Driver My Hubby

Driver My Hubby
Bab 47 Pelacakan Pengawal Hendrawan


Terlihat sekali di wajah Hendrawan, Papanya Cinta saat ini benar-benar bingung dan semakin penasaran kemana arah Cinta kaburnya saat ini, membuat Hendrawan semakin kesal memiliki anak seperti Cinta. Apabila dia memiliki anak lebih dari satu saja tidak mungkin dirinya bingung seperti saat ini.


" Cinta, kamu kemana,, Kamu mau buat Papa malu, Hah, dengan semua yang telah Papa ucapkan dahulu,," Ucap Hendrawan yang kesal pada Cinta menghadap keluar jendela di kantornya saat ini.


Karena, merasa beberapa hari ini tidak bisa mendapatkan bukti tentang kaburnya Cinta dari rumah membuat semua pengawal di rumah Hendrawan ini mengerahkan seluruh anggotanya untuk segera melacak kemana tujuan Cinta kabur.


" Kemana, tuh anak,, sampai hari ini aku belum bisa mendapatkan jejaknya,," Ucap Hendrawan yang berjalan mondar-mandir sambil memikirkan jejak keberadaan Cinta.


" Mobil di rumah semuanya lengkap,, dia kabur menggunakan apa, kalau tidak pake mobil," Pikir Papa Cinta saat itu memikirkan bahwa benar mobil di rumahnya semua lengkap.


" Ternyata, Rio yang selama ini aku percaya, sungguh pintar sekali dalam melakukan pelarian Cinta saat ini,," Ucap Papa Cinta yang kesal pada Rio karena, dirinya terlalu percaya pada Rio untuk Cinta itu.


" Tunggu saja, kau, Rio, berani-beraninya kau, menusuk aku dari belakang, sengaja mau, mengikuti semua perintah Cinta, kalau kau tidak menginginkan dan tidak sedia untuk mengikuti perintah Cinta, pastinya kau menolak untuk mengikuti semua perintah Cinta, tapi malah mengikuti semua keinginan Cinta ini bukannya berarti kau ada maksud lain di belakang ini,," Bilang Papa Cinta yang berpikiran buruk terhadap Rio.


Lalu, sesaat pemikiran Papa Cinta terhenti disaat Pengawal pribadinya yang berada di kantor telah mengetahui gerak-gerik Rio sebelum Cinta kabur dari rumah itu. Pengawal itupun mengetuk pintu dan masuk ke dalam ruangan Hendrawan yang sedang berada di kantor ini.


Tok !!!


Tok !!


Tok !


" Masuk," Bilang Hendrawan kepada orang. yang telah mengetuk pintu ruangannya.


Seorang pengawal pribadi Hendrawan segera masuk karena, mendengar suara Hendrawan yang memerintahkannya untuk masuk.


" Tuan,," Bilang Pengawal itu sambil membungkukkan tubuhnya menghadap Hendrawan.


" Ada apa,, apa kau menemukan sesuatu,," Tanya Hendrawan kepada pengawalnya itu.


Pengawal Hendrawan yang mengetahui bahwa Cinta dengan sengaja telah menggunakan mobil lamanya itu, membuat emosi Hendrawan semakin naik dan memanas.


" Saya telah menemukan bukti kejanggalan kaburnya Non Cinta dari rumah, Tuan,," Ucap pengawal tersebut pada Hendrawan.


Hendrawan yang sedikit bingung itu mengerutkan dahinya dan langsung bertanya kepada pengawal itu.


" Maksudmu,," Tanya Hendrawan singkat.


" Tuan, ternyata Non Cinta menggunakan mobil lamanya,," Ucap pengawal tersebut pada Hendrawan saat ini.


Hendrawan berpikir bagaimana Cinta bisa menggunakan mobil lama yang telah lama tidak digunakan lagi itu.


" Hah!! maksudnya bagaimana bisa,," Tanya Hendrawan sedikit bingung.


" Begini Tuan,," Ucap pengawal itu sambil mendekati langkahnya di hadapan Hendrawan.


Setelah posisinya cukup dekat di hadapan Hendrawan saat ini, barulah pengawal itu menceritakan keadaan yang sebenarnya.


" Karena, setelah saya melacak dan memeriksa keadaan mobil, yang hilang cuma satu mobil,, Yaitu mobil yang sering digunakan untuk mengantar Non Cinta sekolah saat Non Cinta masih kecil dulu, Tuan,," Ucap pengawal tersebut kepada Hendrawan yang membuat Hendrawan memundurkan sedikit kepalanya, karena kaget mendengar bahwa mobil yang telah lama bisa digunakan untuk membawa Cinta kabur dari rumah.


