Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta
Mulai dekat


"ma, ponakan intan menginap disini malam ini boleh kan? tadi maksa ingin ikut intan" ucap intan pada mama nita


"tentu saja boleh nak, mau tidur sama oma?" tanya mama nita yang sangat ramah dan lembut


"ngga oma, aku mau bobo sama om wily dan ante aja" jawab juna menggemasakan


"baiklah, kalau begitu mau oma buatkan susu?" mama nita bersikap seolah juna cucunyan


"terima kasih oma, juna sudah minum susu dirumah tadi. juna boleh main sama omwendi oma?" pamit juna


"tentu saja sayang, ayo oma antar kekamar om wendi" ucap mama nita


"biar intan saja ma, mama terlihat pucat. mama sakit?" tanya intan penih perhatian


"ngga sayang, mama hanya kurang tidur semalam mama membaca novel hingga larut malam" ucap mama nita


"ya sudah kamu antar ke kamar wendi mama mau istirahat ya nak, wily kemana?" tanya mama nita yang tak melihat wily sejak tadi


"masih diluar ma, katanya mau ngobrol sama pak asep dulu, ada yang mau disampaikan" jawab intan yang tadi berpamitan pada wily akan masuk kerumah duluan mengajak juna


"iya, mama ke kamar ya nak" mama nita pamit pada intan


"sayang om wendi ternyata belum pulang, kita mainya dikamar saja ya besok kita ajak om wendi main lagi" rayu intan


iya ingat ini malamnya anak muda pastilah wendi bersama puspa sedang asyik berkencan.


intan teringat rehan kembali, masih jelas melekat diingataannya kasih sayang rehan dan perlakuan manis padanya


"ante kenapa senyum sendiri, ayo masuk" juna menggiyangkan tangan intan agar sadar


"iya juna, ayo pelan-pelan naiknya" intan mengajak juna kekamarnya


"kamarnya bagus kayak kamar kakek dan nenek ya ante" ucap juna sambil melompat-lompat dikasur


"juna jangan begitu nanti jatuh!" larang intan


"ayo lakukan lagi, mau om temani" wily masuk kekamar dan melihat juna sedang sangat senang bermain di ranjangnya


"om maaf" juna takut wily marah


"kenapa minta maaf, om juga suka lompat-lompat. wiy mendekati ranjang dan ikut duduk diarnjang bersama juna


"sudah malam ayo tidur" ucap intan mengajak juna tidur setelah menggantikan baju tidrunya


"om wily mau kemana? ayo kita bobo" ajak juna dengan polosnya saat wily bangundan beranjak dari ranjang


"om mau mandi dulu, kalian tidur duluan ya" ucap wily bingung mau menjawab apa


wily memperlama dikamar mandi agar juna tertidur dan tak menyadari jika ia dan intan tidur terpisah, dan akan dipalorkan pada orang tuanya nanti


"kok belum tidur?" wily bertanya lagi


"mau tunggu om wily, mama selalu bilang kami bobo bersama jadi harus saling menunggu" ucap juan menerapkan kebiasaanya dirumah


intan sejak tadi hanya diam saja tak membantunya beralasan sama sekali


" om bobo disana saja, nanti kasurnya tidak muat juna bisa jatuh" ucap wily beralasan


"no, kita bobo disini aku akan jatuh kalau bobo dipinggir" jawab bocah kecil yang membuat wily prustasi


"baiklah mari kita tidur"  wily merebahkan tubuhnya di ranjang yang sama dengan intan dan juna


intan tak berbicara apapun, ia tahu ponakannya sama kersanya dengan dirinya dan tak mungkin ia menang dan mengalahkan anak kecil


intan memeluk juna dan mengusap kepalanya perlahan, juna belum tertidur tapi intan yang sudah terlelap


"ante sudah bobo om" wily membuka matanya kembali melihat intan sudah tertidur


"sekarang juna yang bobo ya", wily berbisik


juna mengangguk dan mendekati wily memeluknya agar mudah tertidur



pagi hari juna terbangun lebih dulu ia keluar dari kamar intan dan wily dan mencari wendi


sementara intan tak menyadari siapa yang dipeluknya dan wily mengambil kesempatan yang sangat langka baginya,


libur paginya kali ini sangat  cerah dan menyenangkan


intan merasakan sesuatu yang tak seperti guling pada umumnya


"emmm, astagaaa!" intan terkejut melihat siapa yang dipeluknya dengan erat sejak semalam mungkin


"juna, mas juna kemana?" intan mencari kesamping takut juna terjatuh


"ada apa?" wily pura-pura baru bangun


"juna kemana mas" intan lupa ingin marah pada suaminya karena berani menyentuh ya


"kita kebawah, mungkin sama mama atau wendi" intan berlari membuka pintu


"tunggu! pakai baju yang lain biar saya yang cari juna" wily mengingatkan intan saat ini ia mengenakan baju tidur dress mini dan tanpa lengan


"iya lupa" intan berbalik kelemari baju dan mencari apa yang cepat bisa ia kenakan