
Di sisi lain..
Cek lek..
Lio membuka pintu ruang kerja enzo dengan perlahan.. Lio melihat uncel nya yang sedang sibuk dengan laptop nya..
"Uncle!! ".. Panggil lio,Lio segera menghampiri enzo..Lelaki itu membalikkan badan nya menatap pada gadis kecil yang kini sudah berdiri di depan nya.. " Ada apa lio?? ".. Tanya enzo dengan wajah datar nya..
" Uncle, apa uncle sibuk?? ".. Tanya lio..
Enzo menggelengkan kepala nya.. " Tidak, Lio mau apa?? ".. Tanya enzo lagi..
" Uncle kita ke rumah aunty syila yuk, Lio mau ketemu ben ".. Lio menatap wajah uncle nya..
Seketika wajah enzo berubah menjadi dingin.. Ia menatap tajam gadis kecil di depan nya itu..
" Hari sudah malam.. Sekarang juga lio tidur!! ".. Perintah enzo dengan sedikit tegas.." T.. tapi uncle ".. Lio menundukkan kepala nya..
" Lio mulai sekarang uncle tidak mengizinkan lio main atau pun bertemu dengan ben".. Tegas enzo.. "T.. tapi kenapa uncle??.Kenapa lio tidak boleh main dengan ben??. Apa ben melakukan kesalahan atau lio yang melakukan kesalahan?? ".. Sederetan pertanyaan terlontar dari mulut gadis kecil itu..
" Lio jangan membantah uncle sekarang cepat tidur!! ".. Perintah enzo..
Lio segera berlari keluar dari ruangan enzo.. Jarang sekali uncle nya berbicara tegas seperti itu pada nya.. Gadis kecil itu bertanya pada dirinya.. Apa dia melakukan kesalahan sampai uncle nya terlihat sangat marah seperti itu..
Lio masuk ke dalam kamar nya.. Kemudian ia mengunci pintu kamar nya.. Lio merebahkan badan nya di atas ranjang , Air mata gadis itu mulai mengalir dari sudut matanya.. " Kenapa uncle tidak mengizinkan lio main dengan ben?? ".. Lio menenggelamkan kepala nya ke dalam bantal..
Ponsel Enzo sedari tadi terus bergetar.. Tapi enzo terus membiarkan tanpa ingin mengangkat panggilan yang masuk ke dalam ponsel nya..
" Ck..Dasar wanita tidak tau waktu, apa dia tidak lihat sekarang jam berapa".. Guman enzo sambil menatap tajam pada ponsel nya.. Ia tau betul siapa yang menelpon nya..
Tring..
Suara notifikasi masuk.. Enzo segera mengambil ponsel nya lalu melihat pesan dari siapa yang masuk..
Lagi lagi enzo hanya bisa menatap tajam pada apa yang di lihat nya..
~Syila ~
"Tuan enzo maaf menganggu waktu anda "..
" Tapi bisakah kita bertemu besok.. Ada hal penting yang ingin saya tanyakan "..
Dua buah pesan dari syila..
Enzo kembali mematikan ponsel nya. Ia tidak berniat sama sekali untuk membalas pesan dari wanita yang sudah merusak semua nya..
Wanita yang sudah membuat bella memutuskan pertunangan nya..
" Apa lagi yang di ingin kan wanita itu??.. Apa belum puas dia membuat hubungan ku dan bella hancur ".. Lagi lagi enzo hanya bisa mengepalkan tangan nya.. Ia masih sangat mencintai bella.. Dan bagi enzo tidak mudah melupakan seseorang seperti bella.. Wanita yang selama ini selalu menemaninya..
Lio terus menangis sampai tertidur.. Gadis kecil itu tertidur dengan kedua mata yang terlihat sembab ..
Cek.. lek.. Enzo membuka pintu kamar lio menggunakan kunci cadangan.. Pria itu berjalan dengan perlahan menghampiri gadis kecil yang sudah tertidur lelap..
