
“Sebenarnya belum, ada sesuatu yang belum aku selesaikan dengan baik, tetapi aku tidak bisa menyelesaikannya, aku butuh bantuan mu Dewa.”
Boas menatap Dewa tertinggi dengan tatapan putus asa, biar bagaimanapun saat Shena menghilang karena kata-kata yang menyakiti hatinya keluar dari mulut Boas.
“Tentang apa itu?” dewa bertanya padahal, ia sudah tahu apa yang, akan di minta Boas padanya.
“Tentang seseorang”
“Lupakan saja, fokuslah pada tujuan takdirmu, King,” ujar Dewa, ia tahu kalau seseorang yang dimaksud adalah Shena, wanita yang sudah mengorbankan hidupnya untuk Boas.
“Maksudku, tidak bisakah aku berpamitan padanya”
“Tidak, sekarang putuskan,apa kamu mau menyelesaikan dengan cepat atau kamu akan menunggu lama lagi? Takdir hidup beberapa orang, ada dalam tanganmu juga, jika kamu mengembalikan batu kristal pada pemiliknya orang-orang yang dapat hukuman karena perbuatanmu di masa lalu akan di lepaskan, apa kamu masih ingat siapa-siapa saja mereka, King?” tanya Dewa pada Boas yang terlihat jadi ragu untuk melepaskan batu itu, saat ia kehilangan Shena.
Saat ia memegang utuh batu kristal hatinya merasa berat untuk meninggalkan dunia, terlebih saat ia belum melihat Shena pemilik kepingan batu kristal terakhir. Penyesalan selalu datang belakangan, saat shena sudah meninggal ia baru menyadari kalau ia memang mencintai Shena, ucapan Boas saat pertemuan mereka yang terakhir pada wanita, menurutnya, itu semua, karena luapan kekecewaan, karena ia merasa Shena tidak jujur padanya selama ini.
“Baiklah, saya akan menyerahkan batu kristal tapi tolong pertemukan aku terakhir kali dengannya, aku hanya ingin meminta maaf”
“Baiklah, kalau itu yang kamu mau, ikutlah denganku”
Tidak lama kemudian, tubuh Boas dan Dewa tiba di pemakaman keluarga dan satu gundukan tanah yang masih basah.
“Kenapa ke sini?” kedua alis Boas berkedut bingung.
“Bukankah kamu bilang ingin meminta maaf pada wanita muda itu? Di sinilah tempatnya”
“Apa maksudnya ?mata Boas tiba-tiba berkaca-kaca, untuk pertama kalinya selama ribuan tahun, selama ribuan tahun ia tidak pernah menangis walau hidupnya terpuruk, tetapi kali ini, saat Dewa menunjuk gundukkan tanah yang masih merah, tiba-tiba ia menjadi lelaki yang sangat lemah, tubuhnya lunglai dan ia terduduk dengan kedua lutut menopang tubuh di samping kuburan Shena.
“Kenapa …?” ujarnya dengan suara parau dan lemah.
“Batu kristal yang ada dalam tubuhnya berfungsi menggantikan jantung gadis muda itu, jika seseorang kehilangan jantung, maka dia akan mati”
Mendengar hal itu Boas bagai di sambar petir di siang bolong, wajahnya memucat dengan tatapan nanar, terlihat sangat terkejut.
“Apa jantung? Kenapa dia tidak pernah bilang padaku”
“Aku tidak tahu King, satu yang pasti gadis muda itu memberikan jantungnya untukmu agar kamu bebas dari hukuman”
“Tidak, tidak itu salah, tolong kembalikan batu kristal itu padanya, aku mohon, kamu seorang Dewa tertinggi pemilik semua alam semesta, kamu pasti bisa melakukannya”
“King … jika aku melakukanya, kitab langit akan berantakan lagi, seperti yang kamu lakukan sudah beberapa kali, kamu pernah dengar, kan, diatas langit masih ada langit lagi, begitu juga dengan hukum Dewa di atasku masih ada penguasa tertinggi pemilik semua alam semesta ini, jika aku melakukan permintaanmu, Dewa akan mendapat konsekuensinya, semuanya sudah ada garis takdir”
“Aku tidak tahu kalau batu itu jantungnya, bagaimana aku melakukan dan menerima ini?”
