
Kini, pikiran Boas jadi terbagi antara batu kristal dan kunci portal yang menghubungkan antara dunia yang tinggali Boas dan planet yang ditinggali Putri Shanam.
Bukankah wanita ini sangat beruntung, karena bisa menginjakkan kakinya di dua dunia Yang berbeda? Hah, Boas merasa iri sekaligus khawatir dengan kenyataan itu.
Fakta kalau wanita itu juga membohongi dengan begitu banyak, hingga ia merasa harus tetap waspada.
‘Aku sudah merasa penderitaan yang sangat berat untuk bertahan di sini, tidak aku biarkan diriku gagal lagi’ ujar Boas dalam benaknya, ia punya rencana besar.
Kini matanya menyisir setiap pojok dalam pesawat ruang angkasa itu, ia menolak kesepakatan yang diberikan Shanam padanya, tetapi, saat ia menatap dari jendela pesawat, ia melihat pohon besar dengan seluruh daun dan dahannya bercahaya, karena hampir ribuan kunang-kunang menghinggapinya tiap malam, membuatnya bercahaya.
Dalam tengah pencariannya, tiba tiba lampu dalam otaknya menyala, ia baru ingat kalau Shanam punya satu tato di bagian tersembunyi di tubuhnya, ia mengetahuinya saat ia menggagalkan ritual malam, ia melihat ada tato pohon itu, di bawah pusar.
“Pohon Dewa! pintu portal kedua, aku menemukan-ya” Wajah Boas bersemangat.
Ia keluar menemui dos yang saat itu kebetulan baru tiba, ia juga datang membawa kabar buruk, puluhan tentara penjaga planet itu menuju ke arah mereka menaiki hewan tungga , ia tahu pasti Shanam yang memanggil mereka menggunakan ala komunikasi gelang yang dipakai Shanam.
“Dos, aku menemukan pintu portal”
“Tuan, ada puluhan tentara penjaga ke sini, kita harus pergi dari sini” kalau sampai tentara penjaga yang datang, saya yakin, mereka akan membegal kepala kita nantinya, lalu merebus tubuh kita, itu tidak bagus, kita harus pulang dulu, nanti kita akan lagi, jika suasana sudah tenang”
“Aku punya rencana, kita hancurkan pintu portal yang di sini dulu agar dia tidak bisa datang dan pergi ke dunia”
“Dia, benar-benar marah Tuan, Karena Tuan menolak menidurinya setelah merusak nya”
“Dos,aku tidak mau menyentuh wanita pembohong, aku takut di tumbalkan pada iblis juga, harus tetap waspada”
Dos, menghancurkan pintu portal yang sering digunakan Shanam keluar masuk ke dunia, memastikan tidak ada portal-portal lain yang akan ian digunakan nantinya.
“Dos bawa aku kembali ke goa pengawetan mayat ibunya, Shanam”
Tuan, apa yang ingin kamu lakukan?”
“Kita akan membawa mayat ibunya ke dunia dan kita kuburkan di dunia, lalu hancurkan goa itu”
“A-apa?”
Walau dos kaget dengan apa yang ingin dilakukan tuanya, tetapi tidak ada waktu untuk berdebat, ia menurut, saat tiba dalam goa, boas membungkus mayat wanita itu dengan kain yang ia bawa dari tempat Shanam. Lalu membawanya ke punggung dos, tetapi sebelum terbang ia meruntuhkan pintu masuk goa , mengunci iblis yang ada dalam botol itu di sana. Tetapi Shonom tunangan Shanam juga jadi terkubur di sana.
“Tuan, apa yang harus kita lakukan?” tanya dos dengan kepanikan melanda pikirannya.
“Bawa ke pohon keramat itu”
“Tapi Tuan, itu pohon terlarang”
“Tidak, jangan membantah Dos, tidak ada waktu berdebat saat ini”
Dos menurut apa kata tuannya, ia mendarat di pohon besar di tengah hamparan rumput. Pohon yang di percaya masyarakat itu sebagai pohon Dewa atau pohon keramat.
