Driver My Hubby

Driver My Hubby
Bab


Maaf author ulang ya jujur sudah sembuh dari sakit sekarang author disibukkan dengan urusan perceraian klien.


Karena, cuaca diluar saat ini sedang turun hujan, jadi, Arif sengaja langsung duduk di sofa kembali untuk beristirahat sejenak. Sehingga hal itu menghambat kegiatan Arif yang ingin segera kembali ke tambaknya. Dan Arif sengaja menunggu di dalam rumah Rio sementara sambil menunggu hujan reda, Arif juga langsung beristirahat di atas sofa tersebut sambil meletakkan satu tangannya di atas kepala.


" Heemm sebenarnya apa yang telah ditulis dan juga ditaruh oleh wanita itu ke dalam amplop itu ya,," Gumam Arif sambil menyandarkan kepalanya pada sofa dan melihat amplop yang ia letakkan di atas lemari dengan perasaan yang penuh akan pertanyaan.


Karena, Arif terlalu memikirkan apa yang telah diletakkan oleh Rossa ke dalam amplop yang sedang dipandangnya itu, akhirnya Arif lelah dan terlelap dalam tidurnya saat ini dengan suasana diluar rumah sedang turun hujan.


Sementara itu Rossa, yang masih berada di dalam mobilnya itu merasa senang sekali bisa melakukan suatu hal dalam rencananya itu, yaitu dengan sengaja Rossa menyelipkan satu surat lainnya ke dalam amplop yang ia berikan pada Arif.


" Hehehe, semoga saja saat Mas Rio pulang dan membaca surat dariku, ia akan kaget setelah mengetahui isinya,," Ucap Rossa sambil menyetir mobilnya sendiri untuk kembali ke rumahnya yang memang cukup jauh jaraknya dari rumah Rio.


" Dan setelah membaca surat dariku itu, Mas Rio baru tahu siapa aku sebenarnya, karena, dengan berani-beraninya Mas Rio telah menolak keinginanku dan lebih memilih wanita kampungan itu,," Umpat Rossa lagi dengan kesal karena, adanya Cinta di samping Rio saat ini.


" Apa sih istimewanya wanita itu, sehingga Mas Rio mau menikah dengannya ?" Tanya Cinta dalam hati yang mengumpat sendiri sambil menyetir mobilnya itu.


" Kalau milih kaya, jelas masih kaya aku dibandingkan wanita itu, memangnya apa yang ada pada dirinya, selain menempel hidup dengan Mas Rio,," Ucap Rossa lagi yang masih saja membandingkan dirinya dengan Cinta.


Entah apa yang ada di dalam pikiran Rossa saat ini yang jelas Rossa begitu tidak menyukai adanya Cinta di samping Rio dan menjadi istrinya Rio. Yang pastinya saat ini Rossa mulai untuk melakukan suatu hal agar dirinya bisa memisahkan hubungan pernikahan di antara Rio dan Cinta. Karena, Cinta bagi Rossa adalah seorang wanita yang telah hadir di dalam kehidupannya untuk mendapatkan Rio kembali.


Sambil tetap fokus menyetir mobilnya itu, Rossa bergumam sendiri merasa kesal dengan sikap dan juga kelakuan yang dilakukan oleh Arif terhadap dirinya. Karena, orang yang dianggapnya rendah seperti Arif itu bisa dan berani untuk melawan perkataannya. Padahal setiap orang di kampungnya itu mana ada yang berani melawan ucapan serta perkataan darinya seperti Arif. Oleh sebab itu, Rossa begitu kesal sekali dengan sikap Arif yang tidak pernah menghargai dirinya itu.


" Heh!! ditambah lagi dengan adanya Arif di dekat Mas Rio, semakin membuatku bertambah pusing untuk membuang jauh orang seperti itu,," Gumam Rossa lagi yang teringat akan suatu hal tentang kejadiannya saat sedang ingin berkunjung ke tempatnya Rio.


Bukan hanya berkunjung di rumahnya Rio saja, sifat Arif yang membuat Rosaa merasa bosan juga dilakukan oleh Arif setiap saat ia bertemu dengannya. Oleh sebab itu, Rossa juga berpikir akan membuang dan menyingkirkan orang itu sejauh mungkin dari kehidupannya dan Rio setelah ia berhasil mendapatkan Rio seutuhnya.


" Lihat saja jika aku sudah berhasil mendapatkan hati Mas Rio, babu sialan itu akan segera aku tendang," Ucap Rossa dengan wajahnya yang sangat geram sekali atas sikap Arif pada dirinya itu.


" Karena, dia sudah berani mengusik ketenangan hidupku untuk mendapatkan apa yang selama ini aku inginkan,," Gumam Rossa lagi sambil tetap fokus menyetir mobilnya.