Pesona Sekretaris Cupu Ku

Pesona Sekretaris Cupu Ku
41. Perdebatan direstoran


Sementara itu diRestoran tempat Dion Lancaster dan Thomson Grand berada waktu kedua pria paruh baya itu bermaksud pergi meninggalkan restoran karena kesepakatan kerjasama yang mereka bicarakan sudah selesai ditandatangani tiba tiba saja mereka dikejutkan oleh kedatangan Marvin keruangan itu.


"Selamat pagi tuan Dion, tuan Thomson maaf mengganggu kalian berdua tapi bisa kita bicara sebentar sekarang ",ucap Marvin dengan duduk disalah satu kursi yang berhadapan dengan kedua pria paruh baya itu tanpa menunggu dipersilahkan oleh mereka .


Dion Lancaster langsung merasa gugup melihat kedatangan Marvin yang tiba tiba itu karena dia merasa pria didepannya ini berada disini sekarang pasti karena masalah Luna putrinya tapi karena masih ada Thomson Grand disana jadi Dion Lancaster memilih diam tidak melakukan apapun dengan keberadaan Marvin sekarang.


"Tuan Marvin Fox,apa yang membuat seorang pewaris perusahaan besar seperti anda tiba tiba datang mendadak dihadapan kami seperti ini?",tanya Thomson dingin pada Marvin karena merasa tidak suka pria muda itu sudah berani lancang dengan langsung duduk dan meminta berbicara seperti sekarang sementara dirinya harus bersusah payah membuat janji dulu kalau ingin bisa bertemu dengan pria itu .


"Bukan hal besar tapi cukup penting karena sebenarnya ini bukan masalah bisnis tapi lebih ke masalah keluarga saya",jawab Marvin dengan menatap mereka sama dinginnya.


"Masalah keluarga?Tapi saya merasa tidak pernah mengganggu keluarga dan perusahaan anda atau lebih tepatnya perusahaan anda yang tidak mau tau pada perusahaan kecil seperti kami ini,jadi bagaimana mungkin kami bisa punya masalah dengan keluarga anda tuan Marvin",balas Tomson dengan ekspresi terlihat semakin kesal yang tidak berusaha disembunyikannya dihadapan Marvin.


"Mungkin selama ini kita memang tidak punya masalah dalam hal bisnis tuan Thomson.Karena seperti anda bilang saya tidak tertarik bekerjasama dengan perusahaan kecil yang tidak kompeten meski mereka sudah cukup lama berdiri tapi bukan berarti saya tidak mau bekerjasama dengan perusahaan kecil.Saya hanya lebih selektif dalam melakukan kerjasama agar kebesaran Marvin .Corp yang sudah susah payah dibuat oleh kedua orang tua saya, terutama oleh mama saya Elena Fox akan semakin berkembang bukan semakin mundur,karena rasa tidak tega menolak pada perusahaan lama yang berniat bekerjasama dengan saya tapi bisa mengakibatkan perusahaan saya dalam masalah. Selain itu saya mempertahankan stabilitas perusahaan milik saya juga untuk istri dan calon anak anak saya kelak ,agar nantinya mereka tidak pernah menjadi korban bisnis saya.Seperti yang sudah dialami istri saya sekarang".


Ucap Marvin dengan sengaja menatap kearah Dion Lancaster yang langsung memucat mendengar itu.


Sementara itu Thomson Grand yang mendengar perkataan Marvin menjadi semakin kesal dan kembali membalas ucapan pria itu dengan ketus.


"Anda bisa mengatakan itu karena anda belum pernah berada diposisi kami ini tuan Marvin Fox. Kalau anda sudah seusia saya dan mengalami apa yang sudah kami alami pasti anda tidak mungkin berani bicara sinis seperti itu pada kami yang sudah tua ini",celetuk Dion Lancaster dingin.


"Mungkin benar saya belum pernah berada diposisi kalian dan saya rasa saya tidak akan pernah berada diposisi kalian meski saya sudah seusia kalian nanti,karena kedua orang tua saya mendidik saya berbeda dengan cara kalian dalam mendidik anak kalian",balas Marvin dengan menatap kearah Dion Lancaster dan Thomson Grand dingin.


