Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD-S2 Nanny buat Za


Setelah berfikir cukup matang, Zack pun mengutarakan keinginannya untuk mencarikan Nanny buat Za kepada Cristal.


"Apa mas?! mas ingin mencari pengasuh untuk Za, aku tidak setuju mas, aku tidak ingin Za di asuh orang lain. Tolak Cristal.


"Dengarkan aku Sayang, aku sayang, aku melakukan ini Karena aku memikirkan kamu, dan Za, aku tidak ingin kamu kecapean antar jemput Za, dan aku juga tidak mau Za selalu menunggu lebih lama kerena kesibukan kita. Jangan egois Cristal, ini demi anak-anak kita. Nanti kita akan kasih penjelasan padanya, apa yang harus dia lakukan dan apa yang tidak kamu izinkan, semuanya bisa dibicarakan baik-baik sayang." Zack berusaha memberi penjelasan pada Cristal agar mau menerima saran darinya.


Setelah perdebatan yang cukup mengurus emosi, Cristal pun akhirnya mengalah dan mengiyakan keputusan suaminya.


"Baiklah mas, jika itu memang yang terbaik, aku mengalah dan aku izinkan untuk mencari pengaruh untuk Za, tapi dengan satu syarat, jika aku mendapati pengasuh Za nanti, bersikap tidak baik pada putraku, aku berhak memecatnya."


"Baiklah, aku akan menghubungi salah satu agensi untuk mengirimkan seorang Nanny yang sudah profesional untuk menjaga anak-anak. Jangan kuatir sayang, semuanya akan baik-baik saja, jangan hanya memikirkan Za, ingat kamu juga harus memikirkan kesehatanmu, ada nyawa lain yang sedang kamu bawa." ucap Zack menenangkan istrinya.


"Maafkan aku mas." Cristal pun memeluk zack, ia pun menangis terisak-isak. Cristal yang sangat sensitif mudah sekali menangis jik suasana hatinya sedang tidak baik.


****


Keesokan harinya, setelah Zack menghubungi agensi penyalur tenaga kerja rumah tangga. Agensi tersebut mengirimkan seorang wanita ke rumah Cristal.


"Nyonya, ada yang mencari nona." lapor pelayan rumah Cristal.


"Suruh dia masuk bi."


"Iya nyonya."


"Perkenalkan namamu." perintah Cristal.


"Perkenalkan nyonya, nama saya Meri, umur saya 23 tahun, saya dari agensi xxx di kirim untuk menjadi Nanny di rumah ini. Untuk pengalaman saya sudah bekerja selama tiga tahun menjadi Nanny di dua majikan sebelumnya." jelas Meri panjang lebar.


"Baiklah, aku yakin kamu sudah berpengalaman, aku tidak perlu lagi menjelaskannya karena aku yakin kamu sudah paham, tugas apa yang harus kamu lakukan. Dan untuk kamar, bibi akan mengantarkan kamu di salah satu kamar di dekat kamar Za, agar sewaktu -waktu kamu bisa selalu memantaunya di malam hari." jelas. Cristal yang terlihat tidak begitu menyukainya Meri.


"Baik Nyonya. "Meri pun di antar pelayan ke salah satu kamar dekat dengan kamar Za.


'Aku harap dia bisa memperlakukan Za dengan baik' Cristal yang belum begitu bisa menerima kedatangan wanita lain di rumah tersebut.


Selam setengah hari, Cristal dan pelayan memberikan sedikit pengarahan kepada Meri, sebelum ia mulai bekerja.


"Maaf nyonya, dimana suami nyonya, kok gak ada kelihatan?"tanya Meri penasaran.


"Untuk apa mencari suamiku, kau bekerja melayani Za bukan melayani suamiku." Jawab Cristal dengan ketus.


"Iya maafkan saya nyonya, saya hanya sekedar bertanya, soalnya saya tidak melihat sama sekali suami Nona," jelas Meri, agar majikannya tidak naik pitam akibat pertanyaannya yang asal itu.


"Sudahlah, sekarang apa kamu sudah paham? jika sudah, sebentar lagi waktunya menjemput Za, nanti sopir yang akan mengantarkan kamu menjemput putriku." jelas Cristal lagi.


to be continued ☺️ ☺️☺️☺️