
Happy reading 🥰🥰
-
❤️❤️❤️
Setelah makan, mereka pun memutuskan untuk pulang.
"Mungkin besok ada kabar dari pengawalku," ucap Alneozro memberi tahu.
Grameisya mengangguk.
❤️❤️❤️
Ke esokkan harinya.
Karena hari ini adalah hari libur, Grameisya sengaja tidak ingin bangun pagi. Ia hari ini ingin tidur lebih lama lagi.
Sebuah mobil datang ke rumah Andes.
"Eh, itu bukannya mobil Tuan Alneozro," ucap mereka.
Terlihat Alneozro turun dari mobilnya bersama beberapa pengawalnya.
"Selamat datang kembali Tuan Alneozro, mari masuk," ajak kakek Andes suka cita.
Alneozro pun masuk ke dalam rumah. Para anak-anak Andes ikut berkumpul di ruang tamu.
"Mari Tuan duduk," ucap Andes sopan.
Alneozro pun duduk di sofa, matanya menyapu sekeliling, tapi orang yang ia cari tidak ada.
"Cepat buatkan cemilan yang enak," perintah Andes kepada pelayannya.
Mila tampak senyam senyum.
"Tuan, mari saya perkenalkan anak saya, ini Yessy, cantik kan orangnya," ucap Mila memegang bahu Yessy dan Yessy pun senyam senyum.
"Apa! A-apa maksud perkataan Tuan, sa-saya tidak paham," ucap Mila dengan mata terbelalak.
'Gawat! Apa dia tahu sesuatu?' batin Mila.
"Aku datang ke sini untuk melihat Anda, dan inilah tujuan Anda," ucap Alneozro mengangguk mengerti.
"Ma-maksud Tu-Tuan apa, sa-saya benar-benar tidak melakukannya," ucap Mila berdalih.
"Anda emang pandai berpura-pura ya, mau mengaku atau tidak, yang pastinya aku akan membatalkan kerja sama dengan perusahaan kalian," ucap Alneozro tegas.
"Apa! Tu-Tuan, apa yang terjadi? Mila! Apa yang telah kau lakukan!" hardik Andes murka.
"Aku … aku ti-tidak melakukan apa-apa," jawab Mila menggeleng ketakutan.
"Tolong Tuan Alneozro, kesalahan apa yang telah di lakukan oleh dia sehingga Anda memutuskan kerja sama ini?" tanya Andes merasa putus asa.
"Tanyakan padanya, dia lebih tahu," jawab Alneozro menatap Mila.
Mila langsung berlutut dan ia pun menangis.
"Maafkan saya Tuan, saya tidak bermaksud apa-apa, saya berbuat itu hanya memberi tahu pada Anda. Niat saya baik untuk memberi tahu Anda jika perempuan itu tidak benar. Seperti yang Anda lihat sendiri jika dia sering bermain dengan laki-laki, dia itu perempuan kotor. Dia tidak pantas Anda sukai," jawab Mila sambil menangis.
"Pantas atau tidaknya apa aku harus menunggu persetujuan mu? Foto-foto yang kau kirimkan itu semua palsu dan hanya editan. Kau pikir aku bodoh? Apa kau pikir kamputer di perusahaan ku komputer jadul? Atau kau sedang mempermainkan ku?" tanya Alneozro menatap Mila lekat.
"A-aku ti-tidak berani Tuan, aku minta maaf, ini salahku, maafkan aku," ucap Mila berlutut.
"Permintaan maafmu tidak aku terima, kau sudah membuatku kesal. Jadi maaf kita tidak bisa melanjutkan kerja sama kita," ucap Alneozro berdiri hendak pergi.
"Tuan, saya mohon jangan batalkan kerja sama ini, jika dia yang bersalah maka dia akan saya usir dari rumah ini, tapi tolong jangan batalkan kerja sama kita," ucap Andes memohon.
"Apa! Papa! Apa yang Papa ucapkan, meskipun aku hanya menantu, tapi tidak seharusnya Papa mengusir ku!" teriak Mila menangis sesenggukan.
Yessy tampak menangis sambil memeluk Mamanya.
"Ini semua gara-gara kamu! Kamu yang sudah membuat Tuan Alneozro membatalkan kerja sama ini! ini semua karena kau! Kau tidak pantas menjadi keluarga ini!" teriak Andes emosi.