Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~ 52 Jangan pergi Akak


Flashback Off


"Aku ..."


"Sudahlah jangan dipikirkan lagi, aku bisa melihatmu yang sudah hidup bahagia, itu sudah cukup. Istirahat, aku harus pergi sekarang." Malik pun memberikan senyuman untuk adik angkatnya itu sebelum meninggalkannya.


Malik melangkahkan kakinya untuk meninggalkan Cristal yang masih terbaring. Hatinya benar-benar sedih, gadis kecil yang cari selama ini ternyata sudah melupakan dirinya.


"Akak... ." panggil Cristal dengan suara lemahnya.


Malik menghentikan langkahnya, saat penggilan itu kembali terdengar di telinganya. jantungnya seakan berhenti berdetak, kebahagiaannya kembali begitu saja. Malik langsung membalikkan tubuhnya dan mendapati Cristal sudah berdiri di belakangnya.


"Akak, jangan pergi ...," ucap Cristal.


Malik segera menghapus air mata bahagianya yang tiba-tiba saja jatuh dan segera membuka kedua tangannya menyambut pelukan dari adik kecilnya itu.


Cristal pun menangis dan langsung lari dalam pelukan Malik, untuk melepaskan rindu yang sekian lama terpendam.


"Akak tidak akan pergi lagi. Akak tidak akan meninggalkan adinda lagi." jawab Malik dengan Isak tangisnya, tak perduli jika dirinya dibilang cengeng, tapi sebagai bukti kalau dirinya benar-benar merindukan Adinda.


Selama dua puluh tahun tebih, Malik mencari keberadaan Adinda tanpa mengenal kata menyerah, bahkan saat dirinya mendapatkan keluarga baru yaitu saat dirinya diadopsi oleh Andra dan juga Sonia, Malik tak pernah sedikitpun memiliki niatan untuk berhenti mencari Adinda.


Di ambang pintu, Zack melihat secara langsung, pertemuan antara istrinya dan juga sahabatnya itu.


Ternyata selama ini yang di cari Malik adalah istriku Cristal. Jika aku tahu dari awal mungkin mereka sudah lama bertemu.


Eeeemmmm....


Tiba-tiba Zack mengejutkan, Cristal dan Malik pun segera melepas pelukannya dan salah tingkah hanya untuk menjelaskan.


"Mas A-aku bisa jelaskan, ini gak seperti yang mas pikirkan." Cristal mencoba untuk memberikan penjelasan agar suaminya tidak salah sangka.


"Iya zack, A-aku dengan Cristal ti-" Malik mencoba ikut menjelaskan.


"Aku sudah tahu semuanya, tidak perlu kalian jelaskan." Jawab Zack, Cristal langsung menghampiri dan memeluk Zack.


Malik pun memutuskan untuk segera pulang dan membiarkan Cristal istirahat dan ia berjanji akan menemuinya lagi esok hari.


Zack pun mengantarkan Malik sampai kedepan pintu luar.


"Zack, kamu jangan berfikir yang macam-macam, Aku dan Cristal tidak ada hubungan apa-apa, kami berdua sudah seperti kakak dan adik, jadi tidak mungkin." Malik yang masih belum tenang, takut Zack akan marah dengan Cristal, berusaha menjelaskan sebisanya.


" Besok temui Cristal kembali dan jangan buat dia menunggu lagi, aku juga akan meminta Zion dan Petra untuk datang. Kita akan reunian bersama esok." Ucap Zack meyakinkan jika dirinya tidak marah dan menepuk pundak Malik.


"Baiklah, kita bertemu lagi besok. Sekarang aku harus pergi, aku titip Adinda, sayangi dan selalu jaga dia." Malik pun segera menuju mobilnya untuk segera pulang.


Zack hanya bisa menghela nafas, bagaimanapun juga, Zack juga manusia biasa yang juga punya rasa cemburu, namun ia berusaha menutupi itu agar terlihat semua baik-baik saja.


Zack kembali masuk dan mendapati Mommynya sedang menunggu dirinya.


"Mommy belum tidur?" tanya Zack.


"Mommy masih kepikiran, hubungan Malik dan Cristal. Secara mereka tidak ada hubungan darah, dan bisa saja lambat laun perasaan itu berubah." Ternyata diam-diam Klara juga melihat apa yang terjadi di kamar tadi.


"Ah... Mommy jangan berfikir yang macam-macam. Aku yakin Cristal tidak akan mengkhianati aku."


"Bagaimana kalau Malik mama jodohkan dengan Zahira, setidaknya pikiran Mommy akan sedikit lebih tenang kalau Zahira bisa menikah dengan pria baik seperti Malik." Ide yang tiba-tiba saja muncul dalam benak Klara.


"Tapi Mom!"


Uusssttt ...


"Jangan katakan apapun, ini sudah keputusan, dan Mommy akan bicara dengan Daddy dan juga kepada orang tua Malik. Sudah sana, kembali ke kamar dan jaga istrimu baik-baik."


Zack pun tak bisa lagi menyanggah, jika sudah berhubungan dengan keputusan mommynya itu.


"Baiklah, aku akan ke kamar, Mommy juga harus istirahat, hari sudah malam." Mereka pun kembali ke kamar masing-masing.


To Be Continued..