Sakitnya Berkorban

Sakitnya Berkorban
kemarahan kim young do


''kau baik baik saja?'' ucap alex seraya menepuk pundak jungkook.


Jungkook mengangkat kepalanya yang sedari tadi tertunduk lemas ''hmm'' jawabnya, ia pun bangun dari kursinya dan berjalan ke arah jendela.


''kenapa kau membatalkan pernikahan kalian di saat tinggal menunggu hari saja?'' tanya alex ragu sembari menghampiri jungkook, alex pun ikut menatap keluar jendela berdiri sejajar dengan jungkook.


''ternyata dia mantan kekasih yoongi, dan juga, yoongi adalah ayah kandung cleo'' tambahnya


''kau serius?'' ucap alex terkejut.


''iya, terjadi selisih paham antara mereka, tapi aku tau mereka masih saling mencintai. Dari pada pernikahan kami akan menghalangi perasaan mereka lebih baik memang harus di batalkan, lagi pula yoongi mengatakan ia siap bertanggung jawab atas kehamilan sarah''


''yoongi mengatakan ia akan bertanggung jawab atas anakmu?''


''iyaa'' jawab jungkook santai


''dan kau membiarkan itu terjadi,? kau tidak ada rasa sayang dengan anakmu sendiri?''


''bukan begitu. Aku dan sarah tidak saling menyukai,,,''


''benarkah,? kau yakin tidak menyukainya?'' alex dengan cepat menyeka penjelasan jungkook. ''apa benar kau tidak menyukainya?'' tanya alex kembali.


Jungkook terdiam sejenak, ia pun memikirkan tentang perasaannya ''aku hanya tidak membencinya'' jawabnya datar.


Alex mencibir mendengar jawaban jungkook ''apa sarah langsung menyetujuinya?'' tanyanya lagi.


''sepertinya dia akan menyetujuinya''


''jadi kau memutuskannya secara sepihak?''


Jungkook tak menjawab membenarkan ucapan alex ''waaahh kau benar benar keterlaluan'' ucap alex sambil menggeleng tak menyangka.


''sudahlah'' jungkook mengubah pandangannya menatap ke arah alex ''ada kabar apa?'' tanya nya pada alex.


''ini,,!'' alex menyerahkan sebuah berkas dengan nada sedikit kesal..


Jungkook pun membuka map dan membaca berkas yang di berikan alex padanya ''akhirnya kita hanya menunggu persidangan'' ucap jungkook setelah membacanya.


''iya, tapi kim dami hanya di hadirkan sebagai saksi''


''aku memang tau ia pasti bisa lari dari ini, tapi tujuanku bukan untuk memberinya hukuman, melainkan hanya membebaskan ibuku''


''persidangannya akan di adakan tepat saat hari pernikahanmu, tapi sampai sekarang park hara tidak terlihat sama sekali''


''aku yakin dia akan muncul nanti'' jawab jungkook dengan percaya diri.


Tok tok tok tok.


ketukan pintu membuat alex dan Jungkook saling diam, mereka memperhatikan pada pintu yang perlahan membuka, menunjukkan seseorang datang yang tak lain ialah yoongi.


Melihat yoongi yang datang membuat alex dan jungkook langsung menyembunyikan berkas berkas tadi.


''hay lama tidak bertemu'' alex menghampiri yoongi sambil memberikan salam, sekaligus memberikan waktu bagi jungkook untuk menyembunyikan berkas berkas tentang persidangan


''apa kabar mu?'' tanya yoongi sembari menjabat tangan alex


''baik''


Setelah selesai menyimpan semuanya, jungkook menghampiri alex dan yoongi.


''aku ingin bicara'' ucap yoongi sambil menatap jungkook.


''kau ingin minum sesuatu?'' tanya jungkook seraya duduk berhadapan dengan yoongi


''kenapa kau membatalkan pernikahan kalian?'' yoongi langsung ke intinya.


Jungkook menghela nafasnya pelan ''aku melihatmu malam itu, malam dimana kau mencium sarah, dan dimalam yang sama kau mengatakan padaku kau masih mencintainya''


''kau melihatnya?''


''hmm, aku marah karna kalian berniat menyembunyikannya''


''awalnya aku berniat merelakan sarah, tapi, setelah aku tau apa yang membuat kalian memutuskan menikah membuatku berubah pikiran''


''maksudmu kau tau apa?'' terkejut jungkook, karna ia sangat menghormati yoongi dan tidak ingin kehilangan kepercayaan kakaknya ia selalu menutupi kenakalannya, meski begitu yoongi tetap bisa mengetahui kelakuan adiknya.


''aku senang kau menikah, tapi saat tau sarah yang jadi korban pelampiasan membuatku sangat kecewa..Memang tidak ada gunanya membahas hal yang sudah berlalu begitu, tapi..''


