Apocalypse: Stronghold System

Apocalypse: Stronghold System
Chapter 064 : Lagi-lagi Fusi Nuklir Berat Terkendali


Fan Chen bergandengan tangan dengan Katerina menelusuri hutan yang tidak terlalu lebat, hutan yang tidak memiliki apa pun untuk diamati, tapi tidak masalah karena dari awal tidak ada harapan untuk hutan setelah Bencana Kedua.


Tapi saat mereka berdua terus masuk lebih dalam ke hutan, ternyata ada buah-buahan liar yang tumbuh lebat.


"Akebi?" Fan Chen mengangkat sebelah alisnya ketika melihat buah di atasnya.


Akebi adalah buah dengan pohon merambat seperti markisa, memiliki rasa yang sama, tapi bentuknya seperti pisang, dan terkadang ada yang berwarna ungu maupun kuning.


Fan Chen mendongak, dia mengangkat tangannya mencoba untuk menggapainya, tapi ternyata terlalu tinggi. "Apakah kau ingin mencobanya?" Ia menoleh menatap Katerina.


Katerina membalas tatapan mata Fan Chen. "Jika boleh." Ia mengangguk kecil.


Fan Chen berjongkok, lalu menepuk-nepuk pundaknya sendiri. "Naik ke sini."


Katerina terkejut dan mundur beberapa langkah dengan tubuh gemetar. "Ka- Kapten, walaupun saya suka menggoda Kapten, menyentuh tubuh Kapten, tapi ini sangat tidak sopan. Kami adalah panggilan Kapten, kami seperti alat, tidak pantas bagi saya naik ke sana."


Fan Chen memutar matanya. "Kau masih membahas sopan santun dan tidak pantas setelah melepas celanaku secara paksa saat pemeriksaan?"


Katerina terdiam untuk beberapa saat di tempatnya berdiri, tapi beberapa detik kemudian dia melangkah ke belakang Fan Chen. Dia ragu-ragu, tapi tetap mencoba yang terbaik, dia menyentuh kepala Fan Chen sambil mengangkat kakinya. "Maaf, Kapten."


Fan Chen merasakan paha Katerina yang menyentuh pipinya, itu terasa lembut dan berisi, tapi tidak membuatnya terlihat gemuk, melainkan sangat sesuai dengan posturnya yang tinggi. "Maaf, aku menyentuh pahamu." Ia berdiri dengan hati-hati agar tidak membuat Katerina terjatuh.


"Hi!~" Katerina terperanjat ketika pahanya disentuh, ini seperti saat pinggangnya dirangkul.


"Ada apa?" Fan Chen melirik ke atas, mencoba melihat Katerina, tapi tidak mampu karena ada tangan yang menahan kepalanya.


"Tidak ada, tadi ada laba-laba, tapi sekarang sudah hilang!"


"Ah? Baik." Fan Chen tahu tidak ada laba-laba di sana, tapi dia tidak bertanya lebih jauh. Dia hanya menunggu di bawah, menunggu Katerina memetik Akebi dari pohonnya.


Katerina membungkukkan badannya, mencoba untuk menatap Fan Chen. "Kapten, apakah ada keranjang?"


Fan Chen mengangkat tangannya untuk menyerahkan keranjang plastik yang cukup besar. Kemudian dia mengikuti arahan dari Katerina untuk pergi ke tempat lain, memetik lebih banyak buah-buahan liar.


“Master, kalian masuk terlalu jauh, lebih baik cepat kembali.”


Fan Chen mendengar peringatan dari Xiaochu, dia tidak bertanya apakah ada masalah di depan, tapi dia lebih memilih untuk kembali daripada mencari masalah yang tidak perlu. Ada waktu kapan harus maju dan kapan harus mundur, dan tidak baik untuk selalu mengambil risiko yang mungkin dapat membahayakan nyawa.


Fan Chen kembali ke tempat pemberhentian sementara mereka di luar hutan sambil memikirkan apa yang harus dilakukan ke depannya selain mencari Penyintas dan menyelesaikan semua proyek.


