Suamiku Bukan Milik Ku

Suamiku Bukan Milik Ku
Bab 124


Beberapa hari kemudian. . .


Kini semua berjalan dengan lancar seperti biasanya, kegiatan ku pagi hari memasak sarapan untuk anak-anak, mengantar mereka ke sekolah, bekerja di kantor, kemudian menjemput anak-anak di sekolah.


Kami semua kembali dengan kegiatan kami masing-masing, mencoba bersikap biasa saja. Setelah kejadian buruk beberapa hari yang lalu, membuat suasana hati semua orang buruk.


"Selesai." Gumam ku, setelah menghidangkan sarapan di meja makan.


Tok. . . Tok. . . Tok. . .


"Abang bangun. . . Udah siang. . . Nanti telat. . ." ...