“Mereka berdua mengorbankan hidupnya untukmu”
“Mereka berdua memberikan hidupnya untukmu”
“Berdua ….? sama siapa?”
“Calon anakmu, gadis muda itu saat itu sedang mengandung, tetapi karena kamu sangat membutuhkan batu kristal itu, ia memilih mengalah”
“Apa? Itu tidak mungkin, kenapa Shena merahasiakan semuanya dariku?” Boas mengepalkan tangannya dengan kuat sampai tubuhnya bergetar karena menahan luapan perasaanya.
“King, kamu sudah paham, kalau batu kristal itu sangat berharga apa kamu masih ragu, banyak orang yang bergantung padamu saat ini”
“Berikan aku waktu bersamanya”
“Aku menyakitinya, bukan aku sudah berjanji akan membantu keturunan dari sahabatku, tetapi ini bukan membantu tetapi menghancurkan.”
Boas terpaku di gundukan tanah yang masih basah, ia begitu terpukul tidak pernah menduga, kalau batu yang Shena miliki sebagai pengganti jantung, yang lebih membuatnya sangat sedih fakta kalau shena sedang mengandung anaknya.
“Maaf Shena, maaf kalau telah menyakiti hatimu, kamu tidak berterus terang padaku bagaimana aku mengetahuinya,” ujarnya berurai air mata.
Rasa kehilangan akan semakin terasa menyakitkan jika orang itu sudah pergi meninggalkan dunia ini, semakin terasa menyakitkan jika membuat kesalahan tetapi belum sempat untuk meminta maaf.
Saat ia terduduk dalam kesedihan Dos berdiri di belakangnya, melihat tuanya meratapi kesedihan.
“Biarkan dia tenang Tuan, bukankah Tuan bilang hidup akan tetap berlanjut?”
“Aku tau, hanya hati ini terasa sangat sakit, aku tidak tahu kalau batu ini pengganti jantungnya”
”Dewa tertinggi bilang, dia sudah mengalami kerusakan jantung saat ia masih kecil karena kecelakaan, kecelakaan itu juga yang menewaskan ayah Shena, sejak kecil hidupnya sudah sangat menderita karena keluarganya pemilik bagian batu kristal”
“Tapi kenapa aku tidak bisa melihat keberadaan batu kristal itu dalam tubuhnya selama ini Dos”
“Kamu hanya tidak menyadari saja Tuan, ingat saat kamu di istana langit saat aku membawa Shena kekuatanmu besar, kamu tidak melihatnya ada cahaya biru kecil keluar dari dadanya.
“Benarkah …?”
Boas mengingat semuanya kekuatan sangat dahsyat saat mereka berdua bersama, mulai dai Boas marah di istana Dewa lalu kekuatan besar itu juga terjadi saat mereka berdua hendak mau makan malam saat itu, Boas menghancurkan pasukan iblis hanya satu teriakan keras dari burung penjaga batu kristal dan terakhir kekuatan yang paling besar saat ia menghancurkan istana gerbang neraka dan segala penghuninya.
“Tuan, apa kamu tidak menyadari wajah ketiga wanita itu sangat mirip karena mereka dari keturunan yang sama, apa kamu tidak ingat Putri Shanam yang tinggal di planet Themis lalu Putri Isabel yang memiliki wajah yang sangat mirip dengan Shena, bahkan kita menganggap mereka berdua adalah kembar, baru-baru ini aku baru menyadari kalau semua itu adalah suratan takdir.
Bersambung ….
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA.
Bantu share ya Kakak.
Fb Pribadi: Betaria sona Nainggolan
FB Menulis; Nata
Ig. Sonat.ha
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH
Baca juga karyaku yang lain
-Aresya(TERBARU)
-The Cured King(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (Tamat)
-Menjadi tawanan bos Mafia (ongoing)
Bintang kecil untuk Faila (tamat)
Bantu share ke media sosial ya kakak salam sehat