Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~76


Dua pasang calon pengantin berjalan beriringan menuju tempat dimana mereka akan melangsungkan prosesi pernikahan.


Sebagai kakak Zion dan Cica menjadi pasangan pertama yang akan mengikat janji pernikahan sebelum menjadi suami istri.


"Apa kamu senang sekarang, bisa menikah denganku?" bisik Zion.


"Apa kamu bilang? bukannya kamu yang menyetujui pernikahan ini, lalu kenapa sekarang seolah-olah aku yang menginginkannya. Jika kamu tidak setuju dengan pernikahan ini lebih baik kita hentikan saja sebelum semuanya terlambat." Jawab Cica yang tak terima.


"Jangan bodoh kamu, membatalkan pernikahan sama saja mencoreng nama baik keluarga. Ingat aku akan buat perhitungan setelah semua ini selesai." ancam Zion.


Di depan keluarga besar Casandro dan juga tamu undangan, Zion dan Cica pun melakukan akad nikah yang akan mengikat keduanya menjadi pasangan suami istri.


Tanpa kendala keduanya mengucap janji nikah dengan sungguh-sungguh, melingkarkan cincin di jari manis pasangannya, hingga akhirnya mereka pun sah menjadi pasangan suami istri.


( Mohon maaf, tidak di jelaskan secara detail proses pernikahannya dan tidak di jelaskan juga menggunakan tata cara dari A mana. Harap di maklumi agar tidak mengecewakan satu sama lain.☺️)


"Ini bukan mimpi kan, aku sekarang menjadi istri dari pria paling nyebelin?" ucap dalam hati Cica saat Zion mencium kening cica, sebagai simbol jika keduanya sudah sah.


Setelah selesai Zion pun menggandeng tangan Cica dan membawanya pergi untuk menghampiri mommy dan Daddynya untuk mendapatkan restu.


Kini Zahira dan Malik pun melakukan hal yang sama. Melakukan proses pernikahan mereka.


"Zion Sekarang kamu sudah menjadi seorang suami, bahagiakan istrimu, jangan pernah buat dia menangis."


"Iya Daddy, aku janji akan berusaha membahagiakannya semampu yang aku bisa." jawab Zion dan ia pun beralih menghampiri Mommy bergantian dengan Cica.


"Zion, akhirnya Mommy bisa bernafas lega, putra Mommy ini akhirnya menikah. Jaga istrimu baik-baik yang sayang, kalau sampai Mommy tau kamu bersikap kasar padanya, Mommy tidak akan segan-segan untuk mukulmu." Klara pun memeluk erat putranya, Zion hanya bisa mengukir senyum palsu di wajahnya, karena ia masih belum bisa menerima Cica menjadi pendamping hidupnya.


Malik dan Zahira akhirnya juga sah menjadi suami istri, ia pun melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan Zion dan Cica.


Sesampainya di rumah sakit, Zack bergegas menyusuri lorong menuju kamar rawat Cristal dan berharap Cristal belum bangun.


Sesampainya di depan kamar, Zack melihat ada Robert yang tengah berdiri di samping Cristal yang sedang tertidur.


"Kenapa tuan Robert, datang lagi di saat aku tidak ada, apa sebenarnya yang dia inginkan. Atau jangan-jangan dia-" tebak Zack namun saat hendak membuka pintu, Zack mendapati Robert hendak pergi. Seketika Zack sembunyi agar tidak ketahuan Robert jika dirinya memergoki lagi kedatangannya.


Setelah. Robert pergi, Zack bergegas masuk dan menghampiri Cristal yang masih tertidur.


Zack segera mengambil buket bunga yang di bawa Robert serta paper bag langsung ke sampah agar Cristal tidak melihatnya.


"Apapun tujuan dia, aku tidak akan membiarkan dia datang menemuimu lagi, kau milikku, tidak boleh ada orang lain yang menyukaimu, Gavin dan Zion sudah aku sisihkan dari hidupmu, maka sekarang Robert pun akan aku sisihkan." Gumam Zack sambil mengusap pucuk rambut Cristal.


Usapan Zack ternyata mengusik tidur Cristal hingga Cristal pun berlahan terbangun dari tidurnya selama beberapa jam.


"Mas Zack sudah kembali." tanyanya.


"Em... Beberapa jam lagi, kamu sudah bisa pulang, makanya aku buru-buru balik." jelas Zack.


"Pulang! tapi bukannya, dokter bilang aku masih harus di rawat?" tanya Cristal yang masih bingung.


"Mas minta ke dokter membiarkan kamu rawat di rumah saja. Apa kamu tidak merindukan baby Za." ucap Zack.


" Tentu saja aku merindukannya, sudah beberapa hari aku tidak bisa bertemu dengannya, dia pasti juga merindukan mamanya." Cristal pun nampak senang, akhirnya ia bisa keluar dari rumah sakit yang membuatnya sangat bosan.


To Be Continued