
Sorenya sudah banyak wartawan yang berkumpul di lokasi acara. Sebenarnya mereka sudah sejak pagi tadi datang, namun mereka dilarang masuk oleh pihak hotel karena permintaan Zidan.
Setelah mereka masuk, mereka dibuat terkejut dengan banyaknya ucapan selamat di depan gedung hotel tersebut. Yang membuat sebagian dari mereka kaget adalah nama calon mempelai wanitanya. Zakia Arabelle Lawrence, wanita yang sempat dituduh mengaku-ngaku menjadi anak dari pasangan Zalia dan almarhum Aryo itu, kini benar-benar menyematkan nama Lawrence dibelakang namanya sebagai identitas dirinya.
Nama-nama perusahaan besar terpampang rapi disana, baik dari luar maupun dalam negeri. Namun ada dua yang mencolok saat menuliskan nama Zakia. Zakia Gibson, bisa mereka tebak jika tulisan itu berasal dari keluarga Gibson. Karena mereka sudah mengkonfirmasi jika Zakia adalah bagian dari keluarga Gibson saat nama Zakia mulai dihantam badai.
Yang kedua, Queen Zakia Alexander. Mereka menarik nafas dingin melihat dua papan ucapan selamat dari dua pengusaha berdarah Eropa itu. Tampaknya keluarga Xavier juga tak main-main ketika menjadikan Zakia sebagai bagian dari keluarganya. Mereka juga langsung menjadi tameng saat Zakia mulai di serang netizen.
Zakia langsung menjadi tranding topik saat itu juga. Terkuak sudah siapa istri Zidan yang menjadi bahan perbincangan sejak semalam. Zakia tak mengantisipasi hal ini, dirinya melupakan jika para rekan bisnis dirinya, suaminya bahkan keluarganya pasti akan mengirimkan ucapan selamat. Nasi sudah menjadi bubur, Zakia siap dengan drama netizen kedepannya.
Perang antar netizen masih berlanjut di sosial media, hingga para teman-teman Zakia yang sengaja memantau komentar tersebut geram. Mereka harus mengingkari janjinya agar tak menyebarluaskan prestasi Zakia selama di luar negeri. Hari ini terpaksa mereka harus membukanya demi membuat netizen bungkam. Beberapa deretan foto saat Zakia menerima trophy kemenangan kini beredar luas di luar sana.
Sedangkan di dalam kamar, Zakia mulai di rias. Zidan yang menemaninya tak melepaskan pandangannya sejak tadi. Zidan selalu takjub saat melihat Zakia di rias atau berhias, Zakia benar-benar jelmaan barbie hidup jika sudah ditempeli make-up.
Disisi lain, Alesha dibantu Gabby mengecek kembali gaun yang akan dipakai oleh Zakia. Alesha ingin adiknya tampil memukau malam ini, bahkan saat pertama kali melihat gaun yang akan digunakan sang adik, Alesha sudah menarik nafas dingin. Bagaimana tidak? Gaun yang Zakia pakai benar-benar menggunakan berlian asli. Entah bagaimana mereka membuatnya namun gaun yang akan Zakia gunakan tidak seberat keliahatan nya. Tania bahkan tak berhenti berdecak kagum melihat gaun yang akan digunakan Zakia.
Zakia benar-benar menjadi ratu ditangan yang tepat. Lihat saja, sejak tadi Zidan tak melepaskan pandangannya dari sang istri. Begitu mengagumi ciptaan Tuhan yang berstatus istrinya itu. Zidan masih tak menyangka jika dirinya berhasil mempersunting janda kembang yang satu ini.
"Itu beneran Kia kan? " Tanya Rina menatap Zakia tak percaya.
"Lo kira adek gue siapa? " Tanya Tania.
"Barbie hidup beneran Nia, padahal dia belum ganti baju tapi udah cantik banget"
"Gak heran sih, dia pucet aja cantik apalagi pake make-up. Apalagi pipinya yang makin chubby tambah bikin dia kayak berbie yang kecil-kecil itu kan? " Yang lain langsung mengangguk mendengar pendapat Tania.
"Huft" Alesha menghela nafas kasar duduk di samping Tania.
"Kenapa lu? "
"Engap, Ni. Ngeri gue ngeceknya sebenarnya, ini bukan swarovski tapi berlian asli. Kejedot dimana itu mereka bisa buat baju beginian" Desah Alesha.
"Bukannya cuma yang warna lavender itu yang berlian asli, Al. Lainnya swarovski? " Itu yang Tania tahu.
