
Teriakan dari lelaki, dan ia ingin ingin berlari ke kolam pengawet mayat.
Boas mengorbankan tangannya ikut terbakar demi menahan agar api itu tidak padam, lalu ia mengambil botol minum dari pinggangnya, tidak lama kemudian awan hitam keluar dari tubuh yang hampir hangus itu, Boas mengarahkan botolnya dan memasukan mahluk jahat itu ke dalam botol, si iblis akhirnya berhasil dikunci dalam botol.
“Dos, botol ini tidak akan kuat menahan mahluk jahat ini, masukkan ia kolam pengawet’
Sebelum botol minum yang terbuat dari plastik itu hancur, karena hawa panas dari iblis yang di dalamnya.
Dos melemparnya ke kolam bewarna hijau itu, cairan berwarna hijau itu akan membekukan mahluk dalam botol.
Cairan hijau akhinya membekukan mahluk dalam botol. Krarena cairan yang mengawetkan kedua mayat itu sangat dingin, maka itu gumpalan awan gelap dalam botol itu pun, akan, beku.
“Tuan, naiklah ke punggung, kita harus menyelamatkan Putri Shanam sebelum ia kehabisan banyak cairan merah itu, ternyata ia sama sepertimu Tuan, cairan kalian berwarna merah, kalau dia sembuh kita bisa mendapatkan batu kristal itu”
“Aku juga terluka Dos, apa kamu tidak memperdulikanku?” tanya Boas, seperti orang yang sedang cemburu, ia seperti anak kecil, ia juga ingin diperhatikan.
“Iya Tuan juga terluka, kita bawa wanita ini, ke tempat yang biasa dia tempati”
“Dos, kamu juga terluka,apa kamu kuat membawa kami, kalau perlu wanita ini kita tinggalkan di sini, bagiku kamu jauh lebih penting dari wanita ini"
“Tidak apa-apa Tuan, ini hanya luka kecil, wanita itu harus tetap hidup, agar dia bisa membawa kita ke batu kristal itu”
“Baiklah Dos, aku berharap kamu kuat”
Boas menggendong tubuh Shanam ke punggung binatang peliharaanya dan membawa mereka terbang menuju pesawat luar angkasa yang jadi tempat tinggal Shanam selama ini.
“Tuan, maafkan aku bila aku terbang agak lambat badanku terasa lemas”
“Dos, jangan memaksa, turunkan kami di sana saja aku akan membawanya berjalan”
“Butuh berjam-jam Tuan menempuh dengan jalan, saya akan memaksakan nya agar kita bisa mengobati luka Tuan dan Luka Putri Shanam”
“Baiklah Dos”
Pakaian milik Boas dipenuhi cairan merah dari tubuh Shanam, wanita yang ia lumpuhkan dengan pedangnya, luka tusukan pedangnya sepertinya sangat dalam, wanita itu sampai pingsan.
“Tuan, lakukan sesuatu untuk menghentikannya, sebelum wanita itu kehabisan cairan merah dari tubuhnya,” ucap Dos,ia prihatin melihat Shanam yang terluka parah, tetapi tuannya seolah-olah tidak perduli dengan wanita yang dipangku.
“Biarkan saja Dos wanita ini, kalau ia bisa bertahan berarti dia masih hidup, tetapi kalau ia tidak bertahan, biarkan dia mati”
“Apa Tuan terlalu kecewa karena ia menikahi si iblis itu”
“Maksudnya?”
“Apa Tuan cemburu dan marah”
“Hei … tidak ada yang seperti itu,” ujar Boas makin jengkel.
“Mata tidak bisa berbohong Tuan, walau mulut bilang tidak, tetapi mata mengatakan ke jujuran”
“Tidak ada yang seperti itu, Dos!”
“Saya sudah mengenal Tuan beratus-ratus tahun bahkan ribuan tahun Tuan”
“Tidak Dos, tidak ada itu”
“Baiklah Tuan kalau kamu tidak mau mengakuinya, kita sudah sampai”
Akhirnya mereka tiba di pesawat luar angkasa yang dijadikan Shanam sebagai rumah persembunyian yang moderen.
