Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~48


Cristal berjalan menyusuri lorong dengan perasan campur aduk, tuduhan Alira membuatnya benar-benar terpukul. Sepanjang langkahnya ia tak henti menghapus air mata yang terus saja mengalir tanpa henti.


Bruukkk...


Tanpa sadar Cristal tak sengaja menabrak seorang dokter yang baru saja keluar dari ruangan.


"Hati-hati nona, kalau berjalan," ucap dokter tersebut sambil menahan Cristal yang hampir terjatuh.


"Maaf, maafkan saya dok, saya tadi jalan gak lihat-lihat kalau ada dokter lewat." Cristal segera membenarkan posisi berdirinya dan beberapa kali minta maaf.


"Gak papa Nona, tapi lain kali lebih hati-hati lagi kalau berjalan, kalau sampai jatuh tadi bisa berbahaya buat kandungan Nona." jawab dokter tersebut dengan tutur kata yang lembut.


"Dokter Malik, pasien sudah menunggu." Tegur salah satu perawat.


"Oh.. baiklah. Saya permisi dulu Nona, pasien saya sudah menunggu." Dokter Malik pun segera pergi meninggalkan Cristal, namun Cristal masih terpaku mengingat-ingat nama yang terasa tak asing dan sentuhan tangannya seolah mengingatkan dia pada seseorang.


Beberapa langkah ke belakang, dokter Malik menoleh ke arah Cristal yang masih mematung


Kenapa sejak pertama kali melihat dia, aku merasa pernah mengenalnya, tatapan matanya terasa tak asing. Ahhh... sudahlah mungkin aku hanya rindu adinda kecilku.


Dokter Malik pun kembali melanjutkan langkahnya. Cristal pun membalikkan badannya dan menatap punggung dokter Malik hingga menghilang di balik lorong selanjutnya.


Cristal segera melangkah pergi untuk meninggalkan rumah sakit namun langkahnya kembali terhenti saat langkahnya di hadang Alira yang begitu frustasi tak terima jika dirinya sekarang bukanlah termasuk orang kaya lagi.


Cristal geram, langsung menampar wajah Alira dan menarik tangan Alira membawanya menjauh dari keramaian.


"Alira, apakah kamu tidak pernah berfikir dulu sebelum menghakimi aku di tempat umum. Seharusnya aku yang marah padamu bukan malah sebaliknya. Kamu tidak tahu masalah Sebenarnya 'kan, kamu hanya melihat tapi tidak mencaritahu dulu penyebabnya, itulah kenapa aku bilang kamu lebih bodoh daripada keledai."


"Jangan menghinaku, aku tahu semuanya, mama bilang kehadiran kamu itu membawa sial di keluarga. Penampilan kamu membuat malu keluarga mama dan papa harus menahan malu karena kamu, apa kamu tak sadar diri. Dan setelah kamu menemukan keluarga kandungmu kamu begitu mudah melupakan mereka yang membesarkan kamu." Alira meluapkan semua penilaian terhadap kakak angkatnya itu.


Cristal Yanga menyeringai tak percaya jika semuanya dilimpahkan padanya.


"Dengarkan aku baik-baik Alira. Kamu hanya menilai aku dari satu sisi saja tanpa kamu cari tahu alasannya kenapa aku seperti itu. Asal kamu tahu, aku tidak pernah berharap di adopsi Papa dan Mama karena aku sudah bahagia hidup di panti. Siapa sih yang ingin hidup di balik topeng, Aku berpenampilan aneh itu semua atas permintaan Mama agar kamu bisa terlihat lebih menonjol dalam keluarga. Apa kamu tahu bagaimana sakitnya seorang anak tidak di izinkan bergabung dengan perusahaan orang tuanya hanya karena penampilan bukan karena otaknya. Kamu tidak pernah merasakan itu kan. Dari kecil sampai sekarang yang kamu tahu hanyalah berfoya-foya saja tanpa tahu penderitaan apa yang aku alami di balik kebahagiaan kamu. Sekarang aku sudah menikmati hasil penderitaan yang aku jalani."


Alira terdiam tak dapat berkata apa-apa lagi, dan memang benar adanya. Selama ini Alira hanya bisa berfoya-foya dan selalu menyalahkan Cristal sebagai anak pembawa sial.


"Sekarang kamu tahu kan, bahwa tidak semua perkataan mama itu benar dan kamu bisa menilai sendiri." Cristal pun ninggalkan Alira pergi tak perduli lagi apa penilaian Alira tentang dirinya setelah ini.


TBC....


jangan lupa tinggalkan jejak ☺️☺️☺️


Jadwal update selanjutnya bisa di lihat di bawah ya 👇👇👇👇