
"Tuan anda memang memiliki prestasi yang gemilang namun dengan opini anda yang kedengaran seperti dongeng mengubah cara pandang saya terhadap anda" ucap Lucifer.
"Bukan hanya anda saya juga mendengar sang iblis Lucifer yang melakukan banyak bisnis gelap, aku tak akan meminta perlindungan dari organisasi tersesat mu itu" ucap presiden Indonesia dengan kesal.
Kakek Pur menahan agar ia tidak kelewatan.
Lucifer tersenyum sembari menatap presiden Indonesia.
"Siapa yang setuju akan meminta pertolongan dari tiga organisasi?" tanya pemimpin PBB.
Semua orang terdiam kemudian Amerika, Spanish, inggris, Belanda, seluruh negara Afrika kecuali yang berpenduduk Islam, Prancis, Belgia, dan negara barat lainya mengangkat tangan.
"Bagaimana dengan yang lainya?" tanya pemimpin PBB.
Presiden Indonesia berdiri"aku tak ingin meminta bantuan kepada organisasi yang mana mereka lebih banyak membuat kekacauan di banding para monster, dan juga keputusan ku membuat diriku di keluarkan dari PBB maka aku bersedia dengan senang hati" ucap presiden Indonesia.
Seketika tatapan pemimpin PBB menjadi tajam penuh amarah.
"Aku pergi, aku memiliki kekuatan yang dapat menahan semua serangan dari iblis kelelawar" ucap presiden Indonesia sembari menatap Lucifer dengan tajam.
"Ehkem"
Semua mata tertuju kepada presiden Rusia.
"Negaraku dan negara Indonesia memiliki hubungan yang amat baik, aku menghargai keputusan dari presiden Indonesia dan memutuskan keluar dari PBB. Kami memiliki banyak nuklir untuk membasmi para monster" ucap presiden Rusia.
Presiden Indonesia tersenyum mendengar hal itu.
"Indonesia adalah saudara kami, jadi kami akan mengikutinya" ucap presiden Turki sembari berdiri.
"Aku pun seperti itu" ucap sultan arab
Secara bergantian para pemimpin di daerah timur tengah serta negara Asean kecuali Malaysia dan juga Singapura mengikuti langkah Indonesia.
"Terkadang kekuatan memang berada di atas segalanya namun, kepintaran tak pernah kalah kalian boleh memainkan permainan licik tetapi kami tak akan terperangkap" ucap presiden Indonesia.
Terlihat pemimpin dari tiga organisasi marah termasuk para pemimpin barat lainya.
Lucifer tersenyum lebar sembari ia menyerang presiden Indonesia menggunakan laser yang keluar dari matanya.
Dengan sigap presiden Indonesia menangkis serangan tersebut dengan telapak tangan.
"Aku bukan orang kosongan" ucap presiden Indonesia sembari meniup tangannya yang berasap.
Kejadian itu membuat para pemimpin yang pada awalnya mengikuti Indonesia berbalik dan meminta pertolongan kepada tiga organisasi.
Hanya tersisa beberapa negara yang mengikuti langkah Indonesia seperti Rusia, turki, arab dan negara di sekitarnya, China, dan juga Filipina.
Dengan percaya diri presiden Indonesia keluar dari ruang rapat di ikuti yang lainya.
"Dia memiliki potensi yang besar, hancurkan dia bersama anteknya kemudian kita kuasai seluruh sumber daya yang ia miliki" ucap presiden Amerika.
Lucifer tersenyum dengan bahagia"hanya perlu beberapa jam saja untuk ku melakukan hal itu, kau jangan khawatir pak tua asal bayarannya pas aku akan melakukannya" jawab Lucifer.
"Berapa yang kau mau?" tanya presiden Amerika.
"Satu tambang minyak" jawab Lucifer.
"Dasar lintah darah, aku akan memberikan mu satu juta dolar untuk menghabisinya" ucap presiden Amerika dengan kesal.
"Itu tidak cukup adil untukku, kau akan mendapatkan sumber daya alam Indonesia yang bernilai triliunan dolar dan aku hanya mendapatkan satu juta dolar lebih baik aku mengambil alih negara itu sendiri" ucap Lucifer.
"Baiklah-baiklah aku akan memberikanmu 100 juta dolar" ucap presiden Indonesia.
