Janda Kembang

Janda Kembang
Bab 141


Lima belas menit lagi acara akan di mulai, para tamu juga sudah banyak yang berdatangan. Banyak para tamu yang terkejut melihat banyaknya pemilik perusahaan besar berkumpul itu. Zakia benar-benar kejutan, bisa mengumpulkan para pengusaha besar dalam satu tempat.


Sebelum kedua mempelai keluar ada layar besar yang menampilkan profil keduanya. Dimulai dari Zidan dari keturunan Al Fatih seperti yang mereka ketahui. Zidan yang dikenal dengan pengusaha berlian itu membuat namanya semakin bersinar saat profilnya ditampilkan dengan detail.


Setelah Zidan kini giliran Zakia, para pembenci semakin mencibir Zakia, sedangkan pendukungnya sudah tersenyum lebar. Ini adalah ajang perkenalan resmi Zakia sebagai bagian dari beberapa keluarga besar. Dimulai dari akta kelahiran Zakia, hingga foto-foto masa bayinya hingga dirinya terpisah dari sang orang tua. Banyak yang tidak menyangka siapa Zakia sebenarnya, keturunan dua keluarga yang tidak mudah disinggung.


Kehidupan panti hingga pernikahan pertamanya tidak ditampilkan karena memang tidak ada dokumentasi pada masa-masa itu. Hanya diceritakan singkat, hingga akhirnya tampil wajah Tania dan Zakia saat mereka berbelanja untuk pertama kalinya. Dimana Zakia memakai hijab untuk kali pertama. Arya dan Nita tersenyum melihat itu, mereka seakan bisa melihat kilas balik Zakia sebelum berangkat ke luar negeri.


Hingga decakan kagum banyak terdengar melihat transformasi Zakia dari tahun ke tahun. Di proses itu sudah ada sosok Zidan yang menemani, berbagai cuplikan video juga ditampilkan bagaimana kedekatan keduanya dengan teman-temannya di luar negeri.


Proses pendekatan hingga lamaran mendadak berujung pernikahan itu membuat banyak orang tidak menyangka dengan alur yang dibuat oleh keduanya itu. Namun beberapa wanita sukses menitikkan air matanya mendengar suara Zakia saat menerima lamaran Zidan.


Bisik-bisik juga terdengar, jika Zakia hanya menikahi Zidan karena popularitas. Namun semua itu langsung terbungkam saat layar benar-benar menunjukkan siapa sosok Zakia sebenarnya. Kepala IT di perusahaan Zidan, pemilik saham terbesar kedua di perusahaan Zidan, owner moon cafe and resto, pemilik pabrik tekstil dan pengusaha batu bara. Bahkan foto-foto candid saat sedang bekerja juga dimunculkan disana. Wajah serius Zakia adalah bukti jika foto itu diambil tanpa setengah dirinya.


Hingga video terakhir ditutup dengan proses makeup Zakia dan saat Zidan memakai jas pengantinnya. Para tamu juga memekik heboh kala Zidan mengambil alih untuk memasang mahkota di kepala Zakia. Tatapan lembut dan hangat itu membuat siapa saja meleleh dibuatnya. Mereka penasaran dengan wajah Zakia, karena wajah Zakia setelah dimake-up sengaja tidak ditampilkan agar para tamu penasaran dengan transformasi mantan janda kembang yang satu ini.


Kok wajah mempelai wanitanya gak ditampilin ya. Bisik salah tamu undangan.


Iya, padahal kan kalau dilihat sebelumnya mukanya baik-baik aja bahkan cantik


Mungkin ada problem


Hingga lampu LED yang mengelilingi logo BTS itu hidup satu per satu, puncaknya adalah di pelaminan Zakia dan Zidan. Ketika semua lampu itu semua hidup, bunyi lift berdenting membuat atensi mereka berpusat pada satu titik. Tampaklah dua manusia dengan paras tak biasa melangkahkan kakinya menuju singgasananya.


Para tamu cukup menahan nafas melihat sosok Zakia. Pipi chubby dengan riasan seperti barbie itu membuat siapa saja tak akan tahan untuk tak mencubit pipi bakpau tersebut.


Melangkah perlahan dengan tangan Zidan dipinggang Zakia, bukan Zakia yang menggandeng lengan Zidan. Melainkan Zidan yang melingkarkan tangannya dipinggang sang istri. Zidan seakan memberitahu pada dunia bahwa Zakia hanya miliknya dan tak mungkin ada yang merebutnya.


"I love you, my queen" Bisik Zidan saat membantu Zakia mengangkat gaunnya ketika menaiki undakan tangga saat naik ke atas pelaminan.


Zakia tersenyum malu saat mendengar Zidan mengatakan itu. Percayalah, Zidan belum mengatakan jika dirinya mencintai Zakia. Dia hanya mengatakan jika memiliki rasa pada istrinya, namun ini benar-benar kejutan untuk Zakia. Bisikan lembut ungkapan cinta barusan mampu membuat kupu-kupu terbang diatas perutnya.


Para tamu yang melihat itu hanya bisa menahan senyum melihat tingkah keduanya. Meskipun tak tahu apa yang Zidan bisikkan, namun melihat respon Zakia membuat mereka merasa lucu.


"Happy wedding Zakia eonni" Teriakan itu membuat para tamu terkejut bahkan sampai menoleh secara bersamaan ke arah pintu masuk.


Zakia yang terkejut hanya mampu menutup mulutnya, hingga tawa menggemaskan terdengar bahkan Zidan sampai menoleh untuk melihat wajah bahagia istrinya. Di pintu masuk tampak beberapa teman army Zakia datang dengan membawa banner yang berisi foto-foto Zakia saat menonton konser, bahkan ada juga yang mengedit foto Zakia dengan bias kesayangannya.


