Transmigrasi FuWei "Dari Gadis Biasa Menjadi Selir Kesayangan Kaisar"

Transmigrasi FuWei "Dari Gadis Biasa Menjadi Selir Kesayangan Kaisar"
Bab 37 : Berkunjung ke kerajaan Ming.


Setelah kejadian di Istana dingin yang terbakar ... kini semua orang seakan melupakan kejadian yang naas menimpa IbuSuri.


Sekarang di istana begitu damai dan tentram sesuai yang di inginkan oleh Fuwei, tidak ada satu pun yang membuat ulah ... begitu pun Permaisuri SuLien yang masih menerima hukumannya di Istana dingin.


''YangMulia, kita apa pergi ke mana?'' Tanya selir FuWei, saat semua pelayan tengah merapihkan beberapa hadiah di dalam kotak.


Kaisar Feng tersenyum lalu menuntun FuWei untuk duduk di sisinya, tidak lupa ia mengelus perut selirnya yang sudah ketara bucitnya.


''Kita akan pergi ke Kerajaan Ming, Kaisar Sheng mengundang beberapa kerajaan untuk makan malam bersama dalam memperingati persahabatan antar kerajaan.''


''Ahh ... kapan kita akan berangkat?''


''Besok, besok kita akan pergi.''


''Kenapa mendadak sekali? baiklah, sepertinya aku haus bersiap-siap.''


''Tidak perlu, biarkan Dayang JungBee dan pelayan HowaShe yang mempersiapkan keperluan mu.''


Selir FuWei menoleh dan langsung di angguki oleh Dayang JungBee dan pelayan HowaShe.


''Disana juga ada sahabat baikku yang sudah lama tidak bertemu, kau pasti akan senang bertemu dengannya.''


''YangMulia ... YangMulia ...'' Teriak penjaga, dari istana dingin.


''Ada apa?''


''YangMulia Permaisuri ... dia, dia sakit YangMulia.''


''Sakit?''


''Ya, YangMulia ... Permaisuri SuLien beberapa hari ini mogok makan dan dia jatuh sakit.'' Ucap Penjaga.


Kaisar memijat keningnya yang pening.


''Baik, panggilkan tabib untuknya.''


''Baik, YangMulia.''


FuWei mengerutkan keningnya, beberapa hari ini istana begitu damai dan sekarang ia yakin jika Permaisuri akan membuat kegaduhan.


'Baiklah, akan aku urus dia setelah kunjungan selesai. Jika dia membuat ulah dan mengusikku, maka aku tidak segan-segan melemparkan dia ke dalam jurang.'







Ke esokan pagi ... rombongan dari istana perlahan pergi menuju ke kerajaan Ming.


Perjalanan dari kekaisaran Yen Utara ke kerajaan Ming cukup jauh dan menempuh satu hari perjalanan ... kini tidak terasa mereka telah sampai di kota kerajaan Ming dan di sambut oleh para rakyat dengan suka cita.


Selir FuWei membuka tirai kereta kudanya dan melihat jika di luar sangat ramai.


'Sambutannya sangat meriah, Apa Kaisar Sheng masih muda atau sudah tua berjenggot?' Gumam FuWei dalam hati.


''Kau sedang memikirkan apa?''


FuWei langsung menoleh dan tersenyum, ''Tidak ... aku tidak sedang memikirkan apapun.''


Kaisar Feng memincingkan kedua matanya tidak percaya.


''Serius ... hanya saja aku lapar.'' Elak FuWei.


FuWei mengangguk patuh, namun ia menghela nafasnya ... bisa gawat jika suaminya tau dia memikirkan pria lain selain dirinya.


• • •


Beberapa menit kemudian, mereka sudah sampai di istana dan di sambut oleh Kaisar dan Permaisuri kerajaan Ming. Mereka begitu ramah hingga FuWei merasa nyaman, karna tidak ada satu orang pun yang meremehkan dirinya atau menyindir dirinya sebagai seorang selir.


''Dimana Putri Mingyu?'' Tanya Kaisar Feng tiba-tiba, yang membuat FuWei langsung menoleh pada suaminya dengan heran.


'Putri Mingyu? kenapa dia bertanya seorang gadis.'


Kaisar Sheng terkekeh dan menunjuk seorang gadis yang tengah berada ditaman dan langsung memanggilnya.


''Putriku ... YangMulia Kaisar Feng JianYu telah datang.''


Gadis cantik itu menoleh ketika dirinya di panggil, lalu tersenyum dan berlari ke arah Fuwei.


''Feng'er ...'' Teriaknya sambil berlari, seperti ada adegan slowmotion.


FuWei merasa heran, apa lagi shock saat gadis itu dengan berani memeluk suaminya.


'Apa! Siapa dia berani-beraninya dia memeluk My ku.'


''Bagaimana kabar mu?'' Tanya Kaisar Feng.


''Hamba baik-baik saja YangMulia, lama sudah tidak berjumpa.'' Jawabnya sambil melepaskan pelukannya.


'Apa dia teman masa kecil YangMulia? Hah! Aku pikir seorang pria, nyatanya seorang gadis cantik.'


''Ya, sudah lama sekali kita tidak bertemu.''


Gadis yang bernama Mingyu itu menoleh pada FuWei dan tersenyum.


''Siapa dia?''


Kaisar Feng tersenyum, ''Ini adalah selir Agung FuWei, selir kesayangaku.''


''Selir kesayanganmu?'' Mingyu nampak terkejut.


Kaisar mengangguk dengan bangga. ''Dia adalah wanita sempurna yang pernah aku temui, dia juga baik hati dan benar-benar cocok untuk pria tampan sepertiku.''


FuWei melirik dengan wajah yang jijik.


''Ishh .. kau itu.'' Putri Mingyu mendelik tidak suka.


FuWei langsung pura-pura tersenyum dan ramah, ''Salam Putri Mahkota Mingyu.''


Putri Mingyu tersenyum dan memegang kedua tangan FuWei, ''Tidak perlu mengucapkan salam, aku dan YangMulia Kaisar Feng'er adalah teman kama sejak kecil. Tapi dia baru kali ini memperkenalkan seorang wanita yang dia sayang padaku, jadi aku sedikit terkejut.''


''Ahh ...'' FuWei berpura-pura tersenyum, namun dalam hati dia sangat was-was.


''Luar biasa! Kau sangat cantik, pantas saja Feng'er menjadikan mu kesayangan.''


''Hola, hola, mari kita makan. Aku yakin kalian pasti lapar.''Ucap Kaisar Sheng.


Mereka semua pun pergi sambil berbincang-bincang, tapi hanya FuWei saja yang tidak ikut berbicara karna suaminya terlalu asik berbicara dengan sahabat kecilnya.


'Kenapa aku seperti di abaikan!' Gerutu FuWei.



...🌷🌷🌷...


...LIKE.KOMEN.VOTE...