
Satu bulan kemudian.
Tiba-tiba lubang tempat Faisal berada menutup, hal tersebut membuat semua orang panik bahkan membuat Floki dan Harold menjadi gila hingga menggali lubang tersebut namun pada akhirnya usaha itu sia-sia.
Raja Bravogar pun larut dalam amarah ketika menerima kabar Faisal yang menghilang.
...****************...
Di hutan dekat kota Dristia.
"Yang mulia telah menghilang kurang lebih dua minggu, lubang itu telah tertutup" ucap Floki yang tengah duduk di pohon tumbang.
"Tak perlu memikirkannya, aku yakin yang mulia pasti selamat jiwa kita dan jiwa yang mulia itu terhubung jika yang mulia mati maka kita juga akan mati" ucap Harold dengan tenang.
Terlihat sebuah merpati pengantar pesan mendarat di depan Harold.
Harold mengambil surat tersebut.
{Aku masih hidup dan akan kembali namun dalam waktu yang tidak di tentukan, aku ingin kalain mengambil alih kerajaan Esia untukku dan di saat kalian berhasil aku akan kembali muncul.}
Seketika surat itu terbakar setelah di baca olah Harold.
"Apa itu?" tanya Floki pemasaran.
"Yang mulia masih hidup, kita memiliki waktu setengah tahun untuk menaklukkan kerajaan Esia sebelumnya yang mulia kembali" jawab Harold sembari menyapu tangannya.
Floki tersenyum dengan semangat"mari kita lakukan" ucap Floki penuh energi.
...****************...
Di kantor Cedric.
Terlihat Cedric tengah duduk sembari membaca dokumen.
Tiba-tiba masuk merpati pembawaan pesan dari jendela lalu mendarat di atas meja Cedric.
Cedric kebingungan"surat dari siapa ini?" gumam Cedric sembari mengambil surat tersebut.
Penampilan Cedric terlihat sangatlah kacau, rambutnya berantakan matanya merah serta terdapat kantung mata selain itu ia mengenakan pakaian yang lusuh.
{Cedric majukan kota kota kekuasaanku dengan baik dan jaga semuanya selama aku pergi, aku akan kembali akan ada sejumlah dana yang ku kirimkan setiap bulannya ke kota Dristia}
Sama seperti surat yang di baca Harold surat tersebut terbakar dan menjadi abu namun berbeda dengan milik Cedric surat itu terbakar dan berubah menjadi sebuah kotak berisi ratusan batang emas.
Seketika air mata Cedric pecah ia menangis tersedu-sedu saat surat itu terbakar.
Tiba-tiba Harold memeluk kotak tersebut seraya berucap"yang mulia maafkan aku"
...****************...
Di taman istana kota salju.
Terlihat Ralph dan kepala suku lainya tengah melatih anak-anak seperti biasanya.
Sebuah burung merpati pembawa pesan mendarat di atas pundak Ralph.
"Surat apa ini?" gumam Ralph sembari mengambil surat tersebut.
{Bantu Harold dan Floki untuk menaklukkan kerajaan Esia sebelum aku kembali}
Surat itupun terbakar.
Ralph tersenyum lalu menatap langit"teman-teman ayo bersiap-siap misi baru telah di berikan oleh raja kita" ucap Ralph.
...****************...
Di ruang makan kerajaan Kroas.
"Ku dengar Alex telah mati tertimbun tanah?" ucap pangeran Richard dengan mengejek.
"Anak haram itu pantas mendapatkannya karena berani angkuh di acara penting, tuhan telah menghukum dirinya" ucap putri Elisabeth sembari tersenyum.
"Percuma saja jika bakatnya hebat jika ujung-ujungnya mati di usia muda" ucap pangeran Albert.
"Tidak baik membicarakan mayat" ucap pangeran Max.
"Hentikan omong kosong kalian, dia adalah sepupu kita kalian jangan berlebihan" ucap Dalbert dengan wajah datar.
...****************...
Di sebuah kota terpencil di ujung kekaisaran Terrasen.
