Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD ~ 39


Emah pun akhirnya menceritakan semua kebenarannya, dan berkali-kali minta maaf atas semua Kesalahannya.


Emah terpaksa menyerahkan Dinda pada Aryo atas perintah orang yang memperkerjakan-nya, yaitu orang yang membawa Dinda ke panti asuhan. Laki-laki yang pernah di sebutkan Al. Emah pun melakukan itu semua semata-mata karena pekerjaan juga demi membiayai hidup Lita.


"Jika waktu bisa Ibu putar kembali, Ibu tidak ingin melakukan itu kepadamu, Ibu benar-benar minta maaf nak. Semuanya karena terpaksa dan Lita sama sekali tidak tahu tentang ini semua, tolong jangan salahkan Lita, ini semua salah Ibu." Dalam tangisnya Emah memohon agar Cristal mau memaafkan kesalahannya agar ia bisa hidup tenang.


"Aku tidak pernah membencimu, atau menyalakan Ibu atas semua yang terjadi padaku. Mungkin ini sudah jalanku agar bisa pada sampai titik ini. Aku hanya butuh penjelasan darimu dan semua yang terjadi, dan sekarang aku sudah tahu semuanya. Aku harus pergi sekarang, suamiku sudah menunggu. Dan sesuai janjiku akan membiayai semua pengobatan Ibu sampai sembuh. Lita jaga baik ibumu, dan jangan lupa bekerja lebih rajin lagi." Cristal pun pamit dan meninggalkan Emah dan juga Lita.


Hati Cristal sebenarnya sangatlah hancur, mendapati kenyataan yang sebenarnya, jika dirinya dianggap seperti sebuah mainan yang di lempar kesana kemari. Namun dari penderitaan yang Cristal alami hanya dia, laki-laki bertato itu yang harus bertanggung jawab atas semua ini. Cristal berjanji akan membalas dengan balasan yang setimpal.


****


Di Mobil, Zack sudah gelisah menunggu istrinya tak kunjung datang, dan ingin rasanya untuk menghampiri dan mengajaknya segera pulang.


Tak lama Cristal pun keluar dari rumah sakit dan segera menuju ke mobil. " Maaf mas sedikit lama."


"Gak Masalah, bahkan jika aku harus menunggu sampai tumbuh uban pun tak jadi masalah." Sindir Zack secara halus, efek terlalu lama menunggu.


"Maaf ... maaf, lain kali gak di ulangi." Cristal pun pasang muka memelas agar Zack tak marah.


Zack menangkup wajah istrinya dan memperhatikan matanya yang terlihat sembab seperti habis menangis terlalu lama. "Apa kamu habis menangis? siapa yang sudah membuat istriku sampai seperti ini?"


Cristal menurunkan kedua tangan Zack dan membawanya dalam genggaman. "Hari ini aku menangis cukup lama, tapi aku janji setelah hari ini tak akan ku biarkan air mata ini menetes tanpa sebab yang besar."


"Baiklah, kalau begitu kita pulang dan beri kejutan pada Mommy dan Daddy." Zack pun segera membawa Cristal pergi meninggalkan rumah sakit untuk kembali ke rumah.


Mereka pun akhirnya kembali, setelah seharian pergi dari rumah.


"Dari mana saja kalian, Bukannya istirahat untuk persiapan besok." tegur Klara pada anak dan menantunya.


Zack menghampiri Mommy Klara dan meraih kedua tangannya." Mom, ada kabar bahagia buat Mommy. Dan Mommy adalah orang pertama yang kami beritahu sebelum Daddy." Ucap Zack.


Cristal pun ikut menghampiri dan memeluk Mommy Klara dari samping. "Ini sebagai hadiah buat Mommy yang sudah menjadi ibu mertua paling baik." Imbuh Cristal.


"Apa maksud kalian? hadiah apa?"Klara di buat bingung oleh anak dan menantunya itu.


"Kejutan ..." Ucap serentak Zack dan Cristal saat mengeluarkan hasil testpack yang menunjukkan jikalau Cristal akan membagikan cucu pada Mommy Klara.


"Sudah Berapa Minggu ini sayang. Apa dia juga kembar seperti Ayahnya?" tanya Mommy Klara yang tak sabar.