''intinya kau kecewa karna aku sempat memperlakukan sarah begitu, dan kau berpikir kami tidak layak untuk hidup bersama, begitu?'' jungkook menyeka penjelasan yoongi.


''iyaa'' dengan cepat yoongi menjawabnya dan membuat jungkook terdiam. ''dan aku ingin memastikan sesuatu'' lanjutnya.


''apa?'' tanya jungkook.


''kau tidak jatuh cinta dengannya kan?''.


Pertanyaan yoongi membuat jungkook terdiam, meski pertanyaan seperti itu sering di lontarkan padanya ia tetap bingung bagaimana cara menjawabnya.


''kau menyukainya?'' lagi lagi yoongi melontarkan pertanyaan yang sama karna jungkook hanya diam.


''tidak'' jawab jungkook cepat. ''aku belum punya perasaan apapun kepadanya, karna itu kau jangan khawatir tentangku, aku baik baik saja'' jungkook tau bahwa yoongi hanya ingin memastikan apakah ia jatuh cinta atau tidak pada sarah, karna pada dasarnya, jika ia jatuh cinta, maka batalnya pernikahan ini menjadi luka besar bagi Jungkook.


''bagaimana dengan anak yang di kandung sarah?'' tanya yoongi lagi.


''kak, aku yakin kau pasti bisa merawatnya dengan baik, jadi sekarang fokuslah untuk meluluhkan perasaan sarah, dan dapatkan dia kembali'' ucap jungkook, ia menelan berat air liurnya setelah mengatakan semua itu, ucapan dan perasaannya terasa bertolak belakang, namun sesuatu harus terucap dari mulutnya.


''apa kau yakin?'' tanya yoongi berusaha meyakinkan jungkook.


''iyaa,, tidak ada alasan membuatku ragu'' meski dengan perasaan bingung, jungkook tetap mengatakan dengan yakin bahwa ia akan tetap membatalkan pernikahannya.


''aku harap kau tidak menyesal, karna jika jatuh cinta padanya akan sulit di kendalikan''


''itulah yang terjadi padamu'' jawab jungkook sambil tersenyum pada yoongi.


''apa yang kalian bicarakan ini?'' ucap seorang pria dengan lantang mengejutkan jungkook dan yoongi.


''ayah?'' ucap keduanya saat melihat kim young do ada di ambang pintu dengan kedua tangan di sakunya yang membuatnya tampak gagah.


''bagaimana bisa kedua anakku mempunyai sifat bajingan seperti ini?'' kim young do mendekati kedua anaknya.''bagaimana bisa kau menghamili seorang wanita dan menyerahkan wanita itu pada orang lain begitu saja..'' kim young do menatap jungkook, mengutarakan kekecewaannya. Lalu ia menatap yoongi ''kenapa kau sangat yakin,? lalu bagaimana dengan hani? apa kau tega meninggalkannya begitu saja demi kembali dengan pasangan masa lalumu, yang bahkan kau tidak tau apa dia mau menerimamu''


''ayah juga melakukan hal yang sama dulu'' yoongi dengan berani langsung menjawab ucapan ayahnya, ia seakan di butakan perasaan hingga mengungkit aib sang ayah.


Mendengar ucapan yoongi membuat kim young do terdiam sesaat ''tidak bisa kah kau lihat karma apa yang sedang ku terima sekarang?'' mata ayahnya memerah. ''ke brengsekkan anakku pada wanita terlihat jelas di mataku, kebencian ibumu yang tidak pernah usai'' kim young do kembali menatap ke arah jungkook ''dan ibumu yang tidak pernah hidup tenang.. Itu semua adalah kesalahanku, seharusnya kalian belajar'' ucapnya penuh penekanan


''tapi ayah, ini situasinya berbeda,,,'' jungkook mencoba menjelaskan pada ayahnya.


''apa yang membuatnya berbeda? karna yoongi ayah kandung cleo,? dan kau berniat menikahi sarah hanya karna ia hami, tapi goyah di akhir. Kau tidak siap berumah tangga hingga akhirnya menjadikanmu ayah yang tidak bertanggung jawab''


Jungkook dan yoongi pun diam tak berani membantah setiap kata sang ayah.


Melihat kedua anaknya yang terdiam dan tertunduk membuat kim young do menghela nafasnya berat ''kau melakukan hal benar karna telah membatalkan pernikahan kalian, karna aku tidak ingin wanita malang itu menikah dengan pria brengsek sepertimu'' kim young do menunjuk badan jungkook, lalu dengan marah berniat akan pergi. Namun, langkahnya terhenti tepat sebelum membuka pintu, ia pun menoleh ke arah yoongi ''aku juga tidak akan membiarkanmu menikahinya, ataupun menceraikan hani. Aku tidak akan membiarkan itu'' ucapnya lalu ia pun pergi dari ruangan jungkook.