
Seorang pria dan wanita kini terlihat bertekuk lutut sambil menundukkan kepala nya..
"Kenapa ha?? ".. Teriak pria tampan sambil menatap tajam pada kedua manusia yang kini sedang tertunduk tanpa berani menatap nya.
" Kau, kau juga setelah apa yang kalian lakukan pada ku dan juga istri ku, kalian pikir aku akan melepaskan kalian begitu saja!!. Dasar sampah, Aku tau kalian sekarang ingin memanfaatkan keadaan ku kan??. Tapi aku tidak bodoh, aku sengaja melakukan ini untuk menjebak dua manusia gila harta seperti kalian ".. Kedua tangan pria tampan itu terkepal dengan erat.
Pria tampan itu begitu bahagia, sekarang perusahaan milik pria yang bertekuk lutut di depan nya sudah benar benar ia hancurkan.
" S-sayang kenapa kau tiba tiba seperti ini. Apa kau tidak kasihan melihat ku ".. Ucap sang wanita sambil berusaha untuk berdiri.
" Sedikit saja kau bergerak, maka aku pastikan kau akan tinggal nama ".Ancam pria tampan itu..
" Karena aku masih punya hati, maka aku hanya akan memenjarakan kalian berdua. Kalian tenang saja, Kalian berdua tidak akan berpisah, karena kalian akan berada dalam satu sel yang sama ".. Ucap pria itu sebelum pergi meninggalkan tempat itu. Ia menyuruh beberapa orang pengawalnya untuk memberi pelajaran pada dua penghianat itu..
*
*
Di sisi lain, Syila berada di ruangan nya. Namun tatapan wanita itu terlihat kosong. Syila kira dengan menikah dengan pria yang ia cintai syila bisa bahagia. Tapi nyata nya tidak. Enzo selalu bersikap dingin pada nya. Sikap pria itu akan berubah ketika bella datang ke mansion xavier.
" Apa aku nyerah aja ya?? ".. Guman syila..
Syila menghela nafas panjang. Syila mengalihkan pandangan pada jam yang melingkar di tangan nya. Sudah waktu nya pulang, syila pun menutup laptop nya lalu mengemasi semua barang nya.
Dengan langkah gontai, syila berjalan keluar dari perusahaan itu. " Padahal baru jam pulang loh, tapi kenapa udah sepi aja?? ".. Guman syila. Kini hanya tersisa mobil nya saja.
" Ada apa axel?? ".. Tanya syila sambil menyelipkan ponsel di telinga nya.
Lama syila menunggu hingga axel berbicara..
" N.. nona.. Tuan muda —Axel tidak melanjutkan ucapan nya..
"Ada apa dengan enzo??. Enzo kenapa axel??. Kenapa suara mu bergetar seperti itu?? ".Tanya syila dengan perasaan yang mulai tidak enak.
" Nona syila tuan muda —
"Axel kalau bicara yang jelas jangan membuat ku khawatir axel!!.. Enzo kenapa?? ".. Tanya syila dengan tegas. Kekhawatiran syila semakin bertambah saat axel tiba tiba memutuskan sambungan telpon nya.
Tring.. tring..
Kali ini syila mendapat telpon dari mommy nya enzo..
" Halo mommy "..
" Halo nak.. Cepat datang ke rumah sakit xxxx sekarang!!. Enzo kecelakaan ".. Ucap mommy enzo dengan suara bergetar..
Syila yang panik segera menaikkan kecepatan mobil nya. Hanya butuh waktu sekitar dua puluh menit untuk syila dampak di rumah sakit. Syila berlari menuju ruangan tempat di mana enzo berada. Di depan ruangan itu terlihat Ben, lio, bri, axel dan juga mommy enzo dengan wajah yang terlihat sedih..
" Mommy di mana enzo?? ".. Tanya syila. Wanita itu tidak bisa lagi menahan tangisan nya. " Enzo di dalam nak. Kamu masuk ya, mommy nggak sanggup liat kondisi enzo ".. Ucap mommy enzo.