
Pertarungan Para Dewa dan Raja Iblis membawa dampak buruk pada umat manusia, badai mengguncang, terdengar tangisan pilu dan sedih di setiap lorong jalan.
“Apa yang terjadi, Dewa tolong kami …!”
Panggilan riuh terdengar dari dunia manusia, keputusaan dan tatapan sedih.
Tidak ada tanda-tanda perang akan berhenti tidak tahu siapa yang kalah dan siapa yang menang.
Karena hal itulah Boas datang ke istana para Dewa, meminta Dewa air untuk menurunkan hujan, tetapi Dewa air sibuk bertarung dengan pasukan iblis yang di lenyapkan begitu saja seterusnya.
Boas datang bersama Dos mendekati Dewa api.
“Dewa api tolong turunkan hujan ke dunia manusia, api membakar hutan dan rumah-rumah warga di kotaku,” ujar Boas, dengan harapan permintaanya di dengar.
“Apa kamu tidak melihat aku sedang sibuk anak manusia, kalau para iblis ini tidak di usir dan di lenyapkan, saya khawatir mereka akan masuk istana”
“Aku akan membantu, untuk melenyapkan mereka. Tapi tolong turunkan hujan di bumi”
“Baik, begini saja jika kamu bisa mengusir pasukan iblis ini maka saya akan turun ke bumi dan membantu mereka”
“Baik”
Boas sepakat, ia berniat menggunakan kekuatan tapak Dewa untuk mengusir para mahluk busuk itu dari dunia ini, kekuatan tapak dewa Boas yang ia pelajari saat ia berada di kerajaan Isabel.
Sebuah kitab suci yang menyimpan banyak rahasia dan kekuatan yang mampu menghancurkan manusia dan Dewa.
Sebuah kitab yang di simpan di sebuah kuil.
Setelah terjadi kesepakatan kalau Boas akan membantu Para Dewa melawan Raja Iblis dan pasukannya, walau resikonya akan berat untuknya.
Kini ia mengambil posisi duduk dan membaca beberapa mantra.
“Tuan apa kamu serius akan menggunakan kekuatan Tapak Dewa tuan?”
“Iya Dos, diamlah biarkan aku konsentrasi,” ujarnya, mulutnya sudah mulai komat-kamit.
“Ta-tapi tuan, bukankah jurus itu belum semuanya Tuan pelajari nanti bahaya pada Tuan”
“Akan lebih bahaya jika aku tidak bertindak sesuatu Dos, dunia akan hancur dan orang -orang yan tidak bersalah akan lenyap”
“Apa karena wanita itu, maksudku apa karena Shena?”
Mata Boas terbuka dengan refleks menatap Dos dengan tajam.
“Iya itu juga yang jadi alasanku Dos,’ ucap Boas dengan jujur
“Baiklah tuan pikirkan sekali lagi apa yang akan kamu perbuat”
“Percaya padaku dos, aku mampu melakukannya”
Boas mengatupkan kedua tangannya di dada dan duduk bersila lalu ia menutup mata dam mengulangi membaca Mantra. Perlahan-lahan angin kencang mulai datang bertiup semakin lama semakin kencang beberapa menit kemudian angin kencang itu menerbangkan semua pasukan iblis, dan sebelumnya Boas sudah meminta Dos membentangkan benang merah suci.
Maka saat tubuh pasukan iblis itu terbang tertiup angin dan terkena benang suci yang di pasang Dos, mereka semua lenyap dengan lengkingan yang panjang memenuhi pendengaran, suara itu sebuah pertanda memanggil pasukan yang lebih besar lagi.
Para Dewa mundur dan masuk ke dalam istana langit dan dari sanalah mereka melihat bagaimana Boas masih berjuang menghilangkan Mereka semua
“Habisi anak manusia itu, sebelum ia bertindak lebih jauh lagi”
Tetapi Boas tidak menghiraukannya saat iblis mendekatinya, dengan serius membaca mantra-mantra yang membuat angin itu semakin berputar dan menggulung pasukan iblis dan menghempaskan nya ke benang merah seketika terbakar dan lenyap.
