
KOTA J XXX
MASA LALU
Basement Apartemen.
Seorang wanita cantik dan modis keluar dari mobil mewah ya, berjalan anggun dan sopan akan memasuki sebuah Apartemen tempat putri nya tinggal.
Hampir lima bulan Nyonya Dania tak melihat putri angkat nya itu yang bernama Clara Charles. Meskipun hanya putri angkat Nyonya Dania, Nyonya Dania begitu sangat menyayangi dengan sepenuh hati.
Berkat putri angkat nya itu, Nyonya Dania di beri kesempatan untuk memiliki anak yang lahir dari rahim nya sendiri yaitu Arkana Charles.
Hubungan nya bersama sang Putri, belakangan ini merenggang. Yang di sebab kan, ada nya Clara sang putri memaksa berhubungan dengan laki-kaki yang di tentang oleh keluarga nya sendiri. Laki-laki yang terkenal dengan suka bermain wanita.
Karena cinta nya Clara yang sangat besar dengan laki-laki itu, mau tak mau keluarga merestui hubungan mereka, dan terjadilah mereka berdua resmi pertunangan sebelum jenjang pernikahan.
Nyonya Dania melangkah kan kaki nya menuju Apartemen putri nya. Di tengah jalan Nyonya Dania melihat mobil bergoyang yang tak jauh dia berjalan.
Dan kebetulan sekali, salah satu pintu mobil bergoyang itu, terbuka lebar dan memperlihatkan ujung kaki meraka yang sedang madu kasih.
Nyonya Dania mundur satu langkah, dia terkejut bukan main. Hampir tiga puluh menit Nyonya Dania bersembunyi di antara mobil-mobil di Basement Apartemen tersebut.
Mereka berdua sudah selesai dengan kegiatan nya, mereka mulai membenahi pakaian nya masing-masing. Yang terlihat sangat kusut bercampur basah karena keringat, yang sehabis mencari kenikmatan tanpa memikirkan perasaan seseorang di dalam sana.
Nyonya Dania hanya terdiam, sambil menatap gerak-gerik mereka berdua. Yang mulai meninggalkan mobil nya dan mulai naik ke gedung Apertenen itu. Dan untuk Nyonya Dania, dia juga mengikuti mereka berdua dari arah belakang.
Tok
Tok
Mereka berdua telah sampai ke tempat Apartemen milik Clara. Di ketuk berulang kali serta di hubungi juga. Meraka berdua tetap tak membuahkan hasil, hingga datang seseorang pegawai Apartemen untuk membuka pintu Apartemen tersebut.
Nyonya Dania tak kalah panik nya, dia ingin ikut masuk ke dalam sana. Namun ke inginan nya itu bisa dia tahan, untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. ?
Tak selang lama, ada teriakan di dalam Apartemen itu, membuat Nyonya Dania berlari masuk ke dalam untuk memastikan sesuatu.
DAMN
Putri nya sudah bersimbah Darah keluar dari kamar mandi. Di bopong oleh dua pria pegawai Apartemen tersebut.
Mama Dania hesteris menangis, memeluk putri yang sudah tak sadarkan diri.
''Panggil Ambulans, cepat panggil Ambulans. '' Teriak Mama Dania dengan menangis hesteris.
Setelah Ambulans datang dan putri nya sudah di masukan ke dalam Ambulans. Tiba-tiba Nyonya Dania terjatuh dan tak sadarkan diri.
''Mama, bangun Ma. '' Panggil calon menantu nya itu.
''Masukan Mama ku ke dalam Ambulans juga, bawa ke rumah sakit.'' Mohon Lelaki itu dan juga ikut masuk ke dalam Ambulans tersebut.
RUMAH SAKIT.
Pasien Clara langsung di larikan ke ruang ICU, karena kondisi nya sangat kritis. Sedangakan Mama Dania di tangani oleh Dokter di ruang UGD.
SKIP
Eeenghh, Nyonya Dania perlahan membuka kedua mata nya. Dengan satu tangan nya memegang pelipis nya yang masih terasa nyeri.
''Syukurlah, Nyonya sudah sadar. ?'' Ucap suster di ruang UGD.
''Aku ada di mana, ?'' lirih nya menahan nyeri.
''Istirahat dulu Nyonya, sekarang Nyonya ada di Rumah Sakit karena tak sadarkan diri.'' Beritahu suster tersebut.
