
Keesokan harinya.
Terlihat Nicho dan Nabila tertidur di bawah pohon pakaian mereka compang-camping mereka tidur sambil berpelukan.
Perlahan sinar matahari mulai menyinari tubuh mereka membuat tubuh terasa hangat hingga membuat Nicho terbangun.
Nicho membuka mata kemudian menatap Nabila yang tengah tidur di dalam pelukannya, Nicho berusaha melepaskan pelukannya namun di tolak oleh Nabila ia memeluk Nicho dengan erat.
Nicho mengembuskan nafas seolah pasrah kemudian ia menatap sunrise yang terlihat begitu jelas dari atas bukit.
...****************...
Di dalam portal tempat Deviatan berada.
Terlihat Deviatan tengah duduk di depan sebuah monumen berbentuk menara yang menopang sebuah bola hitam yang memancarkan aura iblis yang sangat kuat.
Deviatan duduk termenung menatap bola hitam tersebut.
"Ini adalah inti iblis tingkat suci" gumam Deviatan.
(Iblis di bagi menjadi 4 yaitu iblis tingkat rendah, tingkat menengah, tingkat suci, dan tingkat langit atau surgawi.)
"Tolong aku"
"Tolong aku"
Terdengar suara wanita dari dalam bola hitam tersebut.
"Merepotkan, sepertinya aku mengetahui alasan mengapa para penduduk berubah menjadi iblis" ucap Deviatan sembari berdiri.
Setelah itu ia menghancurkan bola hitam itu dan seketika dunia tersebut gempa seolah akan hancur bergegas Deviatan terbang untuk keluar dari portal.
...****************...
Terlihat Faisal dan ayah telah menunggu Deviatan di depan portal.
Deviatan keluar sesaat sebelum portal hancur.
"Apa yang kau temukan?" tanya Faisal.
"Di dalam dunia ini ada sebuah inti iblis tingkat suci yang memancarkan aura iblis yang sangat kuat hingga mengubah para penduduk menjadi iblis karena mereka tak sengaja menyerap aura tersebut" jawab Deviatan sembari berjalan perlahan ke arah Faisal.
"Yang mulia apakah ada perkembangan dengan portal yang lain?" tanya Deviatan.
"Aku belum menemukan apa-apa" jawab Faisal.
"Memang sulit menemukan petunjuk" ucap ayah.
Seketika Deviatan dan semua orang termasuk Faisal jatuh ke tanah seolah mereka di tekan oleh beban jutaan ton bahkan untuk menggerakkan mata saja tidak bisa.
"Kekuatan kehendak yang begitu besar, aku tak mampu melawannya" gumam Deviatan sembari menatap ayah dan Faisal yang kelihatan sangat tertekan.
"System apa yang terjadi aku tak dapat bernafas" gumam Faisal.
[Muncul sebuah entitas dengan kekuatan yang begitu besar membuat semua orang di dunia mengalami tekanan yang begitu besar bahkan dapat mengakibatkan kematian.]
Tak hanya Faisal dan Deviatan ternyata seluruh mahkluk di bumi mengalami hal yang sama kecuali ibu Faisal dan juga kedua adiknya seolah ada aura suci yang menyelimuti mereka.
Terlihat di langit muncul sebuah wajah yang begitu besar hingga seluruh dunia dapat melihatnya dengan mata telanjang.
Wajah itu terbentuk dari kumpulan awan.
"Ku berikan kesempatan untuk kalia tetap hidup, lawan mahkluk ciptaan ku hingga habis maka kalian akan ku lepaskan jika kalian gagal maka akan ku jadikan budak dan iblis" ucap wajah di langit.
"Bumi tempat yang begitu sempurna dari segala dunia yang telah aku kunjungi tak ada yang lebih lengkap selain yang ada di bumi"
"Kalian harus bangga dengan apa yang kalian miliki dan kalian juga harus menyesal karena memilikinya"
"Hahahahahaha" tawa wajah itu sangat keras terus menerus hingga pada akhirnya menghilang secara perlahan.
"Apa anda baik-baik saja yang mulia?" tanya Deviatan sembari membantu Faisal untuk bangun.
