Mantan Suami

Mantan Suami
# 98


Pagi hari adalah waktu-waktu yang cocok digunakan untuk menyegarkan pikiran. Pagi hari juga merupakan momen terindah untuk mengawali hari dan banyak manfaat jika bangun pagi.


Pagi ini matahari begitu terik, sinarnya masuk melalui celah-celah pintu. Seakan mengajak Yolla untuk segera beranjak, agar diri nya segera bergerak.


Yolla menyingkirkan tangan kekar suami yang memeluk erat bagian pinggang nya. Yolla merasakan hembusan nafas suami nya, yang masih teratur saat menerpa leher nya.


Setelah berhasil, Yolla merapikan pakaian yang dia kenakan yang terlihat berantakan. Sebelum jenjang kedua kaki nya menyentuh dingin nya lantai tanpa alas kaki.


Sinar mentarinya menyilaukan mata Yolla, menjadi pemantik rasa semangat pagi nya.


Langkah demi langkah Yolla bergerak menuju ke pintu balkon, kedua tangan Yolla segera membuka pintu balkon dan di sambut udara segar dingin nya pagi hari.


Melangkah lebih maju menuju pinggiran balkon.


Terdengar paduan suara burung yang berkicau dan rasanya sangat menenteramkan hati.


Kicauan burung pada pagi hari ini adalah perilaku naluriah bagi hewan yang tergolong ungas ini.


Memejamkan kedua mata nya dan menghirup udara segar pagi ini sebanyak mungkin. Yang rasa nya dia tak ingin kehilangan momen pagi yang cerah ini terlewatkan begitu saja.


Yolla yang sibuk menikmati, indah nya pagi. Kini Arka sibuk meraba dingin nya kasur yang di tinggalkan oleh Istri nya itu.


''Sayang, '' Panggil nya, dengan mata terbuka dengan sempurna.


''Yolla sayang, kamu ada di mana. ?'' Panggil Arka sambil turun dari ranjang nya, dengan segera menuju ke kamar mandi nya.


Arka tengah berpikir, kalau mungkin saja istri nya itu sedang mengalami morning sickness di pagi hari.


''Sayang, apa kamu ada di dalam,?''


Tok


Tok


Dan ternyata di dalam kamar mandi tidak ada, membuat Arka panik dan bergegas turun ke bawah mencari Yolla istri nya.


''Ma, Pa '' Teriak Arka dari atas tangga, yang hendak baru akan turun ke bawah.


''Mama, '' Panggil Ark kembali.


Sedangkan kedua orang tua nya sedang menikmati pagi hari nya dengan berjalan ringan di taman belakang.


''Mama sama Papa pada kemana Bi, ?'' Tanya Arka yang baru memasuki dapur.


Bibi yang sedang memasak, kini terpaksa menghentikan gerakan nya, yang sedang mengaduk sup yang baru mendidih.


Bibi yang menoleh, sedikit terkejut. Dan langsung menundukkan kepala nya ke bawah. ''Nyonya sama Tuan besar berada di taman belakang Tuan Muda. '' Jawab Bibi.


Arka mendengar jawaban dari Bibi nya, dia segera bergegas berlari ke arah taman belakang.


Dengan nafas naik turun karena berlari, akhir nya Arka sudah tiba di taman belakang. Dari kejauhan, Arka hanya melihat ke dua orang tua nya saja, tanpa ada istri nya di antara mereka berdua.


''Di mana istri ku, ?'' Batin Arka, dengan melangkah lebih mendekat lagi.


''Ma, Pa. '' Panggil Arka, membuat kedua orang tua nya menoleh ke arah putra nya.


Ke dua orang tua Arka, menatap putra nya dengan tatapan bingung dan juga terkejut bukan main. Melihat penampilan Arka yang hanya menggunakan celana boxer pendek berani turun ke bawah.


''Astaga Arka. '' Pekik Nyonya Dania dengan mata terbuka melebar menatap tajam putra nya.


''Apa-apaan kamu Arka, ?'' Papa Bagio tak kalah terkejut nya, dengan mata bergulir di sekitar taman.


Sedangkan wanita yang berdiri di atas balkon hanya menahan tawa. Melihat tingkah dari suami nya itu.