''Sabar Nyonya, sabar, Nyonya jangan pergi dulu tubuh Nyonya masih lemas. '' Cegah suster pada Mama Dania yang hendak pergi dengan mencabut selang infus pada salah satu di tangan nya. Membuat bekas infus tersebut mengeluarkan banyak darah dari dalam.
''Mama, '' Panggil calon menantu nya di ambang pintu.
Nyonya Dania terdiam seketika. mendengar suara laki-laki yang sangat dia benci dan sangat menjijikan sedang memanggil nya.
Hati Nyonya Dania sakit, sangat sakit saat melihat dengan kepala nya sendiri. Apa yang terjadi dengan putri tercinta nya itu.?
''Di mana putri ku, ?'' Sinis Mama Dania.
''Di ruang ICU, kondisi nya sangat kritis.'' jawab calon menantu nya itu.
DEG
''Sus, tolong antarkan aku ke sana, aku mau melihat ke adaan putri ku.'' Pinta Nyonya Dania.
''Baik Nyonya.'' Jawab suster, membawakan kursi roda mendekat ke arah Nyonya Dania.
Setelah itu Nyonya Dania di antar ke ruang ICU yang berada di lantai tiga. Sepanjang perjalanan Nyonya Dania sibuk menghubungi Putra semata wayang nya serta sang suami tercinta.
Dari kejauhan Nyonya Dania sudah melihat sosok perempuan yang berdiri di dekat pintu ICU. Perempuan yang sama, yang sama di Basement Apartemen beberapa waktu yang lalu.
''Perempuan murahan, kau tega mengkhianati sahabat mu sendiri.'' Batin Nyonya Dania dengan sorot kebencian.
''Tante, '' Sapa perempuan itu mendekat ke arah Nyonya Dania ingin mencium pungung tangan nya.
''Jangan sentuh aku, haram bagiku di sentuh dengan tangan kotor mu itu.'' Ucap Nyonya Dania, yang memperlihatkan rasa jijik terhadap perempuan di depan nya itu.
Perempuan itu menatap laki-laki yang tak jauh dari Nyonya Dania berada. Kedua nya saling pandang beberapa waktu.
Ceklek
Pintu ICU terbuka dari dalam, dan keluar lah Laki-laki berjas putih.
''Keluarga Clara Charles. '' Panggil Dokter tersebut.
''Saya Mama nya Dok. '' Jawab cepat Nyonya Dania. berlalu berdiri dan mendekat ke arah Dokter itu berada.
''Huuuf maaf, maaf Nyonya, pasien yang bernama Clara Charles menghembuskan nafas tterakhir nya ima menit yang lalu. '' Ucap sang Dokter dengan merasa bersalah, yang tak mampu menolong pasien nya sendiri.
Duar,,,,dunia Mama Dania runtuh seketika, langsung menangis sejadi-jadi nya. ''Ini, ini tidak mungkin kan, tidak mungkin. Dokter sedang bercanda, iya kan, iya kan Dokter. '' Mencengkram jas Dokter tersebut,
''Maaf Nyonya , memang itu kenyataan nya. '' Lanjut Dokter tersebut. Membuat Nyonya Dania luruh di atas lantai. Mengingat kebersamaan dengan putri nya kini berputar di kepala nya seperti kaset di putar.
''Ma, '' Lirih calon menantu itu. ''Maafin aku Ma. ''
Nyonya Dania mendonggak kepala nya ke atas. Perlahan mulai berdiri, menjajarkan tubuh nya dengan calon menantu nya itu.
Plak
Plak, Nyonya Dania menampar calon menantu nya dengan sekuat tenaga nya.
''Tunggu balaskan dari ku, aku yang akan menghancurkan hidup mu serta keluarga mu, camkan itu. '' Ancam Nyonya Dania.
''Aku benar-benar tidak tau, kenapa Clara bisa nekat bunuh diri, Ma. '' Bela nya.
''Aku memang belum memiliki bukti untuk sekarang ini, tapi tidak untuk nanti, anak buah ku yang akan menyelidiki penyebab kematian putri ku. Berdoa saja, kematian putri ku tidak ada sangkut paut nya perselingkuhan kalian. Kalau sampai ada, sampai ujung dunia kalian tak akan pernah aku lepaskan. Nyawa harus di balas dengan nyawa. '' Bisik nya, berlalu masuk ke ruang ICU.
SELESAI MASA LALU.