“Jangan ikut campur anak manusia! kembalilah ke duniamu, ini antara Dewa dan Neraka”
Boas tidak tergubris, ia terus saja duduk bersila dan masih setia membaca mantranya, Raja neraka yang melihat hal itu ikut marah lalu ia menarik pedang sakti miliknya, siapa saja yang terkena racun cari pedangnya akan lenyap saat itu juga .
Tidak terkecuali bagi Boas, jika ia terkena pedang itu maka ia akan hilang saat itu juga.
“Aku tidak tahu apa yang kau pikirkan King, tetapi takdirmu belum sampai di sini, tugasmu belum selesai,” ujar Dewa tertinggi.
Ternyata Boas punya keinginan untuk melenyapkan takdirnya dengan menginginkan sentuhan pedang iblis. Namun semua itu di ketahui Dewa tertinggi.
Ia menghalanginya dengan tembok yang sangat kokoh.
Tetapi setelah melihat itu Iblis semakin marah karena Dewa, melindunginya.
“Aku bersumpah akan menghancurkan semua umat manusia mulai saat ini!” teriak si iblis dengan kemarahan.
Ia terbang meninggalkan istana langit dan turun ke dunia.
Api yang hampir padam tadi kembali berkobar membakar semua rumah, kali ini bukan hanya api yang menjadi ancaman, angin ****** beliung yang menerbangkan semua apa yang ada di dunia.
Ada mobil, motor, atap rumah yang tergulung ****** beliung, apa yang dilakukan boas di istana langi di lakukan raja iblis di dunia sebagai wujud balasan pada Boas.
Dirumah Boas sudah habis terbakar, tetapi beruntung semua pegawai dan pekerja baik Shena, bersembunyi di ruang bawah tanah, Efran membawa mereka semua ke ruangan bawah tanah atas perintah Boas.
Boas sudah pernah merasakan bagaimana rasanya mengalami perang dunia, ia sempat berpikir akan menutup ruangan bawah tanahnya karena rumahnya terlalu luas . Namun , kali ini semua itu sangat bermanfaat, Kadas iblis yang mencari shena tidak menemukan jejak Shena.
Jika dulu Kadas hancur karena Sura, maka kali ini Sura lenyap selamanya, karena kadas, ia mengatakan pada raja iblis.
“Raja, Sura sudah bermain-main dengan banyak pria-pria dari dunia, bahkan ia juga merayu Dewa untuk tidur dengannya”
“Apa kamu yakin akan hal itu?”
“Iya saya yakin dengan kata-kataku,” ujar Kadas, mulutnya penuh racun sama halnya saat menghancurkan hidup Boas saat masih raja.
Maka kali ini, mulut beracun itu juga ia gunakan untuk membalas iblis yang sudah memanfaatkannya dan menyiksanya, bahkan mengambil jantungnya karena dianggap gagal melaksanakan tugas.
Kini iblis betina itu sudah lenyap, maka Kadas yang akan mencari batu kristal sendiri tanpa perintah dari seorang iblis betina.
Lalu apakah Kadas mampu mendapatkan batu kristal saat Boas yang memegangnya atau justru dia yang malah mendapat pembalasan dari Boas, orang yang ia hancurkan hidupnya di masa lalu
Bersambung ….
KAKAK JANGAN LUPA KASIH KOMENTAR DAN PENDAPAT KALIAN DI SETIAP BAB DAN JANGAN LUPA JUGA.
Bantu share ya Kakak.
Fb Pribadi: Betaria sona Nainggolan
FB Menulis; Nata
Ig. Sonat.ha
LIKE, VOTE DAN KASIH HADIAH
Baca juga karyaku yang lain
-Aresya(TERBARU)
-The Cured King(TERBARU)
-Cinta untuk Sang Pelakor (Tamat)
-Menikah dengan Brondong (Tamat)
-Menjadi tawanan bos Mafia (ongoing)
Bintang kecil untuk Faila (tamat)