
Hati Disha sangat terluka melihat Morgan yang sedang berdansa dengan Zhoya, padahal dia tau pernikahan Zhoya dengan Morgan hanyalah sebuah sandiwara, namun melihat dari cara Morgan menatap Zhoya, dia sangat tau tatapan seperti apa itu, dulu Morgan selalu menatapnya seperti itu.
Apakah mungkin Morgan sebenarnya memang mencintai istrinya? Walaupun pernikahan mereka hanyalah sandiwara.
Disha memilih keluar dari restoran itu, dia duduk di belakang restoran, menghapus air matanya yang tiba-tiba menetes begitu saja, siapa yang tidak sakit hati melihat pria yang begitu dia cintai dan belum bisa dia lupakan selama ini, namun rupanya hatinya sudah menjadi milik orang lain.
Namun Disha teringat dengan pembicaraan Zhoya dengan Darwin saat Darwin bilang akan menunggu hari dimana Darwin bisa bersama dengan Zhoya, apakah itu artinya Morgan dan Zhoya akan segera bercerai? Apakah itu artinya dia masih ada kesempatan untuk bisa kembali pada Morgan?
"Ehm!"
Disha dikejutkan dengan suara deheman di belakangnya, dia menoleh ke belakang, rupanya itu adalah suara orang yang sangat dia benci.
Disha segera berdiri, dia tidak ingin bertemu dengan pria itu lagi, namun Darwin menahannya. "Kita harus bicara!"
Disha melepaskan tangan Darwin, "Bukannya aku sudah bilang aku gak ingin bertemu lagi dengan kamu!" Disha mengatakannya dengan nada ketus.
"Apa kamu masih membenciku?"
Disha tak menjawab, dia hanya menatap tajam pada Darwin, melihat bagaimana cara Disha menatapnya, Darwin mengerti Disha masih membencinya.
Darwin malah bertanya lagi, "Apa alasan kamu bekerja disini? Apakah demi bisa kembali pada Morgan?"
"Itu bukan urusan kamu."
"Apakah Morgan ayahnya Shiva?" Darwin tak bisa berhenti bertanya, dia ingin mengetahui semua rasa penasarannya.
"Aku harus tau, jujur saja setelah bertemu dengan Shiva, aku sudah beberapa kali memimpikan dia, hatiku bergetar saat melihat dia. Tapi kamu bilang dia bukan anakku? Lalu anak siapa? Morgan atau siapa?"
Disha tidak mungkin bilang Shiva itu anaknya Morgan, karena faktanya memang bukan anaknya Morgan, dia tidak pernah sekali pun tidur dengan Morgan. Seumur hidupnya hanya Darwin yang pernah menidurinya, itu juga secara paksa merampas kehormatannya.
"Shiva anak siapa?" Darwin mengulangi pertanyaannya.
Namun Disha enggan untuk menjawabnya, "Pekerjaan aku sudah beres, lebih baik aku pulang duluan." pamit Disha. Kemudian dia melangkahkan kakinya untuk pergi.
"Bagaimana kalau kita lakukan tes DNA?"
Perkataan Darwin menghentikan langkah kaki Disha, dia sangat terkejut mendengar ucapan Darwin, bagaimana kalau Darwin tau Shiva adalah anaknya? Dia takut Darwin mengambil Shiva darinya.
Disha membalikkan badannya, menatap Darwin dengan tajam, "Untuk apa? Sudah ku bilang dia bukan anak kamu!" Disha mengatakannya dengan nada menyentak.
"Makanya aku harus tau, kalau bukan anakku, Shiva pasti anak Morgan, iya kan?" Darwin memiliki kesempatan untuk bisa lebih cepat memiliki Zhoya jika ternyata Shiva adalah anaknya Morgan. Walaupun hati kecilnya begitu penasaran, mengapa hatinya bergetar saat melihat Shiva padahal sebelumnya dia tidak menyukai anak kecil.
Disha hanya menatap Darwin dengan tatapan penuh kebencian, kemudian dia segera pergi meninggalkan acara grand opening itu, karena tugas dia sebagai chef sudah selesai malam ini, apalagi sebentar lagi acaranya akan segera berakhir. Dia tidak ingin melihat kemesraan Zhoya dengan Morgan lebih lama lagi.
Rupanya keputusan dia untuk bekerja di restoran Zhoya itu salah besar, hatinya malah semakin terluka melihat cara menatap Morgan pada Zhoya. Apalagi Morgan malah bersikap seolah-olah tidak mengenalinya.
Disha sangat menyesal, seharusnya dulu saat Morgan menyuruhnya berhenti bekerja di bar, dia bisa langsung berhenti bekerja karena bukan sekali dua kali Morgan menyuruhnya berhenti bekerja disana, walaupun akhirnya dia memutuskan untuk berhenti, namun sayangnya di hari terakhir dia bekerja, dia malah mendapatkan kejadian yang begitu sangat membuat hidupnya sangat hancur. Membuat dia harus pergi meninggalkan Morgan walaupun dia selalu merindukan pria itu.
Salahkah bila dia mengharapkan bisa kembali pada Morgan? Apalagi setelah dia tau pernikahan Morgan dengan Zhoya hanyalah sebuah sandiwara, walaupun dia rasa mungkin Morgan memiliki hati pada Zhoya, tapi bisa saja masih ada rasa yang tersisa untuknya, walaupun hanya sedikit.