
FuWei yang ada di kediamannya tengah tidur siang, dan sang dayang JungBee yabg setia menjaga Junjungan nya sambil mengipasinya.
Taklama, dua utusan dari kediaman IbuSuri masuk begitu saja dan berdiri di depan dayang JungBee.
''Lancang! Kenapa kalian masuk begitu saja di kediaman Pínfēi.'' Teriak dayang JungBee marah.
''Tidak usah ikut campur! Saya datang ke sini utusan IbuSuri, dan kau minggir dan jangan berdebat.'' Ucapnya lalu memerintahkan pada bawahannya untuk memegang dayang JungBee.
''Hei, Ka- iisshh ...''
Dua pelayan itusan IbuSuri berdiri di sisi peraduan FuWei dan berkata. ''Selir FuWei, harap bangun karna IbuSuri menugaskan kami untuk memberikan beberapa pelajaran etika istana pada anda.''
FuWei sedikit membuka kedua matanya dan melirik tidak suka.
''Ishh ...''
KHEEEM.
FuWei tidak mau mendengarkan, hingga pelayan itu terus berdehem dan itu membuat FuWei jengkel dan bangun dari tidurnya.
''Ish, ada apa dengan tenggorokan kalian! Jika tenggorokan kalian sakit segera obati dan jangan buat kegaduhan di kediamanku!''
''Maaf selir FuWei, tapi ini sudah terlambat.''
''Terlambat untuk apa?''
''Untuk belajar etiket, dan di istana ini tidak ada seorang pun yang boleh tidur siang terkecuali IbuSuri.''
''Termasuk aku!''
''Iya, termasuk selir sekalipun.''
''Kenapa seperti itu! Bukankah aku Selir kesayangan Kaisar yang belom melakukan apapun karna aku punya wewenang juga.''
''Maaf Selir Fu, tapi IbuSuri mempunyai wewenang yang tinggi di istana dalam.''
''Apa!''
''IbuSuri bangun setiap jam enam pagi dan kita semua harus bangun satu jam sebelum IbuSuri bangun dan itu sudah mutlak, termasuk anda.''
FuWei menanga, ''Tapi kenapa sejak awal kalian tidak pernah berlaku seperti itu! Kenapa harus sekarang?''
''Karna sebentar lagi akan ada upacara pernikahan dan di lantiknya Permaisuri baru di Kekaisaran kita.''
• • •
Di sinilah FuWei di ajarkan berjalan yang anggun di mana dia harus berjalan dengan tegak dan lurus. Di atas kepalanya di taruh buku yang tebal dan berat, membuat FuWei menggerutu dalam hatinya.
'Sebenarnya di sini siapa yang akan menjadi Permaisuri, mengapa aku harus di ajarkan seperti ini.'
''Berjalan sebagai selir di istana harus anggun dan cantik, dan kami memperhatikan cara anda berjalan selama berada di istana begitu ceroboh dan tidak berpendidikan.''
FuWei langsung melirik pelayan itu dan buku yang ada di atas kepala langsung jatuh.
''Tambahkan satu buku lagi.''
''Apa kau sudah gila! Leherku pasti akan patah.''
FuWei menjatuhkan buku itu, namun para pelayan sigap mengganti buku yang lain dan menaruh di kepala FuWei lagi ... sampai-sampai FuWei kesal dan melempar buku itu.
''Aku tidak mau melakukannya. Tidak mau!''
Dua pelayan khusus itu hanya menghela nafasnya, lalu membawa FuWei ke tempat belajar di mana FuWei harus mengingat beberapa aturan di istana. Untung saja, FuWei sudah lebih dulu membaca buku itu hingga tidak butuh waktu lama untuk mengerjakan dan menghafalkannya.
''Apa kalian tidak akan memberiku makan! Ini sudah hampir malam dan kalian tidak membiarkan aku makan!'' Teriak FuWei dengan marah.
Salah satu pelayan mengkode bawahannya untuk memberikan FuWei makan, hingga beberapa menit kemudian di atas meja penuh dengan makanan.
FuWei yang memang sudah sangat lapar, langsung menyantap makanan itu setelah salah satu pelayan mencicipi makanannya untuk memastikan apakah beracun atau tidak.
''Ahh ... ini sangat lezat!'' Ucap FuWei saat menyeruput sup dan menyuapkan nasi.
''Selir Fu, harap di patuhi kesopanan dan etika ketika makan.''
FuWei yang mendengar pelayan yang sedari tadi menyiksa dirinya langsung mencibik, ''Aku hampir mati kelaparan, dan kau malah mengingatkan aku tentang etika makan! Lihat saja, akan aku laporkan pada YangMulia.'' ancam FuWei lalu makan kembali, namun tanpa di duga.
Semua pelayan diam, lalu FuWei berdiri setelah ia kenyang dan menatap satu persatu orang yang sudah menyulitkan dirinya hari ini.
''Aku tau kalian di suruh oleh IbuSuri untuk mengajariku etika, tapi aku juga mengetahui rencana di balik semuanya. Ingat satu hal dan katakan pada Junjungan mu, bahwa tidak ada satu orang pun yang bisa menggeserkan aku dari posisi kesayangan YangMulia. Camkan itu di otak kalian!''
•
...🌷🌷🌷...
...LIKE.KOMEN.VOTE...