Mantan Suami

Mantan Suami
# 73


''Maksud Mama, Maya sudah ______''


''Iya, Arka sudah membawa nya pergi bersama Bodyguard ku.'' Jawab Mama Dania, membuat Yolla mengangguk pelan.


''Makasih Ma, sudah membebaskan Maya,'' Menggenggam tangan Mama Dania begitu erat dan tulus.


''Ma, apa Yolla boleh tau, kenapa Mama selalu bersikap protektif sekaligus posesif dengan ku, bahkan lebih dari kedua nya.''


''.... ''


''Apa Mama tau arti dari kedua nya, ?''


''..... ''


''Karena Protektif Berarti Melindungi, Posesif Berkaitan dengan Rasa Kepemilikan. Dua hal itu sangat bagus jika tidak berlebihan.''


''Dan aku juga tau, di balik itu semua pasti ada alasan nya, dan itu yang ingin Yolla tau dari Mama.?'' Mohon Yolla.


''Mama takut kehilangan kamu,''


''Takut kenapa,? Yolla akan selalu menjadi menantu Mama kalau Mama tidak bersikap demikian rupa dengan ku.'' Ucap Yolla selembut mungkin, karena dia tau kondisi Mama Dania belum sehat betul.


''Karena Mama sudah kehilangan anak perempuan Mama, karena kelembutan nya, kebaikan nya dan di manfaatkan oleh orang lain.'' Ucap Mama Dania mulai naik volume suara nya.


''Anak perempuan, '' Ulang Yolla lagi. ''Bukan nya anak Mama hanya Arkana Charles saja.''


''Arka anak ku yang ke dua, sedangkan yang pertama seorang perempuan yaitu Clara Charles. Yang sudah meninggal dunia akibat bunuh diri.'' Cerita Mama Dania mulai menangis.


''Iya, anak Mama yang sudah meninggal dunia akibat bunuh diri di khianati oleh tunangan nya sendiri.'' Lanjut nya dengan mengepalkan kedua tangan nya tanpa sadar.


Sedangkan tangan Yolla berusaha mengusap punggung tangan Mama Dania untuk memberi ketenangan.


''Apa ini yang di maksud oleh Bodyguard yang bernama Liam waktu itu.? Trauma pengkhianatan, yang di lakukan terhadap Maya. '' Pikir Yolla mulai tahu alur nya.


''Apa itu juga, yang membuat Mama mendidik aku banyak aturan selama menjadi menantu Mama kala itu.?''


''Maaf, tolong maafin Mama Yolla. Mama susah berobat rutin ke Dokter dua minggu sekali.'' Ungkap Mama Yolla dengan ke jujuran.


''Yah, aku sudah memaafkan Mama.'' Tersenyum hangat. ''Lebih baik Mama istirahat dulu, jangan berpikiran yang berat-berat karena bisa menganggu kesehatan Mama.'' Lanjut Yolla.


''Dari mana, ?'' Tanya Liam, yang baru keluar dari kamar.


''Dari luar, '' Jawab Maya, menjatuhkan pantat nya di sofa.


''Dimana Tiara, ?''


''Di dalam kamar, baru tidur.''


''Apa Arka memiliki hubungan lagi dengan mantan istri nya, Yolla.?''


''kemungkinan iya, aku melihat tuan Arka beberapa kali bersama Yolla.''


''Berarti belum pasti, ?''


''Aku kurang paham soal itu, namun, ada yang aneh di antara mereka.''


''Aneh, aneh kenapa. ?''


''Sepuluh hari yang lalu, mereka berdua tinggal satu kamar Hotel XXX tanpa sepengetahuan dari Nyonya Dania.''


''Terus, '''


''Setelah itu, Arka tak sengaja ke keceplosan memanggil Yolla dengan sebutan sayang. '' Cerita Liam saat berada di UGD waktu itu.


''Jangan bilang kamu mulai tertarik dengan Tuan Arka.'' Selidik Liam.


''Kalau iya, memang kenapa. ? Toh hidup ku seperti ini gara-gara dia bersama keluarga nya.''


''.... ''


''Tidak ada salah nya kan, dia yang harus bertanggung jawab dengan ku. Dengan cara menikahi ku.'' Ungkap Maya santai tanpa memikirkan perasaan orang lain.


''Apa kamu lupa, ? Dia rela menduda selama ini hanya menunggu mantan istri nya kembali. Bahkan Nyonya Dania berulang kali menjodohkan nya dengan anak rekan bisnis nya. Yang berujung kegagalan terus-menerus.'' Jelas Liam.


''Siapa tau nanti dia mau menikah dengan ku.?''


''Jangan nekat kamu May, apa kamu lupa siapa Nyonya Dania itu.?''