"Brak!!!".


Mendengar perkataan Marvin itu tiba tiba Thomson Grand memukul keras meja dihadapannya karena kesal dan juga marah pada Marvin yang sudah jelas jelas sengaja memicu pertengkaran dengannya dan Dion tanpa dia tau apa permasalahannya sebenarnya.


"Apa sebenarnya yang kau ingin bicarakan dengan kami sekarang!!!", bentaknya pada Marvin dengan cukup keras yang diyakini Marvin bisa terdengar sampai keluar ruangan itu.


Mendengar teriakan Thomson Grand Marvin tidak bergeming dan tetap menatap tajam serta dingin pada kedua pria paruh baya itu.


Mendengar apa yang dikatakan Marvin Thomson Grand segera menoleh kearah Dion yang semakin terdiam dan hanya jadi pendengar dalam perdebatan itu yang terlihat semakin memanas karena sepertinya Marvin memang sengaja ingin menyulut pertengkaran dengan mereka berdua sekarang.


"Ada apa ini sebenarnya tuan Dion?Apakah ada hal yang tidak aku ketahui yang menyangkut kerjasama kita ini?",tanya Thomson pada Dion dengan ekspresi bingung menatap kearah Dion yang dari tadi hanya diam.


"Tidak ada dia hanya bocah ingusan yang mau sok berkuasa.Sebaiknya jangan kau dengarkan dia tuan Thomson",jawab Dion dengan berdiri dari duduknya bermaksud meninggalkan tempat itu tapi sebelum dia sempat melangkah Marvin sengaja bicara pada Dion Lancaster.


"Sebenarnya saya sudah pergi kerumah anda tadi untuk menjemput Luna istri saya ayah mertua.Tapi pegawai kepercayaan anda bilang kalau anda dan Luna sedang pergi keluar untuk bertemu klien penting .Lalu waktu saya bermaksud sarapan di hotel ini saya tidak sengaja melihat anda juga sedang berada disini bersama tuan Thomson tapi kenapa saya tidak melihat Luna apakah dia sudah kembali lebih dulu kerumah atau sedang pergi kesuatu tempat sekarang kalau iya katakan kemana karena saya bermaksud menjemputnya pulang sekarang".


Seketika Dion Lancaster membeku mendengar perkataan Marvin, sementara Thomson Grand menatap semakin tajam kearah Dion dengan bingung.


"Tuan Dion,apa maksud ucapannya barusan?",tanya Thomson Grand dingin.


Dion Lancaster menarik nafas keras lalu menatap mereka berdua secara bergantian sebelum mulai bicara untuk menjawab pertanyaan Thomson Grand.


"Tuan Thomson bisa kita bicarakan ini nanti lagi dan tolong hubungi putra anda katakan padanya untuk mengantar Luna kembali kesini sekarang",pinta Dion Lancaster yang membuat Thomson Grand tidak suka mendengarnya.


"Kenapa harus membawanya kembali kesini, bukankah tadi kita sudah sepakat kalau setelah menandatangani perjanjian kerjasama ini kau akan membiarkan Luna menikahi putraku Carles sebagai salah satu syarat dari perjanjian kita ini".


"Itu benar tuan Thomson tapi sepertinya tidak bisa jadi sekarang ,jadi bisakah anda menghubungi putra anda dulu karena aku harus menyelesaikan masalahku dengan Marvin Fox sebelum apa yang kita sepakati bisa dilaksanakan",mohon Dion pada Thomson Grand.


"Baiklah aku akan mengalah sekarang karena aku memandang hubungan kita selama ini,tapi ingat kau tidak bisa mangkir dari perjanjian kita tuan Dion".


"Anda tenang saja tuan Thomson saya tidak akan melakukan hal itu".


"Sebenarnya apa yang ada dipikiran kalian berdua sekarang.Apakah kalian sama sekali tidak memandang Luna sebagai seorang manusia terutama kau Dion Lancaster.Apa kau tidak malu dengan statusmu sebagai ayahnya tapi begitu tega menjual putrimu sendiri demi uang yang tidak seberapa itu!",bentak Marvin marah.


Insya Allah malam nanti autor Up satu bab lagi ya reader 🥰🥰