"Sudah lima Minggu mom, tapi sayangnya tidak Mom, cuma ada satu kantong janin." Jelas Cristal.


"Tidak papa sayang, yang penting calon cucu Mommy baik-baik saja dan akan Mommy pastikan untuk mengawasinya dengan ketat." Klara pun meluapkan kebahagiaannya dengan memeluk keduanya.


"Eeemmmm.... Tenggorokan Daddy gatal sekali rasanya. Sepertinya ada sesuatu yang membahagiakan sepertinya." Dengan basa-basi Kelvin pun tak ingin ketinggalan kabar menggembirakan.


"Mas, bentar lagi kita bakalan menimang cucu. Zack dan Cristal ngasih tahu aku, kalau mereka benar lagi punya anak." jelas Klara. Zack dan Cristal pun ganti memeluk Kelvin yang ikutan merasa bahagia.


*******


Mereka pun menyambut kebahagiaan dengan makan malam bersama keluarga di salah satu restoran, dan tak lupa hadiah kecil pun diberikan kepada Cristal sebagai bentuk ucapan terima kasih karena akan memberikan keturunan untuk keluarga Scorpio.


"Semua persiapan resepsi besok sudah selesai dan Mommy sudah cek semua. Kalian ingat dengan acara resepsi besok itu berarti keluarga Casandro dan juga keluarga Scorpio secara resmi mengumumkan kalau dua keluarga ini sudah menyatu. Sejak pernikahan kalian beberapa Minggu yang lalu, belum ada satu pun yang tahu tentang pernikahan kalian." Jelas Klara panjang lebar pada saat makan malam tersebut. Tak hanya Klara, Kelvin sebagai Daddy pun memberikan sedikit nasihat agar acara esok hari bisa berjalan lancar tanpa ada masalah yang bisa mempermalukan keluarga besar.


"Zion aku titip istriku sebentar, tolong jagakan dia sampai rumah. Aku ingin membeli sesuatu untuk kejutan buatnya." Ucap Zack pada Zion.


"Mau kemana lagi kamu Zack. Tidak bisakah kamu menundanya terlebih dahulu, lebih baik kamu bawa pulang istrimu dan lebih baik istirahat. Gak baik mau mengadakan acara besar kok malah berkeliaran, jangan sampai sesuatu terjadi padamu baru nyesal." Oceh Zion pada saudaranya itu. Namun Zack tak menggubris dan tetap memilih pergi, bahkan Cristal pun sempat ngambek namun Zack memberi alasan yang membuat Cristal membiarkan Zack pergi.


"Dengarkan aku sayang, aku hanya pergi sebentar saja dan akan segera kembali. Jangan ngambek, mas akan memberikan sebuah kejutan untukmu." Bujuk Zack yang sudah tidak bisa di tahan lagi. Mommy dan daddy-nya yang lebih dulu pulang membuat Zack sedikit lebih leluasa untuk membujuk istinya dan juga saudaranya itu.


Cristal pun pulang bersama dengan Zion. Selama perjalanan mereka hanya saling lirik dan tak ada salah satu yang memulai pembicaraan.


"Cristal ... apa kamu merasakan hal yang sama denganku? aku merasa ada sesuatu, aku merasakan seperti akan terjadi sesuatu dengan Zack. Aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya. Aku harap Zack baik-baik saja." Ucap Zion membuka pembicaraan, tiba-tiba Zion nampak gelisah dan seakan-akan merasa menyesal tidak bisa menahan Zack untuk pergi.


"Aku juga merasa mas Zack agak berbeda, gak seperti biasanya dia memaksakan kehendak padahal sudah di larang. lagian apa lagi yang mau di cari, aku kan tidak tidak menginginkan apa-apa lagi. Aku harap mas Zack segera pulang dan mudah-mudahan tidak ada sesuatu yang terjadi padanya." Cristal menyadarkan kepalanya di sandaran kursi mobil dan memejamkan matanya, tak ingin memikirkan apapun lagi.


Keduanya pun merasa gelisah dan sama-sama merasakan penyesalan membiarkan Zack pergi.


_TBC


jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya, sebagai bentuk dukungan karya ini.☺️☺️☺️