Kota Gontalo.
Kota ini berada di dalam kekuatan kerajaan Delbia yang berada di bagian utara kekaisaran Terrasen.
Kerajaan Delbia terkenal akan masakannya yang sangat lezat dan juga bergizi. Sekian itu kerajaan ini juga menjadi salah satu penyuplai bahan obat terbaik di benua Dump karena iklim yang cocok untuk tinggal sebagian besar tanaman herbal.
"Kota ini benar-benar tenang" ucap Faisal yang tengah duduk di sebuah teras rumah kayu kecil yang terletak di dekat sungai.
Terdapat sebuah tato api di dahi Faisal.
"Aku harus mengumpulkan lima bahan obat tingkat mistik di kerajaan ini, sulit namun dapat di lakukan" ucap Faisal sembari berdiri dan meregangkan otot-ototnya.
"Setelah bertapa selama hampir satu bulan akhirnya aku dapat mengandalkan inti api bumi, dan sekarang aku tinggal mengumpulkan tiba soul energi lagi" gumam Faisal sembari mengeluarkan api di jari telunjuknya.
"Kini seluruh api di dunia ini akan tunduk padaku" ucap Faisal.
...****************...
Keesokan harinya di kota Gontalo.
Faisal berjalan sembari membawa keranjang kosong.
"Di mana aku dapat menemukan herbal pertama" gumam Faisal sembari mengamati seluruh herbal yang di jual di sepanjang jalan.
"Kota ini hanya menjual herbal saja, aku belum menemukan toko benda yang lain di sini" gumam Faisal sembari memperhatikan sekitar dengan seksama.
Dalam pandangan Faisal setiap herbal yang ia lihat memilki warna yang berbeda-beda tergantung dengan tingkatannya.
Putih untuk tingkat rendah, kuning tingkat menengah, hijau tingkat tinggi, dan hitam tingkat mistik.
"Dewa api memberikanku pengetahuan yang sangat teramat banyak mengenai obat-obatan dan penyakit serta puluhan ribu batang emas" gumam Faisal.
"Selain itu aku juga mendapatkan peningkatan kekuatan hingga saat ini aku berada di level Elder puncak" gumam Faisal sembari terus berkeliling.
Tiba-tiba muncul sebuah aroma wangi yang memikat Faisal hingga membuatnya mencari asal wangi tersebut.
"Wangi herbal yang tak asing" gumam Faisal sembari berjalan mengikuti wangi tersebut.
Tibalah Faisal di sebuah kedai mie yang cukup ramai oleh pembeli.
Faisal pun memasuki kedai tersebut lalu duduk.
"Wangi mie di sini benar-benar khas dan juga lezat namun, bukan wangi ini yang ku cari" gumam Faisal sembari memperhatikan sekitar di mana para pelanggan makan dengan lahap dan bahagia.
"Anda ingin memesan apa?" tanya seorag bocah wanita berumur sekitar 8-10 tahun.
Faisal tersenyum kepada anak tersebut" mie satu porsi" jawab Faisal.
"Kami menjual mie ayam, mie sapi, dan juga mie babi, serta mie hewan buas anda dapat memilih" ucap anak itu dengan fasih.
"Satu mie ayam" jawab Faisal.
"Baiklah pesanan akan segera di antar mohon tunggu wahai pelanggan terhormat" ucap anak itu sembari tersenyum manis ke arah Faisal.
[Yang di maksud itu mie toping daging ayam bukan mie ayam Indonesia.]
"Anak itu meminum herbal mistik" gumam Faisal sembari menatap anak kecil tersebut yang memancarkan aura hitam di perutnya.
Tak lama mie pesanan Faisal pun tiba.
"Makanan ini terlihat enak" gumam Faisal kagum saat melihat mie pesannya yang di hiasi dengan cantik.
Faisal memakan mie tersebut.
"Benar dugaan ku, mie ini mengandung obat herbal seperti jahe dan cengkeh serta ginseng berumur 10 tahun" gumam Faisal.
...****************...
Bersambung..