"Berikan aku bantuan satu juta pasukan mu dan juga beberapa ratus kapal maka aku akan melakukannya hanya dengan bayaran 5 juga dolar" ucap Lucifer sembari tersenyum.
"Sepakat" ucap presiden Amerika sembari berdiri.
Lucifer tersenyum lebar.
...****************...
Sementara itu di kafe milik Faisal.
Terlihat ia tengah jongkok di samping mobil miliknya sembari menikmati kopi dan juga rokok.
Terlihat Nadia datang menghampiri Faisal.
Faisal mematikan rokoknya kemudian meminum kopi.
"Aku tidak berniat untuk melanjutkannya, aku memiliki banyak bisnis yang harus ku lakukan" jawab Faisal.
"Faisal umurmu masih muda dan lebih baik kau nikmati masa muda mu itu, bekerja memang baik tapi jangan terlalu keras kepada dirimu" ucap Nadia.
"Kau rindu orang tuamu?" tanya Faisal.
"Aku sangat merindukan mereka tetapi, aku tak dapat pulang karena tidak memiliki biaya ke sana" jawab Nadia sembari menunduk.
"Aku ada rencana untuk pulang ke Indonesia beberapa hari lagi apa kau ingin ikut?" tanya Faisal.
"Tidak kau telah banyak membantuku, sekarang kau memberikan gaji 20 ribu dolar itu sangat banyak, mungkin saat libur musim panas aku akan pulang ke sana" jawab Nadia sungkan sembari tersenyum.
Faisal merangkul Nadia lalu duduk"jangan anggap aku sebagai orang asing kau adalah orang yang spesial untuk ku" ucap Faisal.
Wajah Nadia memerah ia tiba-tiba berdiri.
"Sepertinya om Jarot perlu bantuan ku" ucap Nadia sembari berjalan pergi.
[Di sarankan untuk host tidak melakukan itu kepada wanita lain karena dapat menimbulkan ke salah pahaman, Nadia menyukai hots lebih baik menjaga jarak untuk kebaikan progres misi anda.]
Faisal menghisap rokok"tapi dia lucu" gumam Faisal.
...****************...
Saat malam hari.
Di apartemen meja makan.
Terlihat Nicho dan faisal tengah duduk.
Nicho tengah sibuk mengerjakan tugas menggunakan macbook sedangkan Faisal tengah asik bermain PS5.
Perlahan Nadia membawakan makanan ke meja makan"berhenti bermain cepat makan" ucap Nadia memarahi Faisal.
"Sudah lama aku tidak makan makanan surga" ucap Faisal sembari melempar stik PS ke atas sofa.
Nadia tersenyum.
"Hei kau kelihatan sibuk Nicho" ucap Faisal.
"Ada banyak tugas selama ini aku juga mengerjakan tugasmu, kau menghilang selama tiga bulan kau tak berpikir berapa kali ibu datang ke sini" jawab Nicho dengan kesal.
"Sial aku melupakan ibu" ucap Faisal terkejut.
Tiba-tiba pintu apartemen terbuka.
Terlihat ibu datang bersama ayah dengan wajah marah.
Faisal menatap ibu dengan panik lalu tersenyum.
Seketika sandal ibu melayang tepat ke wajah Faisal membuat bekas di wajahnya.
...****************...
Beberapa saat kemudian di sofa.
"Jadi kamu Nadia, Nicho sudah banyak bercerita kau anak yang rajin dan baik aku adalah ibunya Faisal" ucap ibu sembari mengelus kepala Nadia dengan lembut.
Nadia kelihatan malu ia menunduk sembari tersenyum.
"Hei kau membuat keributan ayah jadi repot mengurus ibumu" bisik ayah kepada Faisal yang duduk di lantai sembari menunduk.
"Kau pergi kemana selama ini?" tanya ayah.
Faisal melinting lengan bajunya dan menunjukan tato matahari"aku mendapatkan peliharaan baru" jawab Faisal.
"Wah hebat tapi itu bukan alasan untuk menghilang selama tiga bulan tanpa kabar" ucap ayah dengan kesal sembari memukul kepala Faisal.
"Hei jangan kasar di depan calon menantu kita" ucap ibu.
...****************...
Bersambung...