
Tunggu! seru vana di depan wanita itu.
Vana menatap ke arah penonton yang masih terus-menerus bersorak-sorai. Semua penonton yang melihat seperti mereka sedang berbicara biasa dan tidak tahu kalau ada ancaman.
"Baiklah aku akan mengundurkan diri dari pertandingan pedang samurai ini! tukas vana dengan air mata yang mulai berjatuhan.
Lalu Vana menoleh pada sang Daddy yang telihat cemas atas hilang nya Revan secara tiba-tiba. "Maaf kan Zee Dad! lirih vana dalam hati.
"Syarat apa?! tanya Azmie
"Aku tetap bertarung melawan mu, agar semua orang tidak curiga kalau...