
"Aku masih tak yakin dengan apa yang di katakan oleh dewa Odin kepadaku, aku hanya manusia biasa yang lemah ia mengatakan jikalau aku adalah penyelamat" ucap Faisal.
"Setelah mendengar semuanya aku memutuskan untuk berada di bawah kekuasaanmu, aku masih memiliki tiga saudara yaitu dewa bumi dan juga dewa kematian, aku akan berbicara kepada mereka untuk ikut tunduk kepadamu" ucap Lion.
Kakek Sen tersenyum"kakek akan selalu berada di sisimu" ucap kakek Sen.
"Dunia yang ku maksud adalah dunia yang memiliki luas puluhan kali lebih besar dari bumi, ada satu benua yang bernama benua Dump luasnya dua kali lipat dari dunia ini" ucap Faisal.
"Apa mungkin dunia yang kau maksud adalah dunia utama?" ucap kakek Sen.
"Aku masih tidak yakin, tetapi aku dapat menemukan dua budaya bumi di sana yaitu China dan juga Barat" ucap Faisal.
"Tak hanya itu aku juga menemukan berapa kepercayaan seperti kristen dan juga Nordik" ucap Faisal.
"Aku berpikir jikalau dunia itu merupakan dunia atas, apa kau dapat mengirim kami ke sana?" tanya Lion.
"Aku masih tak yakin, berikan aku waktu beberapa hari untuk mempersiapkannya. Kek umur dunia ini sudah terlalu tua kau bisa pergi ikut ke dunia yang ku maksud" ucap Faisal.
"Aku dan bumi memiliki sebuah ikatan, ikatan ini akan hancur ketika aku mati atau bumi hancur tak ada lagi yang bisa merusaknya" jawab kakek Sen sembari tersenyum.
"Baiklah" ucap Faisal.
****************
Keesokan harinya.
Seluruh anggota keluarga Handoko telah pulang ke Indonesia tak hanya itu seluruh anggota gang Faisal juga begitu.
Kini hanya tersisa Faisal dan Nadia serta keluarganya.
Di apartemen.
Faisal duduk di sofa sembari menghisap rokok serta menonton tv.
"Amerika menjadi musuh Indonesia, aku telah membantu seluruh warga Indonesia yang berada di Amerika untuk kembali pulang ke Indonesia. Dan aku menghabiskan hampir 20 triliun" gumam Faisal.
"Tok..! Tok..!" pintu apartemen Faisal di ketuk.
Faisal menatap ke arah pintu"kenapa dia tidak langsung masuk seperti biasanya?" gumam Faisal.
"Tok.. Tok"
Faisal menghisap rokok"jangan bersikap seperti orang asing hingga dirimu mengetuk pintu sebelum masuk" ucap Faisal.
Perlahan pintu di buka oleh Nadia.
Dengan mata yang berkaca-kaca ia berjalan menghampiri Faisal.
"Ada apa denganmu?" tanya Faisal sembari mematikan rokok lalu beridir.
Nadia menunduk.
Faisal datang menghampirinya.
"Aku akan menyelamatkan orang tua mu, kau jangan khawatir" ucap Faisal.
Tiba-tiba Nadia memeluk Faisal kemudian ia menangis, Faisal terdiam ia terkejut hingga bingung ingin melakukan apa.
Perlahan Faisal ingin membalas pelukan itu untuk menenangkan Nadia.
"Faisal terimakasih atas semua yang telah kau lakukan" ucap Nadia terisak.
Faisal memeluk Nadia dengan erat lalu berkata"kau pantas mendapatkan segalanya jangan merasa bersalah" ucap Faisal.
"Aku benar-benar berterimakasih, aku akan membayarnya dengan satu hal setelah ini kau tak akan pernah menemukan ku lagi" ucap Nadia sembari menyuntik Faisal.
Akibat cidera yang ia alami Faisal saat ini berada di dalam kondisi yang sangat lemah hingga obat bius biasa dapat bekerja padanya.
Perlahan Faisal kehilangan kesadaran kemudian ia terjatuh.
"Aku akan memberikan keucian ku kepadamu, aku tak peduli dengan apa yang terjadi setelah ini, aku terus memikirkan perasaan yang ada di hatiku hingga aku menyakini jikalau perasaan ini adalah rasa cinta. Hanya untukmu aku merelakan kesucian ku" gumam Nadia sembari membuka seluruh pakaiannya.
