
Keesokan harinya...
Clarissa terbangun dari malam panas nya bersama dengan Brian, seluruh tubuhnya terasa sakit dan pegal. Ini semua karena ulah dari suami nya yang terus memaksa nya untuk melayani nya.
"Apa anak-anak baik-baik saja.." Ucap Clarissa memikirkannya keadaan ketiga anaknya yang di tinggal oleh nya.
"Emmm.. Sudah bangun.." Ucap Brian sambil tersenyum puas.
"Ini semua karena ulah mu, tubuh ku terasa sakit." Ucap Clarissa yang tak sanggup untuk berjalan.
"Kenapa? Bukan kah kita sudah terbiasa seperti ini?" Tanya Brian dengan memasang wajah tak berdosa.
"Oke, tapi malam tadi kau sangat-sangat keterlaluan. Dan bahkan lebih ganas dari biasanya.." Ucap Clarissa kesal.
"Tak apa, lagi pula kita sekarang suami istri dan lagi mungkin besok malam istri ku tercinta ini pun harus kembali mempersiapkan diri.." Ucap Brian sambil membelai rambut Clarissa.
"Hah! Lagi?" Tanya Clarissa.
"Tentu saja, kita harus lebih sering melakukan itu. Mungkin sehari 3 kali.." Ucap Brian.
"Kau jangan sama kan melakukan itu dengan makan." Ucap Clarissa protes.
"Tentu saja sama, karena melakukan hubungan intim itu seperti memberikan asupan vitamin untuk ku.." Ucap Brian.
Clarissa hanya bisa menatap kesal pria di hadapannya itu, entah terbuat dari apa otak nya itu. Di dalam pikirannya hanyalah hal mesum tak ada yang lain.
Kemudian Brian langsung memangkas Clarissa menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh mereka yang lengket setelah kegiatan panas semalam.
"Bagaimana keadaan anak-anak?" Tanya Clarissa.
"Mereka baik-baik saja.." Jawab Brian sambil memeluk Clarissa dari belakang.
Mereka berdua berendam di dalam bathtub yang berisi air hangat, nampak sesekali tangan Brian menyentuh-nyentuh nakal tubuh Clarissa.
Dan juga beberapa kali tangan Brian mendapatkan pukulan dari Clarissa.
"Kita akan pulang hari ini?" Tanya Clarissa.
"Mungkin besok atau lusa, aku ingin menghabiskan beberapa hari bersama dengan mu." Ucap Brian sambil membelai rambut Clarissa.
"Tidak bisa, aku masih memiliki urusan bisnis. Dan perusahaan sedang membutuhkan ku." Ucap Clarissa menolak ajakan Brian untuk tinggal beberapa hari lagi di Bali.
"Baiklah, tapi aku tak bisa bersama mu. Meski kita sudah menikah." Ucap Brian.
"Iya aku tahu.." Jawab Clarissa.
"Iya..." Jawab Clarissa.
Setelah selesai mandi, Brian langsung menuntut Clarissa untuk kembali ke kamar. Setelah itu mereka langsung bersiap dengan pakaian yang sudah Brian siap kan.
"Mommy..." Panggil Jesselyn yang melihat Mommy nya berjalan ke arahnya.
Kemudian Clarissa langsung merentang kan tangannya dan memeluk Jesselyn.
"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Mommy semalam kemana? Kok Jesselyn di tinggalin..." Ucap Jesselyn sambil menangis.
"Maafin Mommy sayang, tapi kamu bisa tanya ke Daddy karena hanya Daddy yang tahu.." Ucap Clarissa.
Kemudian Jesselyn langsung melihat ke arah Brian dengan tatapan menyelidik. Brian hanya bisa mengalihkan pandangan nya.
"Daddy..." Panggil Jesselyn dengan nada kesal.
"Ada apa Jesselyn.." Jawab sang ayah sambil tersenyum.
"Kenapa Daddy tadi malam pergi ninggalin Jesselyn." Ucap Jesselyn kesal.
"Daddy dan Mommy ada urusan pribadi yang harus di selesaikan." Jawab nya.
"Terus kenapa Jesselyn gak di ajak, Jesselyn juga pengen ikut.." Ucap Jesselyn kesal.
"Ini urusan orang dewasa, dan anak kecil tak boleh ikut." Jawab Brian.
"Gak mau, pokoknya Jesselyn harus ikut kamana pun Mommy dan Daddy pergi." Jawabnya sambil memasang wajah yang marah tapi terkesan imut.
"Sudahlah, sekarang kita pulang yah.." Ajak Clarissa yang berusaha mengalihkan perhatian Jesselyn.
"Tapi Mommy.. Jesselyn belum selesai ngomong.." Ucapnya.
"Iya sayang. Nanti di terusin lagi ngambek nya, kita harus segera siap-siap karena hari ini kita akan pulang ke Jakarta." Jawab Clarissa.
"Pulang? Sekarang? Kok cepet banget sih Mommy.. Jesselyn masih pengen liburan." Ucap Jesselyn protes.
"Iya nanti kita liburan lagi, tapi sekarang Mommy lagi banyak kerjaan di kantor. Dan Daddy juga lagi banyak kerjaan, jadi kita harus pulang dulu. Setelah pekerjaan Mommy dan Daddy beres kita liburan lagi.." Ucap Clarissa berusaha menenangkan putri nya.
"Mommy janji Yah?" Tanya Nya.
"Iya sayang Mommy janji.." Jawab Clarissa.