Takdir Cinta Twins

Takdir Cinta Twins
Perdebatan Robert dan Diana


"JEGLEK!


"Nathan!


Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik berjalan cepat kearah Nathan, wajahnya terlihat cemas dan khawatir. Nathan mengalihkan pandangannya dan menatap wanita itu


"Mama!!


Nathan berseru dan ada sedikit kecemasan bila sang Mama melihat kehadiran Vana, karena ia tahu, sang Mama sangat membenci kelurga Reno yang telah menyebabkan Ayahnya meninggal.


"Mama tahu dari mana aku berada disini? tanya Nathan saat Diana sudah berdiri di samping sang putra.


"Tentu saja David yang memberitakan pada Mama! kenapa? apa Mama tidak boleh tahu kondisi putra ku yang hampir mati di makan ular raksasa?! tukas Diana yang terlihat kesal.


Nathan menoleh pada David yang berdiri di sebelah kirinya untuk meminta penjelasan dengan sorot mata elang nya. Belum sempat David menjawab untuk klarifikasi pada Nathan, Diana sudah lebih dulu menatap tajam kearah Vana dan berkata dengan lantang.


"Siapa wanita ini, wajahnya sungguh familiar? tunjuk Diana di depan wajah Vana yang duduk di sisi ranjang samping Nathan.


Melihat gelagat sang ibu kandung sedang tidak baik-baik saja, membuat Nathan menggenggam erat jemari tangan Vana.


"Apa wanita ini anak dari musuh Ayahmu?! tanya Diana sambil melotot kearah Vana.


"Namanya Alea mah! balas Nathan.


"Jadi benar dia anak dari Reno Mahesa?! telunjuk Diana mengarah ke wajah Vana. Robert yang sejak tadi mendengar Diana marah-marah terus, terlebih lagi ia melihat keponakannya kena damprat dan menyebut nama sahabat sekaligus adik iparnya Reno Mahesa, membuatnya terusik dan tidak terima.


"Dasar anak pembunuh! untuk apalagi kau mendekati Anakku?! belum puaskan ibumu menjadikan aku seorang janda!" Diana semakin mendekati Vana yang terlihat amarahnya mulai meletup-letup. "Ibu mu telah menghabisi Ayahnya Nathan dan kini kaupun ingin menghabisi nyawa anakku!"


"BRENGSEK KAU!


"PLAKK!!!


Refleks dan tiba-tiba tangan Diana menampar wajah Vana!


"Mama!! seru Nathan terkejut


"CUKUP!!! teriak Robert dan menarik tangan Diana kasar "Jangan pernah kau layangkan tangan kotor mu itu ke wajah anakku!


"Jaga bicaramu Nyonya! bentak Robert dengan menunjuk wajahnya "Zevana adalah keponakan ku yang sudah seperti anakku sendiri, ibunya dan istriku adalah saudara kembar!"


Deg! seketika jantung Diana semakin bergejolak mendengar dua wanita kembar yang sudah ia benci selama bertahun-tahun.


"Ja-di?? kau suami dari wanita yang merebut Suamiku Thomas! teriak Diana murka dengan wajah merah-padam dan hidung kembang kempis.


"Apa maksud tuduhan mu pada istriku! apa kau mengenalnya?! jawab Robert tak terima.


Nathan dan Vana saling bersitatap, mereka mulai mencerna ucapan Diana. "Apa jangan-jangan, foto yang aku temukan di rumah kak Nathan bukan lah mommy, tetapi mami Davin! gumam Vana dalam hati "Ya Tuhan, berarti aku telah salah menuduh mommy." lirih nya dalam hati, Vana merasa bersalah.


"Apa maksud Mama berkata begitu?! tanya Nathan yang berusaha mencari tahu kisah tentang hubungan antara Ayah-ibunya dan kelurga Reno.


Diana menoleh kearah anak kandungnya dengan nafas tersengal "Sekarang sudah saatnya kau tahu semuanya nak! ibu wanita itu!" lagi-lagi Diana menunjuk wajah Vana. Melihat gelagat ibunya yang tidak bersahabat membuat Nathan memberikan perlindungan pada Vana dengan menarik Vana kedalam pelukannya.


"Untuk apa kau memeluk wanita sialan itu, Nathan!


"Alea adalah kekasih ku mah! aku tidak mengijinkan Mama menyakitinya lagi!" tukas Nathan membela Vana


"Beraninya kau membantah Mama yang telah melahirkan dan membesarkan mu, Nathan! sudah berulang kali mama katakan, jangan pernah berhubungan dengan anak pembunuh Ayahmu! bentak Diana semakin meradang, melihat anak kandungnya lebih membela dan memilih Vana ketimbang dirinya.


"Ini rumah sakit, lebih baik Nyonya keluar dari ruangan ini! Dan jangan mengganggu pasien yang sedang sakit! Robert berbicara ketus dan berusaha menarik tangan Diana untuk mengusir nya, Namun Diana berhasil menepis dan mendorong tubuh Robert.


"Asal kan kau tahu! istrimu Davina adalah wanita pel*cur dan pelakor! bahkan jal*ng itu berhasil merebut suamiku Thomas dari kehidupan ku dan anakku Nathan! sudah banyak laki-laki menjada kan istrinya demi menikmati tubuh istrimu, Davina!"


"CUKUP! teriak Robert dan hampir saja melayangkan tamparan ke wajah Diana. "Jangan pernah kau menghina istriku yang sudah berkorban untuk ku dan putriku! tunjuk Robert kewajah Diana penuh emosi bersama nafasnya turun-naik "Semua orang punya masa lalu dan semua orang berhak hidup bahagia, termasuk istriku!" seru Robert dengan tatapan menghunus.


"Berarti kau sadar dan sudah tahu kalau istrimu seorang jal*ng dan pel*cur murahan!"


"PLAKK!!!!


💜💜💜


@Akhirnya bisa update lagi, semoga bisa konsisten ya All di 🥰🥰