
Omelan Cinta
Ini cuma penggalan cerita dari bab 8 Dokter Ella Love Story 2 ya... Untuk kelanjutannya langsung aja kepoin di lapak Lapak Hijau sebelah ya.
Gratis kok untuk 10 episode pertama. Kan lumayan bisa baca gratisan full 10 episode hehe
Yuuuks buat yang udah kangen keuwuan Ella dan Ardi, langsung nikmatin.
...
Ceritanya Babang sultan ini masih belum sembuh gara-gara tragedi kelengkeng waktu honeymoon. Tapi dia malah maksain pergi ngantor untuk menghadiri rapat besar yang ternyata berlangsung alot dan molor...Dan alhasil si babang sampai kolaps setelah rapat berakhir. Gimana Ella gak panik coba waktu dapat kabar dari Bambang tentang keadaan Ardi?
So gimana cara Ardi merayu istrinya yang lagi ngomel dan ngambek? Let's check it dot...
.
.
.
"Kamu itu sudah menikah sekarang, Mas. Kamu bukan hanya seorang Ardi Pradana sekarang, tapi juga seorang suami, suamiku. Kamu harus ingat ada seorang istri yang selalu menantikan dan mencemaskan dirimu di rumah."
"Kamu gak bisa lagi egois dan seenaknya seperti saat masih bujangan. Apa kamu gak kasian sama aku? Kalo kamu sakit terus kayak gini, aku harus bagaimana mas?" Ella terus ngomel dengan air matanya yang mengalir semakin deras saja.
"Udah-udah...cup..cup. Jangan nangis lagi honey," Ardi mencoba menghibur Ella, menepuk ringan puncak kepalanya untuk meredakan tangisan istrinya itu. Ardi juga menghapus air mata Ella yang mengalir di pipinya dengan lembut.
"Sini deh, kamu jelek lho kalau mewek gitu." Ardi meraih tubuh Ella dan memeluknya untuk memenangkan istrinya itu.
Ardi menepuk-nepuk dan mengusap lembut punggung Ella untuk memberikan rasa nyaman dan ketenangan. Bakal makin panjang kalau dibiarin ngomel terus si Ella ini. Bisa kemana-mana omongannya.
"Makasih ya, makasih banget karena sudah perduli dan khawatir padaku." Ujar Ardi setelah cukup lama mereka berpelukan, dan Ella bisa sedikit lebih tenang.
"Heem..." Ella akhirnya luluh dengan perlakuan lembut Ardi padanya. Sungguh nyaman, dan hangat serta melegakan untuk bisa berpelukan dan bersandar pada suaminya itu.
"Aku sayang banget sama kamu, honey."
"Aku sebel banget sama kamu, hubby."
"Kok gitu? Sini peluk lebih erat biar makin sayang." Ardi semakin membenamkan wajah Ella ke dekapan dada bidangnya.
"Huuft...Mas aku gak bisa napas. Bau kecut ini!" protes Ella atas perlakuan mendadak dan semena-mena Ardi kepadanya.
"Eh masa si? Bukannya seger ya, hehehe." Ardi malah semakin mempererat pelukannya pada tubuh Ella. Gemes banget mendengar reaksi istrinya itu atas tindakannya.
"Kecut asli ini mah. No hoax!" Ella berusaha memberontak melepaskan dirinya dari pelukan Ardi. Memukul ringan dadanya.
"Kurang lama ciumnya...cobain lagi deh biar makin terasa." Ardi semakin keasikan menempelkan wajah Ella ke dadanya.
"Udah-udah gak tahan lagi, gak bisa napas aku keracunan limbah medis." Ella mengeluarkan reaksi seolah megap-megap kehabisan napas.
"Hahahaha," Ardi ngakak tak tertahankan.
"Yaampun kamu lucu banget si, El. Masa suami sendiri dibilang limbah medis? Tega!" Dilepaskannya Ella dari pelukannya dan didaratkan kecupan ringan di kening istrinya yang manis itu, cute to the max.
Aslinya si tidak sebau itu, malah masih wangi dan segar karena pengaruh parfum mahal beraroma greens yang biasa dipakai Ardi. Tapi Ella terlalu gengsi untuk mengakuinya.
"Ehem...Maaf Pak Ardi, Bu Ella. Saya sudah boleh masuk?" Bambang berdeham untuk memberitahukan kehadirannya di kamar itu sebagai orang ketiga. Sebagai setan.
Apes bener dah, Bambang serasa terjebak dalam situasi yang bagaikan buah simala kama. Maju kena, mundur juga bakal kena. Gimana nggak, Bambang tadi sudah buru-buru mengambil kotak makan yang dikatakan Bu Ella di mobil. Tapi begitu kembali ke kamar malah mendapati kedua pengantin baru itu sedang berpelukan dengan mesranya.
Mau menyapa takut salah, mau pergi juga takut salah. Takut dicariin makanan buat pak Ardi yang diambilkan olehnya tadi. Jadinya Bambang hanya bisa diam di pintu masuk kamar, menunggu sampai adegan uwuu mereka berakhir. Dengan jiwa jomblo yang semakin meronta-ronta rasanya, mupeng asli.
Ella buru-buru menjauhkan dirinya dari Ardi. Beranjak dari ranjang, dan mengambil kotak makanan dari tangan Bambang. Berkutat mempersiapkannya di meja untuk mencari kesibukan dan mengatasi kecanggungan yang tiba-tiba terjadi.
"Mbang..." ujar Ardi sambil mendengus kesal.
'Ini anak kok selaluuuu saja datang di saat menyebalkan kayak gini. Ganggu aja!'
"Ya Pak?" tanya Bambang dengan siap siaga. Bersiap menerima perintah dari atasannya itu.
"Minggat sana!" usir Ardi dengan nada geram.
"Ba, baik Pak." Bambang langsung menurut dan bergegas pergi dari kamar itu tanpa berani menolak lagi. Menutup pintu kamar rapat-rapat dari luar.
'Waduh kayaknya kesal banget Pak Ardi, maaf ya Pak.'
.
.
.
Eits lagi-lagi ada Bambang sebagai setan diantara mereka ya? ๐
Gimana nasib Bambang selanjutnya? ๐คจ
Buat reader tercinta, cuma mau ngingetin ni.
Bantuin LIKE, RATE, GIVE, AND VOTE ya gaes. Untuk penyemangat dan masukan buat author receh kayak saya ๐คญ Biar gak jadi author recehan lagi. Ribuan lah minimal wkwwk (Ngarep.com).
OIYA SELAIN DI NOVELTOON AKU JUGA NULIS DI APLIKASI LAIN LHO :
DOKTER ELLA LOVE STORY 2 DI APLIKASI HIJAU (K.B.M)
TAKDIR CINTA SANG DOKTER DI APLIKASI UNGU (IN.NOVER/DREAM.ME)
KARYA-KARYA LAIN JUGA KAYAKNYA BAKAL DI APLIKASI UNGU, TENANG AJA ADA YANG GRATIS JUGA KOK GAK DIKUNCI.
SO JANGAN LUPA CHECK KESANA YA DAN FOLLOW IG AUTHOR @ DIE.DIN2210 DAN FB @DIEDIN