Enzo kemudian duduk di sebelah lio.. Ia mengusap kepala gadis kecil itu..
Setelah itu Enzo kembali keluar dari kamar lio , menutup pintu kamar itu dengan perlahan..
*
*
Pagi hari nya..
Axel segera berdiri dari duduk nya saat melihat Enzo berjalan ke arah nya..
Axel mengikuti langkah Enzo menuju keluar mansion..
Enzo menghentikan langkah nya saat membuka pintu mansion nya.. Seorang wanita cantik berdiri di depan mansion nya . Senyuman tipis muncul di wajah wanita itu saat melihat pria yang ia tunggu keluar dari mansion nya..
"Tuan Enzo ".. Sapa syila .. Syila membawa sesuatu di tangan nya..
Enzo tidak membalas sapaan wanita itu. Wajah pria itu terlihat datar.. Tatapan nya juga tajam..
" Maaf menganggu tapi ada hal penting yang ingin saya bicarakan ".. Ucap syila..
" Aku tidak punya banyak waktu untuk membahas sesuatu yang tidak penting "..Ucap enzo..
Syila sedikit terkejut mendengar perkataan enzo.. Tidak biasanya enzo seperti itu..
" Baik lah, maaf kalau saya menganggu.. Ohh iya ini ada sedikit makanan untuk lio ".. Syila memberikan rantang mini pada enzo.. Entah apa isi dari rantang itu..
" Ayla!!! ".. Panggil Enzo..
Tak lama ayla pun datang menemui Enzo..
Enzo memerintahkan ayla untuk mengambil makanan dari syila. " Kau bersihkan rantang itu lalu kembalikan pada nya !! ".. Perintah enzo..
" Lain kali kau tidak perlu repot repot membawakan kami makanan".. Ucap kenzo..
"Dasar wanita licik".. Guman enzo dengan pelan.. Namun siapa sangka syila mendengar apa yang di katakan enzo..
Setelah itu pria itupun pergi dari hadapan syila tanpa mengucapkan sepatah kata pun..Sikap enzo sangat sangat berubah dari biasanya.. Syila sampai terdiam dibuat nya.. Berubah seratus delapan puluh derjat . .
Dengan perlahan mobil milik enzo meninggalkan mansion itu..
" Tunggu sebentar ya nona ".. Ayla tersenyum menatap syila.. Kemudian wanita itu berlari masuk membawa rantang yang di berikan syila tadi..
Sekitar lima belas menit menunggu , Ayla kembali menghampiri syila.. " Nona ini sudah saya bersihkan.. Terima kasih banyak ya nona ".. Ayla lagi lagi tersenyum menatap syila dengan kepala yang sedikit di tundukkan..
" Ya, sama sama. Kalau gitu saya permisi, titip salam buat liona ya ".. Syila pun berlalu dari mansion enzo..
Di perjalanan syila terus memikirkan enzo.. Ucapan enzo terus berputar putar di benak nya.. " Dia menyebut aku licik?? ".. Guman syila..
" Dia sepertinya marah pada ku??.. Tapi apa yang sudah aku lakukan, kenapa sikap nya pada ku berubah seperti itu?? ".. Guman wanita itu.
Syila menatap rantang kosong di sebelah nya..
" Tidak bisa.. Aku harus bicara pada enzo!!.. Aku harus menanyakan semua nya..Kenapa dia memutuskan hubungan kerja sama secara sepihak??. Apa dia tidak tau bagaimana perjuangan ku..Dia bahkan tidak datang saat pak haris mengadakan pertemuan ".. Ucap syila dengan panjang lebar..
Wanita itu melajukan mobil nya menuju perusahaan tempat nya bekerja..
*
*
" Syila!!! ".. Panggil haris..
Seketika lamunan syila langsung buyar saat mendengar haris memanggil nya..
" Ya pak?? ".. Jawab syila..
" Syila sudah berapa kali saya peringatkan jangan melamun saat jam kerja!! ".. Tegas haris..
" Maaf Pak ".