*
Boas memeriksa semua isi dalam pesawat, mata mereka berdua di buat sangat takjub, semua yang ada di bumi, ia juga memilikinya, bahkan dalam satu ruangan seperti ruang pribadinya, di lengkapi semua kemewahan sebuah ranjang besar, sofa tempat berendam bahkan pakaian.
“Kamu benar, aku tidak tahu orang yang sepert apa dia, entah rahasia apa yang sembunyikan dari kita”
Boas akhirnya mengobati luka Putri Shanam, tetapi ia tidak mau wanita itu mangamuk dan menyerangnya lagi, terpaksa ia mengikat tangan dan kakinya di sisi ranjang.
“Tuan apa itu gaya adegan ranjang gaya baru?”
“Dos, jangan lancang, kamu pikir aku mau meniduri wanita ini, saat ia terluka?” Matanya melotot menatap Dos, itu tatapan dari perasaan jengkel yang ia rasakan.
“Maaf Tuan, silahkan, jangan karena mengobati luka Putri Shanam , Tuan jadi melupakan luka tubuh sendiri,” ujr Dos ia membuat kuping Tuanya panas mendengar ucapan yang sakan-akan meledeknya.
“Tuan, jagalah Putri Shanam dengan baik, saya aka mengawasi dan mencari keberadaan batu kristal dan saya juga ingin mengawasi mahluk itu barang kali ia lepas dan mencari pengantinya, sebelum itu terjadi lakukan sesuatu agar ritual mereka gagal”
“Apa maksudmu?”
“Tidur putri Shanam, buat ia jadi pengantin yang tidak suci lagi agar tubuh mahluk itu melemah”
“Tapi …?”
“Lakukanlah Tuan, bukankah Tuan bilang akan melakukan apapun demi batu kristal?”
“Meniduri wanita yang tidak aku cintai bukanlah prinsip ku”
“Ini bukan lagi tentang prinsip Tuan, tetapi pilihan, kalau Tuan batu kristal itu aman dan bisa kita bawa pulang, maka lakukanlah apa yang aku katakan”
“Tuan, tidak perlu menggunakannya dengan milikmu, jika kamu tidak ingin, gunakan kedua jarimu untuk merobekkan mahkkota itu, jika ia memang masih suci, saya yakin cairan merah itu akan keluar dari sana dan itulah yang diinginkan iblis itu, gagalkan ritual itu karena di gerbang neraka sedang melakukan ritual kegelapan, ingin mengirim kekuatan besar untuk dan Ratu Iblis sudah menantikan itu”
“Baiklah, kamu keluar dan berjagalah di luar”
**
Boas menghela nafas panjang sebelum melakukannya.
“Aku yakin milikku sudah tidak mau lagi bangun karena sudah sangat lama aku tidak memakainya,” ujar Boas ia membuka pakaian Putri Shanam, berharp dengan melihat hal yang indah-inda tongkat miliknya akan berdiri dan bangun, tetapi seperti yang ia pikirkan tongkat yang dulunya sang perkasa itu tidak mau bangun lagi kali ini, sepertinya ia sudah mati suri, karena tidak pernah di pergunakan selain membuang ampas miliknya.
‘Aduh apa yang harus aku lakukan ia tidak mau bangun’ Boas membatin kesal.
Sudah hampir sepuluh menit ia membujuk tongkat miliknya untuk bangun tetapi tidak berhasil, dengan wajah kecewa ia mendekati kaki Shanam.
"Maaf dua tidak bisa bangun, aku kesusahan membangunnya, karena sudah lama tidak melakukan hal seperti itu, aku tidak tahu membangunnya," ucap Boas malu.
Bersambung ...
Tolong dukung terus karyaku iya kakak kasih bintang dan masukkan ke rak buku agar, karyaku ini bisa masuk Rank. Terimakasih
Terimakasi untuk tips ya
Baca juga karyaku yang lain
-Aresya(TERBARU)
-Turun Ranjang( on going)
-The Cured King(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (Tamat)
-Menjadi tawanan bos Mafia (ongoing)
Bintang kecil untuk Faila (tamat)