Terlihat sekeliling Faisal telah di penuhi oleh orang-orang yang pingsan termasuk ayah dan juga om Hendra.
Tiba-tiba Faisal mencengkram pundak Deviatan dengan keras seraya berkata"evakuasi semua orang ke tempat kita" ucap Faisal kemudian ia menghilang.
...****************...
Dalam waktu bersamaan seluruh monster dari portal break mulai bergerak dan membunuh semua orang yang tak sadarkan diri hanya Faisal, Goku, Deviatan, Cyrus, Boru, dan juga Leviathan serta orang-orang kuat lainya yang bangun mereka semua bertarung sekuat tenaga untuk melindungi warga.
Faisal membagi tubuhnya menjadi ratusan untuk membantu evakuasi agar kebun cepat dan tubuh utamanya bertarung dengan bos portal yang kuat.
Lima iblis bawahannya membantu evakuasi miliaran orang ke titik di mana para warga Indonesia mengungsi sebelumnya.
Ibu membantu untuk menyadarkan para warga yang pingsan di bantu oleh Nicho dan Nabila yang secara ajaib mereka tak terkena dampak dari tekanan yang terjadi sebelumnya.
...****************...
Di tempat pengungsian.
Terlihat jutaan manusia berbaring di tanah memenuhi seluruh hutan dan bukit mereka semua adalah para manusia dari seluruh dunia yang di selamatkan oleh bawahan Faisal.
Terlihat pula beberapa orang tengah berlari memberikan air kepada orang yang pingsan agar mereka kembali sadar.
Tak ada seorangpun yang pernah memikirkan tentang kejadian ini sebelumnya layaknya sebuah kiamat keadaan dunia sangatlah kacau, ledakan terjadi di mana-mana ratusan ribu monster buruk rupa menyerang manusia tanpa ampun seolah tuhan telah menetapkan akhir untuk semua orang.
Meskipun lima iblis memiliki kekuatan yang dashyat nyatanya mereka tak mampu berbuat apa-apa akibat kekuatan mereka yang tertekan sesaat wajah misterius muncul kekuatan media di tekan hingga 80%.
Kakek sen, Lioan, Lioan, dan juga Lioin bertarung sekuat tenaga melawan bos portal yang memiliki kekuatan di atas mereka.
Sedangkan Lucifer dan yang lainya membantu untuk menghabiskan para monster tingkat bawah agar tidak melukai para warga.
tak hanya itu muncul beberapa kekuatan yang berasal dari negara lain seperti seorang pendekar dari Rusia yang memiliki kekuatan setara dengan seorang master di level raja.
Kehancuran tak dapat di hindari 80% sumber makanan di bumi telah hancur hingga membuat banyak orang kelaparan seluruh pabrik nuklir telah meledak mengakibatkan mutasi kepada hewan-hewan dan juga manusia.
Dari miliaran umat manusia yang sebelumnya hidup dengan damai kini hanya tersisa beberapa ratus juga saja.
...****************...
Di Antartika.
Terlihat Faisal berdiri dengan tubuh penuh luka menghadap ke arah seorang lelaki yang besar.
"Aku menggunakan hampir 70% Qi ku untuk membagi tubuh dan sekarang aku hampir tak mampu melawan seekor monster di ranah raja" gumam Faisal.
"System apa kau telah menemukan cara untuk memindahkan kami ke benua dump?" gumam Faisal.
[Ada namun memerlukan pengorbanan yang sangat besar.]
"Aku siap melakukan semuanya" ucap Faisal sembari terbang memegang pedang lalu menebas monster itu menjadi dua.
...****************...
Di tempat pengungsian.
"Cepat berikan minum kepada orang-orang yang baru tiba buat merasa sadar terlebih dahulu!" teriak ibu kepada para perempuan dan lelaki di sekelilingnya.
"Ibu kita hampir kehabisan stok air" ucap Nadia sembari memegang botol air kosong.
Ibu dan Nabila kelihatan sangat kurus dan kelelahan bagaimana tidak meraka telah bekerja tanpa tidur selama dua hari untuk membantu orang-orang yang datang.
...****************...
Bersambung...
Sorry Hiatus lama