Zakia nyaris menitikkan air matanya melihat kekompakan teman-temannya. Tanpa diminta mereka menggunakan outfit yang sama. Zakia tak perlu menunjuk bridesmaid, karena teman-teman army pasti akan menjadi bridesmaid kebanggaan dirinya. Bahkan yang membuat Zakia tertawa saat mereka membawa standy Jungkook ke atas pelaminan.


Mereka langsung naik beramai-ramai ke atas pelaminan. Mereka meminta foto pertama, khawatir nanti akan mengantri. Bahkan dengan iseng salah satu army meminta Zidan untuk menyingkir sebentar dengan sopan. Zakia hanya terkekeh saat posisi Zidan di ganti dengan standy Jungkook. Zidan hanya menggelengkan kepalanya melihat kegilaan para fangirl ini. Zakia tampak bahagia, dan Zidan senang melihat itu.


Yang lain hanya terkekeh, mereka juga gemas namun tak mungkin jika mencubitnya sekarang bukan? Karena sejak tadi sang pawang tak melepaskan pandangannya dari Zakia.


"Chagiya" Panggilan lembut Zakia pada Zidan membuat para army berteriak heboh diatas pelaminan, Zakia terkekeh sendiri mendengar respon itu. Bahkan mereka sibuk dengan urusan mereka sendiri melupakan para tamu yang sejak tadi memperhatikan.


"Baby, come here. We will take photo together" Zidan masih mematung dengan panggilan yang begitu lembut. Zakia memang sosok yang lembut bagi Zidan, namun ini terlalu lembut, bahkan wajahnya dijamin memerah sekarang. Zakia terkekeh gemas melihat respon malu Zidan.


"Nakal hmm? " Bisik Zidan setelah kembali berdiri di samping sang istri. Zakia hanya tersenyum manis sambil menoleh ke arah kamera.


Setelah para army turun acara langsung dimulai. Panutua dua keluarga besar itu langsung memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan Zakia sebagai keturunan sah dua keluarga besar. Berita ini pasti sangat mengejutkan beberapa oknum tentunya. Zakia hanya tersenyum manis. Hingga sebuah teriakan membuat keadaan yang awalnya riuh dengan suara tepuk tangan kini mendadak hening.


"Hei pak tua, Za juga cucuku jika kau lupa. Kau lupa mengajak ku untuk memperkenalkan dia, hah? " Teriaknya begitu keras.


Zakia yang terkejut dengan wajah shocknya tak sadar jika air matanya menetes tanpa diperintah. Pemimpin keluarga Gibson itu hadir, bahkan Zakia baru menyadari jika seluruh keluarga Gibson hadir saat ini. Zidan langsung sigap merangkul istrinya yang menangis dalam diam itu. Zidan cukup tahu pro kontra kehadiran Zakia di tengah-tengah keluarga Gibson. Namun, hari ini Zidan benar-benar takjub saat mereka semua hadir dengan tatapan bangga menatap sang istri.


Tak memperdulikan acaranya yang harus kembali tertunda, Zakia langsung berlari kecil turun dari pelaminan menghampiri kumpulan keluarga besar berdarah Eropa itu. Bahkan Zidan menyusul sambil menggelengkan kepalanya.


Zakia turun langsung menyalami kakek tua yang pernah dirinya ajak berdebat itu. Bahkan tubuh mungil itu langsung dipeluk, layaknya seorang kakek yang merindukan cucunya.


"Setelah ini lekas lah kembali, kami juga akan menggelar pesta untuk mu di rumah kita" Zakia mendongak mendengar perkataan itu. Matanya kembali berkaca-kaca.


"Hey hey, little queen don't cry. You know, Gabby dan Gama sangat galak jika mengenai dirimu" Zakia hanya terkekeh disela tangisnya mendengar pernyataan itu. "You sad? "


"No, I'm cry because I'm happy" Zakia tersenyum saat kakek tua itu menghapus pelan air matanya. "Sapalah daddy dan mommy mu terlebih dahulu"


Zakia langsung beranjak dari pelukan hangat kakek angkatnya itu. Beralih pada daddy dan mommy angkatnya, bahkan sang mommy tak berhenti mencium pipinya karena gemas. Cukup lama tak bertatap muka dengan bungsunya ini. Zakia memang paling muda diantara Gabby dan Gamaliel.


"Suka dengan kejutan ku, baby? " Bisik Gabby saat dirinya memeluk saudara angkatnya itu.


"Aku benar-benar terkejut. Thank you Gabby" Matanya kembali berkaca-kaca.


"No no no, don't cry baby, it's your day. Don't say thanks for me, but say thank for grandpa" Mata Zakia melotot saat Gabby mengangguk, saat menoleh pada sang kakek, kakek tua itu malah mengedipkan sebelah matanya.


"Mama kenapa? " Tanya Riski saat melihat sang istri mengusap matanya berkali-kali.


"Tak apa Dad, aku hanya bersyukur putri kita dikelilingi orang-orang yang menyanyanginya"


"Putri kita layak mendapatkan itu, semakin banyak yang menyayangi Kia. Akan semakin cepat pula dia menyembuhkan luka kerinduannya akan sebuah keluarga" Zalia hanya mengangguk.


Acara kali ini penuh haru, ditambah dengan perebutan Zakia. Bahkan para panutua keluarga besar saling adu mulut mengatakan jika Zakia adalah cucunya. Begitupun keluarga Alexander dan Sanjaya yang tak mau kalah mengklaim jika Zakia juga bagian dari keluarga mereka. Bahkan beberapa tamu tampak tertawa dengan wajah frustasi Zakia. Benar-benar berbeda dengan pesta pernikahan lainnya, kejadian-kejadian tak terduga banyak yang terjadi.