Manusia Titisan Dewa

Manusia Titisan Dewa
Meyesal.


“Sebenarnya belum, ada sesuatu yang belum aku selesaikan dengan baik, tetapi aku tidak bisa menyelesaikannya, aku butuh bantuan mu Dewa.”


Boas menatap Dewa tertinggi dengan tatapan putus asa, biar bagaimanapun saat Shena menghilang karena kata-kata yang menyakiti hatinya keluar dari mulut Boas.


“Tentang apa itu?” dewa bertanya padahal,  ia sudah tahu apa yang, akan di minta Boas padanya.


“Tentang seseorang”


“Lupakan saja, fokuslah pada tujuan takdirmu, King,” ujar Dewa, ia tahu kalau seseorang yang dimaksud adalah Shena, wanita yang sudah mengorbankan hidupnya untuk Boas.


“Maksudku,  tidak bisakah aku berpamitan padanya”


“Tidak, sekarang putuskan,apa kamu mau menyelesaikan dengan cepat atau kamu akan menunggu lama lagi?  Takdir hidup  beberapa orang,  ada dalam tanganmu juga, jika kamu mengembalikan batu kristal  pada pemiliknya orang-orang yang dapat hukuman karena perbuatanmu di masa lalu akan di lepaskan, apa kamu masih ingat siapa-siapa saja mereka, King?” tanya Dewa pada Boas yang terlihat jadi ragu untuk melepaskan batu itu, saat ia kehilangan Shena.


Saat ia memegang  utuh batu kristal hatinya  merasa berat untuk meninggalkan dunia, terlebih saat ia belum melihat Shena pemilik kepingan batu kristal terakhir. Penyesalan selalu datang  belakangan, saat shena sudah meninggal ia baru menyadari kalau ia memang mencintai Shena, ucapan Boas saat pertemuan mereka yang terakhir  pada wanita,  menurutnya,  itu semua,  karena luapan kekecewaan,  karena ia  merasa Shena tidak jujur padanya selama ini.


“Baiklah, saya akan menyerahkan batu kristal tapi tolong pertemukan aku terakhir kali dengannya,  aku hanya ingin meminta maaf”


“Baiklah, kalau itu yang kamu mau, ikutlah denganku”


Tidak lama kemudian, tubuh Boas dan Dewa tiba di pemakaman keluarga dan satu gundukan tanah yang masih basah.


“Kenapa ke sini?” kedua alis Boas berkedut bingung.


“Bukankah kamu bilang ingin meminta maaf pada wanita muda itu? Di sinilah tempatnya”


“Apa maksudnya ?mata Boas tiba-tiba  berkaca-kaca,  untuk pertama kalinya selama ribuan tahun, selama ribuan tahun ia tidak pernah menangis walau  hidupnya terpuruk, tetapi kali ini,  saat Dewa menunjuk gundukkan tanah yang masih merah,  tiba-tiba ia menjadi lelaki yang sangat lemah, tubuhnya lunglai dan ia terduduk dengan kedua lutut  menopang tubuh di samping kuburan Shena.


“Kenapa …?” ujarnya dengan suara parau dan lemah.


“Batu kristal yang ada dalam tubuhnya  berfungsi  menggantikan jantung gadis muda itu, jika  seseorang kehilangan jantung,  maka dia akan mati”


Mendengar hal itu Boas bagai di sambar petir di siang bolong, wajahnya memucat dengan tatapan nanar, terlihat sangat terkejut.


“Apa jantung? Kenapa  dia tidak pernah bilang padaku”


“Aku tidak tahu King, satu yang pasti gadis muda itu memberikan jantungnya untukmu agar kamu bebas dari hukuman”


“Tidak, tidak itu salah, tolong kembalikan batu kristal itu padanya, aku mohon, kamu seorang Dewa tertinggi pemilik  semua alam semesta, kamu pasti bisa melakukannya”


“King …  jika aku melakukanya, kitab langit akan berantakan lagi, seperti yang kamu lakukan sudah beberapa kali, kamu pernah dengar, kan, diatas langit masih ada langit lagi, begitu juga dengan hukum Dewa di atasku masih ada penguasa tertinggi pemilik semua alam semesta ini, jika aku melakukan permintaanmu,  Dewa akan mendapat konsekuensinya, semuanya sudah ada garis takdir”


“Aku tidak tahu kalau batu itu jantungnya, bagaimana aku melakukan dan menerima ini?”


