
Meeting itu berakhir dengan terjadinya kerja sama perusahaan milik haris dan juga stephen.. Kini haris merasa sedikit lega..
"Tuan haris boleh saya berbicara sebentar dengan sekretaris anda ?? ".. Tanya stephen..
Haris menganggukkan kepala nya.. Mereka semua meninggalkan ruangan itu.. Kini di dalam ruangan itu hanya ada Stephen dan juga syila bahkan sekretaris stephen pun juga ikut keluar..
" Tuan stephen kita bicara di luar saja ".. Ucap syila.. Ia merasa tidak enak berada di dalam ruangan itu hanya berdua..
Stephen pun menyetujui permintaan syila.. Mereka berbincang sambil berjalan melewati lorong perusahaan itu.. " Syila lama kita tidak bertemu ".. Guman Stephen..
" Iya, semenjak saya pindah kita tidak pernah lagi bertemu kan?? ".. Ucap syila..
" Pantas saja nama perusahaan anda terdengar tidak asing ".. Ucap syila lagi..
" Tidak usah terlalu formal".. Ucap Stephen..
Syila tersenyum menatap Stephen rasa nya sedikit aneh berbicara formal dengan sahabat yang dulu bahkan mereka sering berantam..
"Ohh iya bagaimana kabar si kembar Rana Rena ?? ".. Tanya syila..
" Baik,mereka sering menanyakan mu.. Mereka bilang mereka rindu pada mu ".. Jawab Stephen..
" Ben sama bri apa kabar?? ".. Tanya Stephen..
" Alhamdulillah, mereka baik ".. Jawab syila..
" Aku rindu pada si jenius ".. Guman Stephen.. Ia menyebut brian sebagai di jenius..
" Mereka sedang sibuk sekolah.. Bahkan belakangan ini bri pulang nya sudah hampir magrib "..
"Kapan kapan kalau kau ada waktu bisa kita bertemu lagi?? ".. Tanya Stephen..
" Mungkin".. Jawab syila..
"Mungkin?? ".. Tanya stephen..
" Aku tidak tau pasti kapan ada waktu ".. Jawa syila..
Syila menganggukkan kepala nya..
Setelah itu Stephen pun berpamitan pada syila..Kalau bisa ia ingin lebih lama lagi berbincang dengan sahabat nya itu.. Tapi waktu berjalan dengan cepat yang mengharuskan Stephen untuk kembali ke perusahaan nya..
Syila kembali masuk ke dalam ruangan nya..
Syila sedikit terkejut melihat haris di dalam ruangan nya.. " Pak haris ".. Ucap syila..
Haris menatap syila dengan tatapan yang penuh intimidasi..
" Ada apa pak?? ".. Tanya syila..
" Duduk dulu !! ".. Perintah haris..
Syila segera duduk di kursi nya.. " Kenapa tuan wesly bisa mengenal mu?? ".. Tanya haris.. " Bapak kepo ".. Guman syila..
" Kalau kau tidak mau memberi tahu, gaji mu bulan ini akan aku potong lima puluh persen ".. Ucap haris..
" Jangan dong pak.. Gaji saya sedikit kalau di potong tambah sedikit.. Mau makan apa anak saya nanti pak "..
" Maka nya beri tahu saya ".. Haris benar benar heran dengan syila.. Kemarin tuan enzo sekarang tuan stephen.. Apa semua CEO perusahaan besar mengenal syila??..
"Saya pernah bertemu dengan tuan stephen maka nya dia kenal dengan saya ".. Jawab syila.. " Apa kau punya kenalan kepala perusahaan yang lain selain tuan enzo dan tuan stephen?? ".. Tanya haris..
" Tidak .. Itu hanya kebetulan ".. Ucap syila..
" Ya sudah bulan ini kau aku beri bonus tambahan ".. Ucap haris..
" Bapak serius ni??.. Jangan bercanda ya pak.. Jangan suka php pak ".. Ucap syila..
" Saya serius tapi hanya untuk bulan ini "..
" Makasih pak direktur ".. Ucap syila sambil tersenyum lebar.. " Kerja yang benar ".. Setelah itu haris pun segera keluar dari ruangan syila..
" Gini ni kalau punya bos kepo.. Apa apa di tanya ".. Guman syila pelan..