
Klek!
Mark membuka pintu kamarnya, "Tuan?"
Dante mengangguk dan melangkah pergi tanpa sepatah katapun, membuat Mark harus cepat berpikir.
Dia mengikuti langkah kaki Dante dari belakang, terus berjalan hingga menuju lantai 5 tempat restoran.
Mereka duduk di ruangan VVIP, "Tuan memerlukan sesuatu?"
"Undang semua pembisnis yang ada di kota ini."
'Apa yang sedang tuan pikir, kan?' gumam Mark, "Apakah tuan ingin memancing mereka?"
Tak seberapa lama pelayan ruangan khusus VVIP datang dengan membawa minuman dingin, dan juga makanan high yang menjadi primadona di tempat ini.
Dengan hati-hati witer—boy itu meletakannya di atas meja, "Silakan di nikmati, tuan..."
Keduanya mengangguk, Dante menatap pada ukiran kopi latte, "Aku ingin memberikan kejutan kecil, aku ingin lihat wajah-wajah menjijikkan dari masa lalu Alka."
"Apakah mereka akan menjadi penjilat dan menjadi manusia yang sangat tidak tahu malu!"
***
Persiapan pesta penyambutan tengah di persiapkan, akan banyak tamu kenegaraan yang hadir di hotel super elit California ini.
Di dalam kamar yang di dalamnya terdapat kolam renang, Aaaah betapa mewahnya kamar VIP ini, Alka sedang merendam kedua kakinya di kolam. Kolam itu bisa menjadi dingin dan juga hangat.
Bawaan hamil mendadak membuat Alka ingin berendam di dalam kolam itu, Alka melepas pakaiannya dan hanya menyisakan penutup dada serta bagian V di bawah pusarnya.
"Mmmmm.... segarnya, airnya mendadak dingin lalu berubah hangat lagi," Alka duduk di bagian sisi kolam, menyandarkan punggungnya pada tembok dengan warna abu-abu itu. Kedua matanya terpejam, "Engh..." ia melenguh saat merasakan tangan kekar meremas pay❤️daranya setengah kuat, lalu memutar-mutar pucuk yang menegak itu.
Sontak saja Alka menepis tangan itu dan menghindarinya, "Dante -" Emh!
Dante menarik tangan Alka sebelum wanita itu benar-benar menjauh, dia menarik Alka hingga naik ke atas lalu menggendongnya ke atas ranjang, percayalah, di bawah sana sudah sangat menegang.
"Bagaimana bisa kau telanjang seperti ini tanpa mengunci pintu? Bagaimana jika pria lain yang mendapatimu seperti ini?" cecar Dante seraya menarik turun kain segi tiga biru itu dari kedua kaki Alka.
"Dante, aku -"
"Engh..."
Nikmat ia rasa, kali ini Dante bermain dengan lembut, tak ingin memperlakukan permaisurinya dengan kasar.
Kedua tangan mereka saling meremas hangat, kain penutup dada itu baru saja sobek terbelah dua. Dante ganas, iya!
Ciuman di bibir tipis Alka berpindah pada ceruk lehernya, seperti biasa, Dante sangat suka meninggalkan jejak percintaannya di sana sini.
"Sayang, pelan-pelan, kasihan bayinya di dalam..."
"Dia akan menyukainya percayalah..." tukas Dante dengan senyum tipis penuh godaan hingga membuat wajah Alka merona merah.
Bosan dengan posisi batang kayu, akhrinya Dante membangunkan Alka dan membuatnya duduk di atas pangkuannya, bermain dengan posisi itu membuat keduanya di penuhi kenikmatan hingga ke ubun-ubun, rasanya Alka tak ingin menyudahinya, namun, cairan injeksi itu baru saja melesak masuk ke dalam rahim Alka.
"Emmmh..." cengkeraman Alka menguat pada pundak suaminya, keringat membasahi tubuhnya dengan napas yang tersengal.
"Istirahatlah, aku masih ada urusan di luar."
dengan hati-hati Dante kembali membaringkan tubuh mungil itu di atas ranjang, lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polosnya.
Cup
Dia mencium Alka.
***
Dante sudah bersiap dan baru saja keluar dari kamar, pengamanan ketat sedang berlangsung di depan kamar.
"Tetap waspada, jangan sampai lengah, jika hal buruk terjadi kepada permaisuri ku dan kandungannya, bersiaplah untuk kehilangan mata kalian!" tegas Dante penuh ancaman.
***
Akhirnya, aku update pelan² hingga menunggu ending, percayalah, aku tak bisa berhenti menulis, btw, HMMB gak mirip merried with Mr. millionaire, ya, kalian jangan salah paham. 🤭 aku gak menyebutkan merk novel di bab "Author." 😂
Dah jangan menduga-duga lagi, intinya masalah ataupun kasus novel HMMB udah clear dan bisa di nikmati bersama lagi, and thankyou so much untuk dukungannya. ❤️🥰