Karena terlalu fokus dengan pikirannya sendiri, Fan Chen tidak menyadari kalau sudah keluar dari hutan, dan tahu-tahu dia sudah di luar, dia melihat semua prajurit yang berjaga sedang menatapnya.


"Oh? Kapten sangat dekat dengan Kepala Medis." Yu Fengsan, Penembak Jitu berkata sambil tersenyum.


Mereka sendiri seperti membangkitkan sesuatu saat melihat Fan Chen dan Katerina yang dekat, ini seperti suatu hal yang membuat mereka senang. Mungkin, mereka merasa lebih dekat dengan Fan Chen, tidak lagi sebatas Tuan-Pelayan (Alat), tapi rekan.


Fan Chen memiringkan kepalanya bingung, sampai dia merasakan sesuatu yang empuk di pipinya, barulah dia sadar bahwa Katerina masih duduk di pundaknya dan belum diturunkan.


"Ah?! Aku lupa menurunkanmu." Fan Chen berjongkok, membiarkan Katerina turun dari pundaknya.


Kemudian dia berdiri lagi, melihat Katerina seperti biasa tanpa ada rona merah di wajahnya. "Kau ..." Ia terdiam sejenak dan menambahkan, "Tidak apa-apa."


Fan Chen mengambil satu buah, lalu dia pergi ke SLRV Commander untuk memakai Exoskeleton. Walaupun tempat ini bisa dipastikan aman, tapi dia tidak merasa nyaman setelah pernah terkena tembakan, jadi dengan adanya Exoskeleton, dia bisa yakin sepenuhnya.


"Xiaochu, kapan mereka sampai? Kemudian apakah ada pergerakan di kota?"


“Butuh satu jam bagi mereka untuk sampai, dan untuk pergerakan di dalam kota, terdeteksi ada aktivitas di dalam mansion di tengah-tengah kota.”


"Aktivitas? Kelompok Elang Hitam atau orang selamat biasa?"


Jika ada manusia yang masih selamat di sana, pastinya sangat kacau karena kekurangan makanan, dan mungkin saling membunuh untuk sesuap nasi, yang terparah akan menjadi kanibal untuk mengisi perut.


“Menurut sinyal yang dikeluarkan, mereka adalah Kelompok Elang Hitam. Saat ini terus mengirimkan sinyal ke luar untuk berkomunikasi dengan markas lain: “Tolong kirim bantuan, kami tidak bisa bertahan terlalu lama di sini, dan ada pergerakan aneh di daerah barat”, itu adalah pesan yang mereka kirim setiap sepuluh menit sekali.”


Fan Chen mengangguk kecil, tapi untuk saat ini dia tidak ingin membahas tentang Kelompok Elang Hitam, karena saat berada di hutan tadi, tiba-tiba ada inpirasi yang masuk ke otaknya.


"Xiaochu, apakah kau bisa memproyeksikan gambar Xu Chen secara nyata? Aku ingin berbicara dengannya tentang Material Graphene."


“Xiaochu bisa melakukannya, tapi Master, Xiaochu ingin membuat permintaan. Penyimpanan Xiaochu sebesar 25.000 Terabyte, tapi energi yang diperlukan terlalu besar untuk mengoperasikannya, apalagi kalau merekonstruksi data 7.000 Terabyte SN-1987A.”


“Jika terus seperti ini, kita akan kehabisan energi dan Xiaochu akan mati.” Xiaochu muncul di depan Fan Chen dengan ekspresi sedih.


Fan Chen menunduk dengan mengusap dagu. "Jadi permasalahan kita sekarang bukan hanya energi, tapi penyimpanan. Sepertinya, kita harus membuat Penyimpanan Cahaya."


Di Bumi-2, Fan Chen pernah melihat berita kalau salah satu negara adidaya berhasil mengembangkan Penyimpanan Cahaya. Tapi walaupun ada kata “Cahaya” di sana, bukan berarti langsung menggunakan cahaya, tapi berlian imitasi, dan saat pembuatannya mengharuskan berubah susunan atom di dalamnya.


