
ratu langsung bergegas mencari taxi dia berdiri di tepi jalan sambil clingak clinguk ke kiri dan kanan untuk mencari taxi, dan benar saja kebetulan ada taxi yang lewat ratu langsung saja melambaikan tangan ke arah taxi itu namun sayangnya taxi itu tidak berhenti, hingga membuat ratu kesal.
huh...kenapa taxi itu tidak berhenti padahal kan tidak ada penumpang di dalamnya, apa dia tidak butuh uang.....euhhhh menyebalkan merusak moodku saja (gerutu ratu yang uring uringan sendiri sambil menendang udara kosong hingga tak sengaja ratu menendang botol bekas yang ada di depannya)
botol itu terlempar jauh hingga mengenai kaca mobil lamorgini yang ada di sebrang jalan di mana ratu tengah berdiri kala itu, ratu langsung menutup mulut dengan kedua telapak tangan dan membulatkan matanya sempurna saat sadar botol bekas yang masih berisi sedikit air mineral itu melambung hingga mengenai kaca mobil yang sedang terparkir di sebrang jalan.
aduhhhh.....gawat pemilik mobil itu pasti akan memarahiku dan meminta ganti rugi, ya ampun apa yang harus aku lakukan, ah lebih baik aku kabur saja (ucap ratu sambil berbalik badan berniat untuk melarikan diri)
namun belum juga ratu hendak melangkah, terdengar suara berat yang menggelegar di telinganya yang membuat dia harus berhenti mematung, seperti maling yang tertangkap basah.
hey.....gadis gila....mau kemana kau (teriak pria yang kaca mobilnya terlembar botol bekas tadi)
aduhhhh...gawat bagaimana ini ( gumam ratu ketakutan)
kemari kau gadis gila (bentak pria itu lagi)
i..i...i...iya tu....(ucap ratu gemetar sambil membalikan badan menatap pria yang kini sudah berada di hadapannya)
dan belum juga ratu menyelesaikan ucapannya dia langsung berteriak.
kau.....(teriak ratu sambil melotot)
iya...ini aku kenapa kau melotot seperti itu hah?, apa kau tidak tau siapa aku hah (ucap randi dengan gaya angkuhnya)
hahhahahaha.......aku memang tidak pernah mengenalmu dan perlu kau tau pria pembawa sial, aku tidak mau mengenalmu paham! (ucap ratu judes dan langsung berjalan pergi meninggalkan randi)
namun lagi lagi ratu harus menghentikan langkahnya karena tiba tiba tubuhnya melayang ke udara akibat di gendong secara tiba tiba oleh randi.
aaaaaaa.....lepaskan aku dasar pria pembawa sial....tolong lepaskan aku, jangan culik aku...aku orang miskin kau tidak akan mendapatkan apapun dariku....lepaskan....(teriak ratu sambil memberontak memukul mukul dada bidang randi)
berhentilah berteriak dan memukuliku, atau kau akan aku jatuhkan di got itu (ancam randi yang berhasil membuat ratu diam)
sialan...kau pikir aku ini anak kucing apa yang bisa kau lempar sesukanya (gumam ratu kesal)
randi pun membawa ratu masuk ke dalam mobilnya dan mendudukannya tepat di samping dirinya sementara di bangku depan hanya ada sekretaris han sebagai supir.
sebenarnya tadi sejak ratu berdiri di jalanan tidak sengaja randi sedang melewati jalanan itu dan melihat ratu yang sedang menunggu taxi lalu dia menemukan ide untuk membalaskan dendamnya pada ratu tadi pagi hingga dia menyuruh sekretaris han untuk mengancam supir taxi yang hendak melewati jalan itu agar tidak menaikkan penumpang perempuan lalu dia melihat hasil kerja sekretaris han di sebrang jalan yang tak jauh di mana tempat ratu tengah berdiri, lalu benar saja taxi itu tidak berhenti meski ratu berteriak dan melambaikan tangannya.
namun kejahilannya ternyata malah berbuah pahit juga padanya, karena tidak di sangka ratu akan uring uringan hingga menendang botol bekas yang masih berisi sedikit air hingga mengenai mobil mewahnya dan mengotorinya.