Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)

Aku Bukan Dora (Membuatmu Menyesal)
ABD~43


Setelah tinggal bersama keluarga Casandro, Cristal dan Zack memutuskan untuk kembali ke mansion Scorpio.


"Mom, Dad, Cristal pamit. Terimakasih sudah menerimaku menjadi salah satu bagian di keluarga Casandro." dengan perasaan haru, Cristal pun memeluk Clara sebagai perpisahan.


"Sebenarnya Mommy, gak pengen kamu pindah, tapi setelah alasan yang kalian berikan, Mommy gak bisa nahan kalian lagi. Jaga cucu Mommy ya sayang." Klara pun menci*um kening menantunya.


"Mommy, kenapa jadi dramatis seperti ini sih, aku dan istriku hanya pindah rumah saja, bukan berarti kita tidak bisa bertemu lagi, bahkan tiap Minggu kita bisa berkunjung kemari, Mom." Sela Zack yang melihat drama antara menantu dan mertua.


Setelah berpamitan kepada kedua mertuanya, Cristal pun menghampiri Zion yang ada di ruangan itu juga.


" Jangan katakan apapun, aku tak ingin mendengarnya, cukup dengarkan kata-kataku saja. Selalu jaga kesehatan, agar ibu dan calon keponakanku selalu sehat. Aku janji setelah aku sembuh kamu bakal jadi orang pertama yang akan aku beri kabar." Zion pun memberikan senyumannya lalu meminta izin pada Cristal untuk mengusap perut Cristal yang masih datar itu, untuk menyapa calon keponakannya.


Mereka pun akhirnya pamit meninggalkan kediaman Casandro dan segera menuju Mansion besar milik Cristal yang kini juga di tempati Al.


Sesampainya di Mansion, Rima dan Adi siap menyambut, bahkan Neil pun terlihat juga.


"Selamat datang kembali Nyonya, Tuan. " Sapa Rima dan segera menghampiri Cristal untuk mengambil alih paper bag dari tangan Cristal.


"Bagaimana kabarmu mbak? aku merindukanmu." tanya Cristal, yang sangat merindukan sosok Rima.


"Baik Nyonya, saya senang banget mendengar kabar nyonya hamil, sebentar lagi rumah ini akan terdengar tangis bayi." Ucap Rima dengan antusias.


"Selamat datang menantu, walaupun kita sama-sama masih muda, kamu harus menghormati aku yang kedudukannya lebih tua dari kamu." Ucap Al saat menyambut suapi dari keponakannya itu.


"Apa kabar Om Al, sepertinya sejak aku menikah dengan Cristal, kita jarang sekali ngobrol, ya bisa di hitung dengan jari berapa kali kita bertemu." Sapa Zack bercanda.


"Kamu benar, tapi sekarang kita akan setiap hari bertemu, dan setiap hari juga akan menerima pelampiasan dari ibu hamil yang biasanya sangat sensitif." Al pun terkekeh. Mereka pun akhirnya menghabiskan waktu dengan obrolan ringan dan keduanya nampak semakin dekat setelah memiliki beberapa kesamaan satu sama lain.


"Oya Om, ngomong-ngomong mengenai lelaki yang om tangkap itu apa hubungannya dengan Cristal? aku sebagai suaminya Sebenarnya ingin tahu, tapi aku tidak ingin menyinggung perasaan Cristal dengan bertanya seperti ini." Zack pun tak sungkan lagi bertanya dan berharap bisa mendapatkan jawabannya.


"Laki-laki itu-, dia pembunuh orang tuanya Cristal dengan cara menyabotase kendaraan miliknya dan dia juga yang menculik Cristal. Makanya Cristal sangat membencinya memerintahkan untuk menjebloskannya ke penjara." Jelas Al,


"Ternyata semua ada sangkut pautnya, pantas saja, Cristal sangat membenci Amora. ternyata Papanya itu dalang dari pembunuhan orang tuannya, itu berarti antara pak Ernando dengan papa Arnold pernah bersahabat." Gumam Zack yang baru paham rentetan peristiwa yang terjadi pada Cristal.


Setelah mendapatkan jawaban yang di carinya, Zack pun, melihat kondisi istrinya untuk memastikan keadaannya setelah kelelahan selama perjalanan.


Zack menghampiri Cristal yang sudah tertidur pulas. "Aku janji, akan membahagiakan kamu, sudah cukup penderitaan yang kamu alami dari kecil, kini saatnya kamu memanen kebahagiaan yang kamu tanam sebelumnya." Zack mengecu* kening istrinya lalu merapikan selimut untuk Cristal.


_TBC


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK ☺️☺️☺️