Kemudian, foton ditembakkan ke dalam berlian, partikel-partikel cahaya ini disimpan di dalam berlian. Adapun bagaimana cara membacanya, hanya perlu menembakkan laser berdaya kecil. Pemrosesan pengiriman dan membaca datanya sampai 100Gb/s.


Flashdisk dengan Penyimpanan Cahaya di dalamnya, atau berlian berukuran 3mm mampu menyimpan data 3TB. Tapi sayangnya saat itu harganya terlalu mahal karena belum bisa diproduksi secara massal.


"Jika kita menangguhkan proyek Situs Peluncuran Roket dan menggunakan semua tenaga robot untuk Fusi Nuklir Berat Terkendali, berapa lama yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya?"


“Kita bisa menyelesaikannya dengan waktu dua minggu, tapai jika kita menggunakan seribu robot yang ada, kita bisa menyelesaikannya dalam waktu empat hari.”


Fan Chen mengangguk dan merenungkan kembali rencana yang harus diambil. Dia menimbang-nimbang proyek mana yang harus didahulukan, untuk Proyek Utama baru berhasil menggali 300 meter tanah, dan untuk menyelesaikan penggalian setidaknya masih butuh dua minggu.


"Baiklah, robot alat berat biarkan di Proyek Utama, dan robot-robot yang bisa membantu menyelesaikan Fusi Nuklir Berat Terkendali, gunakan mereka semua."


Xiaochu tersenyum, dia memberi hormat, kemudian menghilang.


Setelah beberapa detik, Xu Chen muncul di depan Fan Chen.


"Kapten, sepertinya Anda menyadari sesuatu tentang Material Graphene." Xu Chen tersenyum tipis.


"Ya, kau harusnya sudah tahu kalau graphene atau grafit adalah material tertipis di dunia, memiliki ukuran satu atom, dan susunan atomnya berbentuk heksagonal. Walaupun material ini sangat tipis, ikatan di antara atom-atomnya sangat-sangat kuat, lebih kuat dari Galvanis Steel. Graphene mampu menahan tekanan 130 Gigapascal, dan Galvanis Steel hanya 600 Megapascal."


Xu Chen tersenyum tipis melihat Fan Chen yang bersemangat. "Jadi, Kapten ingin mengoperasikan graphene bukan hanya dalam bidang teknologi elektronik, tapi juga di bidang lain? Seperti kontruksi dan militer."


"Ya ..." Fan Chen mengangguk kecil dan berkata, "Seperti mengganti bahan Galvanis Steel dengan Material Graphene dalam pembuatan tali sling untuk mengangkut lift pada Proyek Utama. Bagaimanapun, ruang yang ingin kita bangun berada 500 meter di bawah tanah."


Xu Chen merenung untuk beberapa saat sebelum menjawab, "Ini bisa dilakukan, kita bisa membiarkan Wang Bin dan Ma Laoli untuk membuatnya dengan material ini. Tapi masih ada satu masalah, Fusi Nuklir Berat Terkendali. Untuk mendapatkan grafit berkualitas dan memproduksinya secara massal, kita membutuhkan energi dalam jumlah besar. Hanya dengan satu alat yang ada, butuh waktu yang tidak sedikit untuk memprosesnya."


Fan Chen menghela napas dengan emosi yang tidak bisa dijelaskan. Semua yang ingin dikembangkannya, selalu kembali ke permasalahan awal, Fusi Nuklir Berat Terkendali! Dari sini, akhirnya dia mengerti mengapa Ilmuwan Dunia di Bumi-2 sangat mengedepankan tentang proyek ini, dan mengatakan bahwa energi yang tak terbatas adalah masa depan.


Dengan energi tak terbatas, kehidupan manusia akan sangat makmur, sumber daya bisa dialihkan ke tempat lain. Bahkan dikatakan, kalau Fusi Nuklir Berat Terkendali benar-benar mampu dikembangkan secara sempurna, bisa mengatasi kemiskinan di seluruh dunia.


...


***


*Bersambung...