“Tuan, apa yang kita akan lakukan di sini?”
Lalu dos melompat ke dalam pintu portal, ia sengaja merusak pintu portal, agar tidak ada lagi akses keluar masuk antara penghuni planet dan dunia. Hingga tubuh mereka bertiga berada dalam satu ruangan, sebuah rumah besar berhalaman luas.
“Tuan, kita di mana? Apa ini sudah di dunia?”
“Kekuatanku sudah pulih, itu artinya kita keluar dari planet itu”
“Tuan bagaimana dengan batu kristal, kenapa malah membawa mayat wanita ini kesini?”
Saat Boas melihat ruangan yang mereka hinggapi, itu adalah rumah milik Shanam, terlihat dari foto dan lukisan yang tergantung di dinding.
“Kita akan memakamkan wanita di sini, ini rumah milik wanita itu, ia sangat pintar, planet nya dengan dunia ini, hanya butuh beberapa menit, ia bisa keluar masuk tidak ada yang curiga karena ia langsung tiba dalam ruangan ini”
“Tapi, kenapa ruangan besar ini begitu luas dan kosong?”
“Agar ia bisa membawa barang besar ke planet nya”
“Tapi bagaimana dengan batu itu, Tuan, kenapa malah merusak semua pintu portal itu, bagaimana kita akan mencarinya lagi ke sana?”
“Tenanglah Dos, aku sudah mendapatkannya”
“Ha … ! dimana Tuan?”
Baru kali ini wajah sangar singa itu terlihat senang, beberapa menit kemudian ia berubah jadi kucing
“Oh. Saya mendapat hukuman gila ini lagi, saya lebih memilih hidup di planet itu jadi seekor singa kuat, daripada di dunia ini, hanya berubah jadi seekor kucing menyedihkan” ujar Dos mengeong dan tampak begitu kesal, ia mengeong dan tidur dan mendudukkan tubuhnya dengan tatapan mata jengkel,
“Sabar Dos, semua ada saatnya”
Boas membuka mayat wanita yang ia bawa lalu menarik kalung yang ia pakai, sebuah batu kristal berwarna biru cerah.
Tidak ada rasa senang yang pernah ia rasakan seperti saat ini, matanya berbinar karena kerja kerasnya akhirnya terbayarkan.
Tidak ingin si ratu iblis mengetahui keberadaan batu itu, dengan cepat, ia memasukkan nya ke dalam tubuhnya lagi”
“Oh. Dewa syukurlah, kerja keras kita tidak sia-sia Tuan, itukah alasan Tuan membawa mayat wanita ini?” Dos mengeong, bicara lewat bahasa kucing.
“Iya, jika kita hanya mengambil batu itu di sana, maka kita akan terkubur dalam gua itu, Putri Shanam itu wanita yang sangat pintar Dos. Ia sudah mempersiapkan semuanya”
“Rumah ini juga akan kita bakar, aku takut ia punya pintu portal yang lain di rumah ini.
Setelah mengamankan potongan batu kristal, dalam tubuhnya, Boas keluar dari rumah besar itu, ia melihat ada tiga orang penjaga rumah sedang terbangun, untungnya saat mereka tida dunia hari sedang malam, menguburkan keturunan sahabatnya di tempat yang layak. Lalu ia memindahkan ketiga orang penjaga rumah itu keluar dengan keadaan tertidur, lalu mengunakan kekuatan miliknya rumah itu hangus terbakar.
Boas, akhirnya bisa menggunakan kekuatannya lagi, bahkan saat batu kristal itu ia masukkan ke dalam tubuhnya, ia merasa sangat gembira. Akhirnya baru kristal kedua ia temukan dan ia simpan dalam tubuhnya.
Bersambung …
Bantu kasih bintang kakak dan kasih kritik.