"Diganti sama Gabby, Zakia juga belum tahu. Karena Gabby minta koleksi berlian Zakia ke Zidan"
"Ngamuk gak tuh anak kalau tau ya" Tania hanya mengangkat bahunya, Zakia susah ditebak soalnya.
"Zakia belum pakai softlens ya? " Tanya Alesha.
"Ingetin lagi ke MUA nya gih, Al. Takut lupa, Tante Lia juga udah keluar kan"
"Emangnya kenapa kalau ada Tante Lia? " Tanya Reta.
"Beneran Al? " Alesha hanya mengangguk.
"Mata Papa itu campuran antara abu-abu dan biru, pokoknya cantik deh. Tapi sayang, kita anak-anaknya gak ada yang menuruni warna mata Papa. Tapi tadi Zakia entah lupa atau gimana dirinya malah memakai softlens dengan warna itu"
"Itu softlens kesayangan Za asal kau tau, Al" Jawaban Gabby membuat Alesha langsung menoleh tak percaya.
"Really? " Gabby mengangguk.
"Itu softlens kesayangan nya. Dia selalu berkata, jika dirinya rindu sang Papa, dia akan memandang dirinya sendiri di cermin ketika memakai softlens tersebut" Alesha langsung mendongakkan kepalanya, menghalau agar air matanya tak jatuh. Alesha tak tau jika snag adik ternyata lebih merindu akan kehadiran sang papa.
Mereka terdiam beberapa saat setelah mendengar perkataan Gabby, hingga suara MUA menginterupsi mereka untuk keluar karena Zakia akan mengganti bajunya. Mereka hanya mengangguk dan mulai melangkahkan kakinya keluar.
Zidan menyunggingkan senyum kecil sambil menggelengkan kepalanya saat melihat keseluruhan hasil riasan istrinya. Benar-benar cantik pikirnya, apalagi dengan make-up Korean look Zakia makin terlihat seperti anak kecil dengan pipi chubbynya.
"Kia, ini bisa panggil siapa gitu buat bantu pasang bajunya" Ucap tim yang akan membantu Zakia kali ini.
"Kenapa? " Zakia menoleh dan mengerjap polos, kebiasaan yang membuat banyak orang harus menahan gemas karena mantan janda kembang yang satu ini.
"Ngeri Kia" Cengir mereka. Zakia hanya mengangguk dan mengambil ponselnya untuk menghubungi sang kakak dan Gabby.
Alesha dan Gabby langsung masuk setelah Zakia menghubunginya, karena mereka hanya berpindah tempat saja, belum turun ke ballroom tempat acara. Alesha masih menunggu Yash yang membelikan jus mangga keinginannya.
Mereka langsung membantu Zakia memakai gaunnya dengan sangat hati-hati, takut membuat riasan Zakia rusak. Ketika gaun tersebut menempel apik ditubuhnya, Zakia benar-benar menjelma menjadi barbie hidup. Apalagi dengan rambut panjangnya yang tergerai itu, karena Zakia belum menggunakan hijab.
Kali ini kamu akan benar-benar dikenal banyak orang, dek. Cukup bersembunyinya, kamu pantas diakui dan kami banggakan sebagai bagian dari kami. Batin Alesha menatap sang adik yang mulai duduk di meja riasnya untuk dipakaikan hijab.
Tunggu kejutan besar dari ku, Za. Aku pastikan kau akan menangis setelah melihatnya. Batin Gabby terkekeh.
"Mas Zidan bisa mulai juga ganti bajunya" Salah satu asisten MUA meminta Zidan untuk mengganti bajunya.
"Selesaikan dulu istri saya baru setelah nya saya" jawabnya tanpa menoleh, karena matanya masih fokus menatap Zakia dari pantulan cermin.
Mereka cukup canggung dengan Zidan karen sikap dinginnya. Meskipun beberapa kali bertemu saat mereka membicarakan tentang konsep yang akan dipakai, tapi Zidan benar-benar tak memberikan celah kehangatan untuk orang lain.
"Boleh saya yang meletakkan mahkotanya? " Seru Zidan saat sang MUA akan mengambil tiara dari dalam box.
"Boleh, tapi sebaiknya Mas Zidan ganti baju. Momen ini bisa kita abadikan" Zidan hanya mengangguk dan mulai melangkahkan kakinya mengambil pakaian yang akan digunakan.
Zakia tersenyum kecil melihat tingkah Zidan. Zakia memandangi white henna ditangannya, lagi-lagi senyum kecil tersungging saat Zakia melihat logo BTS army di kedua tangannya.