Mantan Suami

Mantan Suami
# 64


Akhir nya siang menjelang sore mereka kembali memadu kasih. Bahkan kali ini lebih panas dari biasa nya. Sebab, Arka sudah tak melakukan hal itu beberapa hari dan untuk hari ini Arka benar-benar menggempur istri nya sampai beberapa ronde.


''Terima kasih, '' Ucap Arka mengusap lembut keringat istri nya, dengan wajah sayu nya di tambah deru nafas nya masih naik turun, yang masih di bawah kungkungan nya.


Cup


''Kamu seperti ini, membuat aku kepingin lagi, sayang. '' Bisik Arka di telinga Yolla, tak lupa lidah tanpa tulang itu mulai bermain nakal di sana.


Menggigit kecil daun telinga istri nya, ''Kamu sangat seksi sayang, '' Bisik Arka lagi untuk membangkitkan gairah istri nya. Dengan satu tangan mulai bermain di buah dada nya yang masih terpampang jelas di depan mata nya.


Eeeuungh, ''Cu cukup sayang, ma masih ada besok. '' Lirih nya menahan *******.


''Nanggung, sudah tegak, masuk, tinggal gerakin maju mundur loh.'' Bisik Arka dengan suara sensual.


''Terus kenapa tidak di gerakin, ? Ungkap Yolla yang sudah tak tahan mendesah karena suami nya terus memberi rangsangan pada titik sensitif nya.


''Udah sayang, '' Ucap Arka, dengan sengaja bergerak pelan, tanpa berniat menambah kecepatan yang akan membuat istri nya cepat mencapai puncak nya.


''Mas Arka, cepatin dikit napa aku mau keluar nih.'' Suara Yolla terlihat frustasi.


Tanpa merasa bersalah kini Arka menghentikan gerakan di bawah sana. Dan dia malah asyik dengan buah dada istri nya dengan merem@s, memil1n, meng9i9it ujung nya dengan gerakan lembut.


Hah, hah ''Mas, '' Suara Yolla melemah.


Arka tersenyum tipis, ''Itu hukuman untuk mu.'' Dengan santai Arka melepaskan milik nya di bawah sana, tanpa memberi pelepasan untuk istri nya.


''Sorry sayang, itu hukuman untuk mu soal tadi siang. '' Mengecup kening istri nya yang masih mencebikkan bibir nya kesal.


Yolla menatap suaminya dengan tatapan penuh arti, tiba-tiba ada ide yang melintas di otak nya. ''Aku juga bisa bikin kamu panas dingin.''


Yolla turun dari ranjang menuju kamar mandi dengan menahan nyeri di bagian intim nya. ''Sialan, sudah bikin aku begini dan dapat hukuman pula. '' Umpat Yolla dalam hati.


''Biar aku bantu, '' Ucap Arka meraih lengan istri nya. ''Aku gendong. '' Tanpa menunggu jawaban dari istri nya, Arka sudah lebih dulu menggendong dan membawa istri nya masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah menurunkan Yolla ke dalam Bathtub yang sudah ada air hangat nya, Arka berniat keluar dari kamar mandi tersebut.


Belum sempat menjauh, Arka di buat terkejut saat satu tangan nya di tarik oleh Yolla istri nya hingga masuk ke dalam Bathtub bersama sang istri.


Byurr


''Yolla, aku tau pasti nya kamu sengaja kan bikin aku basah lagi.'' Protes Arka kesal, dia tau kalau istri itu lagi marah dengan nya gara-gara tadi.


Yolla mengembangkan senyuman manis nya. ''Maaf sayang, aku hanya ingin mandi bareng kok sama kamu. ''


''Jangan marah ya, jarang-jarang loh aku ngajakin kamu mandi bareng.'' Bujuk Yolla, dengan nada sensual. Yolla mencoba untuk menggoda suami nya itu. Dengan jemari nya tak tinggal diam, mulai merambat dari bahu menuju dada bidang dengan gerakan sensual.


Sejak dulu Yolla paling suka laki-laki berbahu besar dan dada bidang yang seksi.


Semua itu adalah simbol kekuatan dan maskulinitas bagi pria. Bagi Yolla pria dengan bahu lebar dan dada bidang juga bisa memberikan rasa aman, tetlindungi dan kenyamanan untuk dia bersandar.