
Pagi harinya..
Enzo kembali ke kamar lio untuk mengecek suhu tubuh lio.. Namun Enzo benar benar terkejut saat mendapati keadaan lio..
Wajah lio benar benar pucat.. Enzo segera mengecek suhu tubuh lio.. Suhu tubuh lio naik dengan drastis.. "Axel!! ".. Panggil Enzo..
Axel segera berlari menaiki anak tangga menuju kamar lio.. " Ya tuan muda ".Ucap axel yang baru saja tiba..
" Axel segera hubungi dokter!!..Badan lio sangat panas".. Ucap enzo dengan raut wajah penuh kekhawatiran..
"Aaunty".. Ucap lio dengan lirih.
" Lio mau di peluk aunty ".. Lirih lio lagi..
Axel segera menjalankan perintah Enzo..
Beberapa menit kemudian axel kembali masuk ke dalam kamar lio.. " Sebentar lagi dokter nya akan tiba tuan ".. Ucap axel..
" Kenapa bisa begini??.. Padahal semalam demam lio sudah turun ".. Guman Enzo..
" Tuan muda apa tidak sebaiknya kita mempertemukan nona lio dan nona syila ".. Ucap axel.. Enzo merasa tidak senang saat axel menyebut syila dengan " nona ".. Karena syila tidak pantas mendapat sebutan seperti itu..
" Tidak!!Apa pun yang terjadi aku tidak sudi kalau wanita itu menginjakkan kakinya di Mansion ku ini".Tegas Enzo..
"Tuan muda anda terlalu egois.. Anda tidak tau bagaimana rasanya berada di posisi nona lio.. Dia membutuhkan sosok seorang ibu..Dan hal itu ia dapatkan dari nona syila ".. Ucap Axel, axel sudah benar benar kesal pada Enzo..
"Tau apa kau tentang hal itu?? ".. Enzo menatap tajam pada axel.. " Saya sudah pernah merasakan nya tuan muda ".. Jawab axel..
Pembicaraan mereka pun terhenti saat ayla membawa dokter masuk ke dalam kamar lio..
Tanpa basa basi dokter cantik itu memeriksa ke adaan lio..
Setelah memeriksa lio dokter itu pun menjelaskan semua nya pada kevin.. Namun wajah dokter itu terlihat sedikit bingung..
" Semalam suhu badan nya sudah normal, tapi kenapa suhu badan nya kembali naik dengan drastis?? ".. Tanya Enzo..
" Jika demam nona tidak turun juga selama tiga hari ke depan.. Saya saran kan untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut ".. Ucap dokter itu..
Axel mengantar dokter itu ke depan..
" Tuan!! ".. Panggil dokter itu.. Axel segera menatap dokter itu.. " Tuan boleh aku minta nomor ponsel Anda?? ".. Ucap dokter itu..
" Maaf aku tidak memilki nomor ponsel ".. Jawab axel..
Dokter itu hanya menatap heran pada Axel..
" Hei tuan aku meminta nomor ponsel mu supaya kalau ada apa apa kau bisa menghubungiku ".. Ucap dokter itu..
" Kenapa harus nomor ponsel ku?? ".. Tanya axel.. " Karena kalau nomor ponsel tuan Enzo pasti susah di hubungi..Karena tuan Enzo selalu sibuk ".. Ucap dokter itu..
Axel pun memberikan nomor ponsel nya pada dokter itu.. " Baiklah Terima kasih tuan ".. Ucap dokter itu..
*
*
Hari ini Enzo tidak datang ke perusahaan nya.. Enzo memerintahkan axel untuk meng-handle pekerjaan nya hari ini..
Sepanjang hati Enzo terus berada di samping lio.. Enzo terus mengecek suhu badan lio.. Berharap kalau demam nya menurun.. Tapi tidak ada tanda tanda kalau demam lio akan segera reda..
Di sisi lain, tepat nya di rumah syila.. Siang ini akhirnya syila kembali makan siang bersama kedua putra nya.. " Mommy kenapa uncle dan lio tidak pernah ke sini lagi?? ".. Tanya ben..
" Uncle sedang sibuk dengan pekerjaan nya.. Dan lio sedang sibuk dengan sekolah nya.. Jadi mereka tidak bisa datang ke sini ". Jawab syila..
" Mommy apa ben boleh main ke mansion uncle?? ".. Tanya ben.. Syila segera menggelengkan kepala nya.."Uncle dan lio tidak berada di Mansion nya". Jawab syila..