
sial lagi lagi gue harus keduluan sama 2 cecunguk itu cihhhh (gumam doni sambil berlenggang pergi)
zidan dan aldi duduk tepat di hadapan ratu sementara ratu hanya diam saja seakan akan mereka tidak ada.
hah....untuk apa mereka duduk di sini membuat moodku hancur saja (gumam ratu yang tidak memperdulikan mereka sedikitpun)
ekhemm.....(aldi berdehem)
ekhemmm.....ekhemmmm (aldi berdehem lagi)
sudah 3 kali aldi berdehem namun tidak ada satu orangpun diantara ratu dan zidan yang membalas apapun atau sekedar bertanya, mereka hanya tetap diam tak berkutik.
karena kesal merasa diacuhkan aldi mulai membuka suara dahulu.
hei kalian ini kenapa sih ko pada diem gini? (tanya adli)
berisik lo di, ngapain juga lo ngajak gue duduk di sini kaya yang gak ada kursi lain aja (ucap zidan kesal)
eitssss....ko lo jadi berubah drastis gini sih, bukannya lo itu su....(ucap aldi terpotong sebab zidan langsung menutup mulut aldi dengan tangannya)
bwahhhh....apaan sih lo zid, pake nutup mulut gue sampai segininya (ucap aldi merasa kesal)
ikut gue (ucap zidan sambil menarik tangan aldi menjauh dari meja ratu)
cihhh....mereka itu menyebalkan saja (ucap ratu kesal)
tak berselang lama setelah kepergian zidan dan aldi dita pun datang membawa 2 mangkuk mie ayam beserta minumnya, tanpa pikir panjang mereka berdua segera menyantap mie ayam itu dengan lahap.
yummy...enaknya ya tu (ucap dita)
hmmm...banget (jawab ratu)
sementara di sisi lain tepat di lorong yang agak sepi, zidan menarik aldi dan segera mengancamnya.
di lo gila apa ya, baru aja lo mau ngebongkar rahasia gue (bentak zidan)
o..oh...itu maaf gue keceplosan (ucap aldi meminta maaf)
eh...zidan lo mau kemana? (teriak aldi)
pulang (balas zidan)
tunggu gue ikut (teriak aldi sambil berlari mengejar zidan)
ratu dan dita baru saja selesai membayar mie ayam dan bersiap siap untuk pulang, dita pulang duluan dengan menaiki ojeg online pesanannya sementara ratu lebih memilih untuk berjalan sambil menunggu ojeg online pesanannya yang belum datang.
huh...ni ojeg kemana sih ko lama banget (gerutu ratu)
tak lama datang doni memakai motor sportnya melintas melewati ratu dan berhenti tiba tiba di hadapan ratu, membuatnya merasa kesal karena jalannya di hadang doni.
woyyy.....kalo pake motor yang bener dong, jangan ngalangin jalan orang ! (bentak ratu kesal)
ekhem....(doni turun dari motor dan membuka helm nya)
ratu kaget melihat ternyata orang yang baru saja dia bentak adalah doni kakak seniornya di kampus yang terkenal paling brandal dan tidak akan memberikan ampun pada setiap musuhnya.
waduh...kacau sial banget sih....(gumam ratu sambil berjalan berbalik arah karena hendak menghindar)
namun baru saja ratu melangkahkan kakinya beberapa langkah doni sudah kembali menghentikannya dan menghalangi jalannya dengan berdiri tepat dihadapan ratu dan tidak memberikan ruang untuk ratu pergi meloloskan diri.
aduh...kenapa dia terus menghalangi jalanku, aku harus gimana nih (gumam ratu mulai ketakutan)
kenapa lo? (ucap doni)
ah...e..enggak kak, maaf ya ka, tadi aku pikir bukan kakak (ucap ratu meminta maaf)
doni hanya tersenyum miris, lalu tiba tiba ratu menunjuk ke arah belakang doni.
itu apa kak (ucap ratu)
doni refleks langsung memalingkan pandangannya dan membalikan badan mencari cari apa yang dimaksud ratu, sementara saat dia kembali berbalik dan hendak menanyakan pada ratu ternyata dia sudah dikelabui oleh ratu, karena ratu sudah berlari jauh meninggalkannya hingga tak lama naik ke sebuah motor ojeg onlinenya.
doni hanya tersenyum kecil melihat keusilan ratu padanya, karena selama ini hanya ratu yang pertama kali berani mengelabuinya.