila adik dari tuan gareld. Selain itu saya juga sudah tau kalau Brian dan bently bukan anak kandung nona syila. Saya benar benar minta maaf karena sudah terlalu jauh ikut campur urusan nona ".. Ucap axel.. Syila benar benar terkejut mendengar perkataan axel. Dari mana axel tau tentang fakta diri nya yang syila simpan rapat selama ini..
*
*
Syila axel , ben dan lio berjalan masuk ke dalam ruangan tempat di mana Enzo di rawat.
Kali ini syila tidak membawa brian. Bukan syila yang tidak mau membawa brian, tapi brian lah yang tidak mau ikut. Brian lebih memilih tetap di rumah sambil mengerjakan beberapa tugas nya yang menumpuk..
Seorang wanita yang duduk di samping Enzo segera berdiri dari duduk nya saat mendengar pintu ruangan itu di buka.. Tatapan mommy Enzo tertuju pada syila. Wanita paru baya itu menatap syila dengan tajam..
" Axel, kenapa kau membawa wanita ini ke sini!! ".. Bentak nyonya Xavier..
Tanpa pikir panjang axel membawa mommy Enzo keluar dari ruangan itu..
Jujur syila sedikit gugup untuk melihat Enzo.. Syila takut tidak bisa menahan air mata nya..
Sekarang syila hanya berdua bersama Enzo di dalam ruangan itu, sementara ben dan lio di luar bersama axel dan juga mommy Enzo..
" Aku tidak menyangka setelah bertahun tahun tidak bertemu, akhirnya sekarang kita kembali bertemu".. Ucap syila sambil mengapa wajah Enzo..
"Kau kak Enzo sahabat nya kak jay ".. Guman syila. Dulu syila sangat menyukai Enzo karena pria itu sangat baik pada nya. Bahkan syila pernah berkata pada kakak nya kalau suatu hari dialah jodoh Enzo..
Ternyata Tuhan menjawab doa syila. Tuhan mengabulkan permintaan syila.
Tapi sayang nya Enzo membuat syila sakit hati. Tapi semua perasaan kesal marah dan kecewa syila hilang saat axel menceritakan semua nya pada syila..