
kamu ini kenapa nanya gitu sih tu, emangnya mamah kenapa hah....kamu lihat kan mamah baik baik saja bahkan di sini ada tuan steven yang menemani mamah (ucap diva sambil tersenyum mengembang)
ahhh...syukurlah berarti ka stev tidak berbicara macam macam pada mamah (gumam ratu yang merasa lega)
ya sudah mah....mari kita sarapan (ucap ratu sambil membuka 2 bok makanan)
yang satu ratu berikan pada ibunya dan yang satu untuk ratu, saat hendak menyantap makanannya ratu melirik ke arah steven yang tengah duduk di samping mamahnya.
ka stev udah sarapan? (tanya ratu)
sementara steven hanya menggelengkan kepalanya tanpa berkata kata.
ya sudah sini makan bareng aja sama aku....itupun kalo ka stev gak jijik makan sesendok sama aku (ucap ratu)
aku mau (ucap steven terlihat bersemangat dan berpindah tempat duduk mendekati ratu yang duduk di atas ranjang rumah sakit)
nih ka...aaa...buka mulutnya (ucap ratu sambil menyuapi steven)
steven langsung saja menerima suapan itu dengan sangat bahagia, kini dia bisa merasakan rasanya disuapi pasangan, ya walaupun pasangan kontrak.
5 menit sudah berlalu dan mereka bertiga sudah menyelesaikan sarapannya lalu langsung bergegas keluar rumah sakit menuju mobil steven yang sudah terparkir rapih di halaman parkir rumah sakit, tak lupa steven membantu membawakan koper dan tas milik ratu juga mamah diva lalu dia masukan ke dalam bagasi mobilnya.
setelah semua barang juga diva dan ratu masuk ke dalam mobil steven segera menyusulnya masuk ke dalam mobil tepat di kursi kemudi karena steven jarang sekali memakai supir.
hinggal kurang lebih 1 jam 30 menit mereka di perjalanan dan sampailah di depan kos kosan bertingkat yang dimaksud oleh steven dan sudah ada satu kamar tepat di lantai bawah yang dekat dengan halaman yang sudah di sewa oleh steven dengan harga tinggi untuk 1 tahun ditinggali oleh ratu juga diva mamahnya.
ratu dan diva turun dari mobil dan langsung mengamati bentuk bangunan yang terbilang mewah untuk sebuah koskosan, sementara steven tengah mengeluarkan barang barang dari bagasinya.
setelah selesai steven langsung saja menanyakan apakah ratu menyukai tempat itu atau tidak.
gimana ratu sayang apa kamu suka dengan tempatnya? (tanya steven seraya menggoda ratu dengan kalimat sayang)
ihhhh....apa maksud ka stev berkata sayang di depan mamah diva (gumam ratu)
iya aku suka tempatnya ka...tapi apa ini tidak terlalu bagus ya untuk sebuah kos kosan.....apalagi aku hanya akan tinggal berdua dengan ibu (ucap ratu)
kamu kan calon istriku...jadi aku akan memberikan fasilitas terbaik untukmu dimanapun....apa kau paham sayang (ucap steven menekankan nada bicaranya di kata "sayang")
hurfff.....kenapa haru sayang....sayangan.... sih jijik aku dengernya berasa pengen muntah ueokkk (gumam ratu)
terimakasih ka....ya sudah aku mau langsung masuk aja mana kuncinya ka (ucap ratu sambil menjulurkan tangannya)
kuncinya sudah aku berikan pada ibumu (jawab steven)
oh...ya sudah sana kamu pergi...aku mau istirahat bersama ibu (ucap ratu sambil beranjak masuk dan membawa koper juga tas berisi pakaian juga barang lainnya masuk ke dalam kamar kos)