Dari sudut ruangan Boru tersenyum.
****************
Beberapa jam kemudian.
Tiba-tiba Faisal bangun dan duduk kemudian ia melihat ke sekeliling"Nadia" ucapnya sembari berdiri.
Boru memberikan alamat hotel kemudian ia menceritakan semua yang tejadi sebelumnya.
Faisal duduk di sofa lalu menyalakan rokok"sial aku masih 17 tahun dan sekarang aku kehilangan perjaka ku" ucap Faisal.
"Itu bukan sesuatu yang buruk yang mulia bahkan saya kehilangan perjaka ketika masih balita" ucap Boru.
"Kau adalah iblis jangan samakan aku denganmu" ucap Faisal kesal.
"Satu-satunya yang ku sesali adalah aku tak dapat merasakan kenikmatan itu karena aku pingsan" ucap Faisal kemudian menghilang.
****************
Di tepat persembunyian Lucifer.
Terlihat seluruh anggota organisasi black angel telah terikat.
Terlihat pula 7 pangeran neraka yang di gantung terbalik oleh Deviatan dan yang lainya.
Deviatan duduk di atas tumpukan mayat iblis yang di susun layaknya sebuah singgasana.
Terlihat pula Goku dan juga Cyrus tengah bermain lempar kepala.
"Leviathan apa yang harus kita lakukan kepada mereka?" tanya Deviatan.
"Salah satu dari mereka memiliki nama yang sama sepertiku" jawab Leviathan.
"Scrak..!" salah satu pangeran iblis yaitu Leviathan mati dengan tubuh yang hancur tak tersisa.
Terlihat Lucifer sangat ketakutan ia menangis dan gemetar"mohon yang mulia maafkan kami" ucapnya.
Leviathan tersenyum lalu berjalan turun menghampiri Lucifer.
"Siapa yang menyuruh kalian mengusik yang mulia" ucapnya sembari memegang pipi Lucifer.
"Saya tak mengetahui siapa yang anda maksud, saya tak merasa menyinggung tuan anda" jawab Lucifer.
Leviathan menggores pipi Lucifer dengan jarinya" dengan mengusik keluarganya itu sama saja dengan memprovokasi yang mulia" ucap Leviathan sembari tersenyum.
"Saya mohon ampuni kesalahan saya, kami berjanji akan tunduk di bawah kaki yang mulia dengan sepenuh hati kami berjanji" ucap Lucifer.
"Leviathan jangan bunuh mereka semua, hukuman di tentukan oleh yang mulia kita bawa pemimpinya" ucap Deviatan sembari berdiri kemudian turun perlahan.
"Kak bagaimana dengan bawahannya?" tanya Goku sembari meremas kepala monster yang sebelumnya ia mainkan.
"Jangan sisakan" jawab Deviatan.
"Tuan..! Tolong kami... Tuan" teriak bawahan Lucifer sembari menangis memohon belas kasihan.
Goku dan Cyrus tersenyum lebar.
...****************...
Sementara itu di hotel tempat janjian dokter dan juga Nadia.
Terlihat Nadia berjalan sembari memeluk tas masuk ke dalam hotel, tatapannya kosong seakan ia tak memiliki semangat untuk hidup.
"Aku tak bisa berhenti memikirkan Faisal, aku harus berbuat apa?" gumam Nadia semabri berjalan menuju lift.
Dengan menunduk ia memasuki lift.
Ada seorang pria yang berdiri di sana, Naida masuk sekolah tak mengetahui ada orang itu.
"Sayang kau ingin kemana?" ucap pria tersebut sembari mengangkat dagu Nadia.
Ternyata pria itu adalah Faisal.
Tak dapat di tahan air mata Nadia jatuh dan ia tersenyum melihat wajah Faisal. Dengan spontan ia memeluk Faisal"aku mencintaimu aku mencintaimu" ucapnya berulangkali.
"Aku akan selalu melindungi mu, jangan lakukan hal bodoh lagi aku bisa menyelamatkan kedua orang tua mu" ucap Faisal sembari membalas pelukan Nadia dengan erat.
"Tuhan terimakasih atas berkah yang kau berikan kepadaku" gumam Nadia sembari menikmati hal tersebut.
...****************...
Bersambung...