HOT MOTHER & MR.BILLIONAIRE

HOT MOTHER & MR.BILLIONAIRE
dr.Chaterine Mike


Alka yang baru terbangun dari tidurnya pun segera beranjak ke bath room untuk membersihkan diri.


Sementara itu Dante dan El baru saja tiba di rumah, "Daddy..." seru El dengan rengekannya. Anak kecil itu sedikit takut dengan kejadian tadi, mendadak El demam. Wajahnya merah.


"El? Astaga."


Dante panik dan segera menggendongnya, dua penjaga di depan pintu pun dengan sigap membukakannya pintu.


Dante membawa El ke kamar tamu, "Alka! Alka!" seru pria itu mencari istrinya.


Alka yang sedang meremas rambut yang baru saja di baluri shampoo itu pun terkejut, "Dante?" Kenapa dia terdengar panik?


Cepat-cepat Alka membilas tubuhnya di shower, lalu meraih kimono putihnya. Melilitkan handuk kecil untuk membungkus rambut panjangnya.


Klek!


Pintu kamar mandi terbuka, Alka berdiri diambang pintu menatap El yang lemas.


"El!"


Alka mempercepat langkah kakinya dan duduk di tepi ranjang, dia mencium kening putranya-El.


"El sayang..." Alka menangis, lalu menatap Dante, "Apa yang terjadi?"


"Jangan menangis di hadapan putraku, Alka!" pekik Dante dengan mata tajamnya.


Lalu segera hot Daddy itu menelefon dokter Zicko untuk segera datang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setibanya dokter Zicko di kediaman Dante, dia pun langsung memeriksa El.


Sementara itu di luar kamar Dante sedang menelepon Dave, "Aku ingin kau mengurus pekerjaan di kantor untuk beberapa hari ke depan, aku yakin kau pasti sudah membaca berita yang tersebar di media."


Di ujung telepon itu Dave menjawab dengan Sigap, "Baik tuan, saya mengerti, tuan tidak perlu mengkhawatirkannya... jika tuan mau saya bisa membereskan media-media tersebut."


Dante menghela nafas kesal dan tangannya pun sudah terkepal dengan erat, "Aku membenci wanita itu. Aku ingin mengeluarkan jantungnya serta otaknya!" tepat saat Dante mengatakan hal itu ternyata Alka ada di belakang tubuhnya.


"Dante?"


Dante pun langsung mematikan teleponnya dan memasukkan hp nya ke dalam saku celananya. Pria itu berbalik dan menatap Alka lalu melangkah mendekat, kedua tangannya menepuk pipi sang istri yang terbingkai dengan rambut indahnya, "Kenapa kau ada di luar, Alka? Masuklah ke dalam karena El pasti ingin kau menemaninya."


Dante mengusap lembut kepala Alka lalu mencium keningnya, "Jangan khawatir... aku akan selalu ada di sisi kalian, karena aku bukanlah pria bodoh yang akan mengulangi kesalahan ku lebih dari satu kali!"


dokter Zicko pun keluar dari kamar, "Nona, Tuan muda... suhu tubuhnya sudah stabil jadi tidak perlu khawatir lagi."


"Baiklah kau boleh pergi," ucap Dante seraya mengeratkan tangannya di pinggang Alka.


Seolah sedang memberitahukan si jomblo karatan itu, jika dirinya adalah pemilik Alka.


Tak boleh di pandang sebelah mata oleh siapapun.


Kampungan!


Pekik dokter Zicko yang nyatanya juga ingin memiliki seorang istri, tapi tak ada yang mau dengan pria mesum seperti dirinya, 😭


"Jangan lupa transfer uangnya, £500 saja."


"Dasar mata duitan!" pekik Dante yang membuat Alka tercengang, bahkan biaya pemeriksaan El lebih mahal dari bumbu dapur.


Saya juga butuh uang, Tuan."


Dante hanya geleng-geleng, "Di rumah sakit bahkan kau pun di gaji, lalu di sini pun kau meminta uang padaku?"


"Baiklah, tak masalah £1000 saja sudah cukup... hehehe..."


"Nanti akan langsung ku transfer kan ke rekening mu, oh ya beritahu dr.Chaterine Mike untuk datang malam ini ke rumah."


"dr.Chaterine Mike?"


Dante mengangguk, "Ya, aku ingin dia memeriksa Alka untuk persiapan kehamilannya."


Deg!


Dada Alka mendadak bergemuruh, dia gugup, bagaimana jika Dante mengetahui diriku yang sedang mengkonsumsi pil KB?


"Ada apa denganmu Alka? Kau terlihat gelisah, apakah kau sedang menyembunyikan sesuatu dariku?"


"Ti- tidak ada, suamiku... mmmm... aku masuk dulu ke dalam."


Alka pun segera memisahkan diri dari dekapan Dante, lalu bergegas masuk ke dalam kamar tamu.