Transmigrasi FuWei "Dari Gadis Biasa Menjadi Selir Kesayangan Kaisar"

Transmigrasi FuWei "Dari Gadis Biasa Menjadi Selir Kesayangan Kaisar"
B7: Tidak bisa di ajak bergosip.


''Apa yang kalian lakukan! Lepaskan ...'' Teriak FuWei, memberontak saat ia sudah di dandani dan di bawa ke kamar Kaisar Feng JianYu.


''Lepaskan! Lepaskan!''


''Kau itu sangat merepotkan! Menjadi selir saja sudah bertingkah.'' Sentak kepala pelayan, merasa tidak suka karna FuWei memberontak.


PLAAK!


Tidak banyak basa basi, FuWei menampar kepala pelayan yang sudah lama mengabdi di istana.


''TUTUP MULUT MU! Kau pikir kau siapa Hah. Jangan uji kesabaran ku, karna kesabaran ku hanya setipis tissue.'' Suara FuWei tak kalah menggelegar.


''Berani sekali kau menamparku!'' Bentak Kepala pelayan istana.


PLAKK.


Lagi dan lagi FuWei menampar kepala pelayan Kong, untuk kedua kalinya.


''Kenapa aku tidak berani hah! Bahkan aku bisa merobek mulut mu. Bahkan ini berlaku untuk kalian.'' Tunjuk FuWei, pada semua para pelayan yang langsung menunduk takut.


''Kami tidak berani Pínfēi (Selir)"


"Dengar! Aku tidak bisa di atur dan tidak mau di atur. Jika kalian membentak maka aku akan menggigit."


"Pergilah."


Semua pelayan langsung pergi sambil menunduk. Sedangkan FuWei langsung duduk di atas peraduan.


"Huh, aku harus memiliki cara agar bisa pergi dari sini." FuWei mendesah kecewa, lalu netra matanya melihat satu gadis yang masih berada di pojok ruangan.


''Kau masih di situ? Kenapa kau tidak ikut pergi.''


Gadis itu langsung berlutut bahkan langsung bersujud memint pengampunan nya. ''Ampun Pínfēi, ampuni nyawa hamba.''


FuWei mengerutkan keningnya. ''Siapa yang akan membunuh mu? aku hanya bertanya padamu, Cih, kenapa kau jadi penakut.''


''Nama hamba JungBee Fínfēi. Hamba di utus langsung oleh Kaisar menjadi datang anda.''


''Ahh ... kau boleh berdiri, untuk apa kau berlutut.''


''Terima kasih Fínfēi.''


''Lalu, ceritakan padaku tentang si Kaisar durjana itu! Dia memiliki berapa selir?''


''Mohon maaf Fínfēi, hamba tidak berani membicarakan YangMulia Kaisar. Karna itu sebuah kelancangan dan nyawa hamba taruhan nya.''


''Ck, kau itu tidak bisa di ajak bergosip, iihh ... tidak asik sekali. Apa salahnya bergosip tentang dia sedikit, toh tidak ada siapapun yang mendengar.''


''Fínfēi, apa anda tidak tau ... jika semua dinding istana memiliki mata dan telinga, jadi hamba harap kedepan nya anda bisa hati-hati.''


''Benarkah?''


''Baiklah, terima kasih informasinya.''


"YangMulia Kaisar telah tiba ..."


Kedua mata FuWei membelalak sempurna, ia panik dan langsung bangun mencari tempat persembunyian.


"Aih, aih, di mana aku harus bersembunyi."


''Fínfēi, anda mencari apa?''


''Mencari tempat persembunyian.''


''Fínfēi, percuma anda bersembunyi.''


FuWei memejamkan kedua matanya, ''Betul juga. Aku mau pura-pura tidur saja.


GUBRAAK.


FuWei loncat ke atas peraduan, menyelimuti dirinya sendiri dari ujung kaki hingga kepala. Bersamaan dengan Kaisar Feng JianYu masuk.


''Pergilah.'' titah Kaisar Feng JianYu.


Dayang JungBee mengangguk dan pergi meninggalkan Junjungan nya.


Sementara Kaisar Feng JianYu menyunggingkan bibirnya, melihat kelakuan FuWei yang absurd. Sebegitu takutkah dia, sehingga menggigil seperti itu.


Ide untuk menjahili Selirnya pun datang di benak Kaisar, membuat ia langsung berdehem mengganti suaranya.


''Selir.''


"Astaga! Pahit pahit pahit. Jangan mendekat pliss, menjauhkan makhluk yang terkutuk."


''Selir ... FuWei, aku menginginkan nya.'' Kaisar memegang bahu FuWei.


"Dengar, apa kau dengar para makhluk babiyun! Dia meminta jatah padaku."


''Aahh ... tidak!'' FuWei langsung mengibaskan selimutnya dan berlari keluar dari kediaman Naga. FuWei tidak mau di perawani oleh Kaisar Tua dan berjenggot.


''Seseorang ... tolong selamatkan aku.''



...🌷🌷🌷...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


Maaf yaa ... updetnya lama, Othor sedang hamil muda dan sekarang lagi di fase mual muntah yang rrrrr ... sangat menyiksa. 🙏 harap di maklum ya teman-teman.