“Mereka berdua mengorbankan hidupnya untukmu”


“Mereka berdua memberikan hidupnya untukmu”


“Berdua ….? sama siapa?”


“Calon anakmu, gadis muda itu saat itu sedang mengandung, tetapi karena kamu sangat membutuhkan batu kristal itu,  ia memilih mengalah”


“Apa? Itu tidak mungkin, kenapa Shena merahasiakan semuanya dariku?”  Boas mengepalkan tangannya dengan kuat sampai tubuhnya bergetar karena menahan luapan perasaanya.


“King, kamu sudah paham, kalau batu kristal itu sangat berharga apa kamu masih ragu, banyak orang yang bergantung padamu saat ini”


“Berikan aku waktu  bersamanya”


“Aku menyakitinya, bukan aku sudah berjanji akan membantu keturunan dari sahabatku, tetapi ini bukan membantu tetapi menghancurkan.”


Boas terpaku di gundukan tanah yang masih basah, ia begitu terpukul tidak pernah menduga, kalau batu yang Shena miliki sebagai pengganti jantung, yang lebih membuatnya sangat sedih fakta  kalau shena sedang mengandung anaknya.


“Maaf Shena, maaf kalau telah menyakiti hatimu, kamu tidak berterus terang padaku bagaimana aku mengetahuinya,” ujarnya berurai air mata.


Rasa kehilangan akan semakin  terasa  menyakitkan jika orang itu sudah pergi meninggalkan dunia ini, semakin terasa menyakitkan jika  membuat kesalahan tetapi belum sempat untuk  meminta maaf.


Saat ia terduduk dalam kesedihan Dos berdiri di belakangnya, melihat tuanya meratapi  kesedihan.


“Biarkan dia tenang Tuan, bukankah  Tuan bilang hidup akan tetap berlanjut?”


“Aku tau,  hanya hati ini terasa sangat sakit, aku tidak tahu kalau batu ini pengganti jantungnya”


”Dewa tertinggi bilang, dia sudah mengalami kerusakan jantung saat ia masih kecil karena kecelakaan, kecelakaan itu juga yang menewaskan ayah Shena, sejak kecil hidupnya sudah sangat menderita karena keluarganya pemilik  bagian batu kristal”


“Tapi kenapa aku tidak bisa melihat keberadaan batu kristal itu dalam tubuhnya selama ini Dos”


“Kamu hanya tidak menyadari saja Tuan, ingat saat kamu di istana langit saat aku membawa Shena kekuatanmu besar, kamu tidak melihatnya ada cahaya biru kecil keluar dari dadanya.


“Benarkah …?”


Boas  mengingat semuanya kekuatan sangat  dahsyat saat mereka berdua bersama, mulai dai Boas marah di istana Dewa lalu kekuatan besar itu juga terjadi saat mereka berdua hendak mau makan malam saat itu, Boas menghancurkan pasukan iblis hanya satu teriakan keras dari burung penjaga  batu kristal dan terakhir kekuatan yang paling besar saat ia menghancurkan istana  gerbang neraka dan  segala penghuninya.


“Tuan, apa kamu tidak menyadari  wajah ketiga wanita itu sangat mirip karena mereka  dari keturunan yang sama, apa kamu tidak ingat Putri Shanam  yang tinggal di planet Themis lalu Putri Isabel yang memiliki wajah yang sangat mirip dengan Shena, bahkan kita menganggap mereka berdua adalah kembar, baru-baru ini aku baru menyadari  kalau semua itu adalah suratan takdir.


Bersambung ….


KAKAK  JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA.


Bantu share ya Kakak.


Fb Pribadi: Betaria sona Nainggolan


FB Menulis; Nata


Ig. Sonat.ha


LIKE,  VOTE DAN KASIH  HADIAH


Baca juga  karyaku yang lain


-Aresya(TERBARU)


-The Cured King(TERBARU)


-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)


-Menikah dengan Brondong (Tamat)


-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)


Bintang kecil untuk Faila (tamat)


Bantu share ke media sosial ya kakak salam sehat