Memang benar pengawal tersebut adalah bagian dari keamanan kendaraan di bagian kantornya.


" Benarkah mobil itu yang ia gunakan,," Ucap Hendrawan bertanya-tanya, apakah benar Cinta menggunakan mobilnya itu.


" Benar, Tuan,," Jawab pengawal tersebut sambil mengangguk dan meyakinkan Hendrawan.


Namun, Hendrawan yang menginginkan untuk melihat buktinya secara langsung membuat pengawal tersebut mengajak Hendrawan untuk melihat keadaan yang ada.


" Kalau benar mana buktinya,," Ucap Hendrawan yang menginginkan bukti kuat dari ucapan pengawalnya itu.


" Mobil ini yang telah digunakan oleh Non Cinta, Tuan,," Ucap pengawal yang memberikan sebuah foto mobil lama yang tidak ada lagi di ruangan basement kantornya.


" Aku ingin melihatnya,," Ucap Hendrawan yang menginginkan bukti kuat dan nyata bukan sekedar foto yang menjadi bukti saat ini.


" Baik, Tuan,," Ucap pengawal tersebut.


" Mari Tuan,," Ucap pengawal yang mempersilahkan Hendrawan melihat keadaan sebenarnya.


Hendrawan pun berdiri dari tempat duduknya saat ini. Memang benar, Hendrawan sedang berada di kantornya, walaupun Cinta kabur dari rumahnya dan mendapatkan bukti bahwa Cinta telah membawa mobil lamanya itu membuat Hendrawan ingin segera mengecek sendiri apa dan bagaimana Cinta bisa melakukan ini semua.


" Heh!! Ternyata putriku pintar sekali mengatur strategi rencananya ini." Ucap Hendrawan yang sangat terdengar oleh pengawalnya itu.


Hendrawan sangat yakin tidak akan mungkin Cinta bisa kabur dengan sendirinya tanpa mengajak siapapun orang yang telah membantunya saat itu.


Hendrawan segera menuju ke ruang basement dimana ia telah memerintahkan pengawalnya untuk menjaga kendaraan pribadinya yang ia letakkan di kantornya ini.


Setelah sampai ke ruang basement tersebut Hendrawan percaya bahwa memang benar tidak ada lagi mobil lama Cinta yang terparkir di basement saat ini.


" Begini jalan pikiran putriku,, sehingga dia mengambil mobil disini, dimana aku tidak meletakkan GPS pada mobil itu,," Ucap Hendrawan yang merasa putrinya pintar sekali mengatur keadaan, waktu dan saatnya kabur.


Sungguh rencana yang begitu matang sekali bagi Hendrawan saat ini.


" Ini Tuan,, Tuan bisa lihat sendiri,," Bilang pengawal kepada Hendrawan dengan menunjukkan ruangan kosong tidak ada lagi mobil lama Cinta yang terparkir di ruang basement itu.


" Baik,, terima kasih telah memberi informasi padaku,, intai secepatnya kemana tujuan mobil itu berada,," Ucap Hendrawan yang memerintahkan kepada semua pengawalnya saat ini.


" Baik Tuan,," Ucap semua pengawal Hendrawan.


Lalu, setelah semua pengawal itu pergi, Hendrawan segera melangkahkan kakinya menuju ke ruangan dimana CCTV yang merekam ruangan basement itu.


Untuk melihat siapa yang telah berani berkhianat kepada dirinya dan siapa juga yang telah membantu Putrinya bisa lolos dari genggamannya saat perjanjian yang ia janjikan telah ditagih dan dikehendaki oleh pihak Dinata.


Di dalam ruangan rekaman CCTV, dengan segera tanpa pengawal sedikitpun Hendrawan melihat hasil rekaman sebelum Cinta kabur dari rumahnya itu. Pada layar monitor dimana beberapa hari sebelum Cinta pergi, Hendrawan jelas melihat masih ada mobil lama terparkir di tempat itu, lalu sehari sebelum Cinta pergi, Hendrawan melihat seseorang memakai baju serba hitam, masuk ke dalam mobil itu dan membawanya keluar dari tempat itu, tanpa sepengetahuan oleh siapapun. Hanya diketahui rekaman CCTV ini saja.


" Siapa dia,,?" Bilang Hendrawan dengan mata terperangah saat melihat seseorang menyelinap masuk dan mengambil mobil itu.


" Apakah dia,,?" Bilang Hendrawan lagi.


Lalu, dengan segera Hendrawan memperjelas layar untuk melihat wajah dan tubuh dari orang yang telah sengaja mengambil mobil lamanya itu.


***