PERNIKAHAN HANGAT

PERNIKAHAN HANGAT
Promosi Novel Baru "Mencari Daddy"


Selamat malam semuanya....


Sept mau promo nih, semoga ada yang nyangkut. Hihihih ...


Karena Wanita Pilihan CEO mau TAMAT, cuss kepoin novel selanjutnya yaaa.... terima kasih banyak semuanya.


***


Kanina berjalan di gang sempit seorang diri. Sudah jam sebelas malam, ia baru pulang dari toko. Hari ini banyak sekali pekerjaan, membuatnya harus lembur sampai jam 9 malam. Sambil melipat tangan di dadaanya, Kanina terus melangkah. Memeluk tubuhnya sendiri, hawa dingin dan sepinya suasana di jalanan itu membuat gadis 20 tahun itu merasa bergidik ngeri.


Sesekali ia melirik dan menoleh ke belakang, itu karena ia merasa seperti sedang ada yang mengikuti. Ingin cepat sampai, Kanina pun mempercepat langkah kakinya.


Tiba di depan sebuah lapangan kecil dengan pohoh besar di salah satu sisinya. Jalanan setapak itu tiba-tiba terasa suram, mencekam, apalagi lampu di sekitar sana sudah mati beberapa hari ini. Kanina terus saja melangkah, meski jujur dalam hati ia sangat was-was sekali.


Malam sudah sangat larut, sama sekali tidak ada orang yang lewat. Pangkalan ojek pun terbilang sepi, ini gara-gara beberapa jam yang lalu hujan lebat. Sepertinya semua orang sudah memancal selimut di kamar masing-masing.


Meong ... meong


Kanina terhenyak kaget saat melihat seekor kucing hitam melompat dari pohon dan menimbulkan sedikit suara. Ia yang sejak tadi ketakutan langsung kaget. Sambil menelan ludah dengan kasar, Kanina kembali berjalan.


Chiitttt


Mendadak sebuah motor berhenti di depan Kanina, mobil itu berhenti tepat hanya beberapa senti dari kakinya.


Kanina panik, ia mencoba untuk berlari. Tapi, pria memakai jaket kulit itu malah mencengkram tangan Kanina.


"Lepasin! Tolong ... Tolonggg!" Gadis itu mencoba minta tolong pada siapa saja yang mendengarnya. Tapi, tiba-tiba tangan pria itu membekap mulut Kanina.


Ingin berontak tapi kalah tenaga. Namun, ia tidak menyerah. Kanina terus mencoba menendang dan terus meronta.


Ia menyeringai pada Kanina yang sudah jatuh pingsan, tanpa perasaan ia merobek baju gadis tersebut. Mencabik dan mengoyak pakaian sang gadis. Di tengah malam yang sepi itu, di saat kondisi tak sadar Kanina direngut kesuciannya dengan kejam.


***


Pukul 1 dini hari, Kanina mulai membuka mata. Ia meringis menahan sakit, ditatapnya langit gelap dengan mendung yang mengantung. Sepertinya akan kembali turun hujan.


"Ah ...!" Gadis itu meringis, memejamkan mata menahan perih.


Kanina menoleh ke sana ke mari, kemudian menatap tubuhnya di tengah gelap malam. Sadar, petaka apa yang sudah menimpa padanya, Kanina langsung menangis tanpa suara. Dadanya terasa sesak, seperti ada yang menghantap jantungnya saat itu juga.


Dengan tangan gemetar, ia mencari semua pakaiannya yang berserakan di rerumputan. Dengan hati yang sudah hancur berkeping-keping, Kanina memakai pakaiannya satu per satu. Pakaian yang sudah tidak layak, karena compang-camping tak berbentuk lagi.


Setelah sudah memakai pakaiannya, ia mencoba pergi dari tempat yang menakutkan itu. Kanina terseok, berjalan sambil terisak. Ia berjalan di tengah malam yang sepi, pria jahanam yang sudah merengut mahkotanya bahkan sudah lenyap.


Gadis itu terus berjalan, sembari mengusap wajahnya yang sudah basah karena bulir bening yang tak berhenti jatuh dari matanya. Ditambah gerimis yang turun membasahi bumi. Malam ini, Kanina benar-benar mengalami mimpi paling buruk di dalam hidupnya.


Sampai di depan sebuah kos-kosan, kecil dan sempit. Ketika ia akan membuka pintu, karena tangannya yang masih gemetaran, alhasil kunci itu pun jatuh di atas keset. Tak kuasa menahan beban kesedihan dan atas apa yang menimpanya, Kanina memejamkan matanya dalam-dalam, Gadis itu merosot di depan pintu kos.


Kanina meringkuk, menangis dan meratapi nasib. Mengapa Tuhan memberikan cobaan yang maha berat seperti ini? Gadis itu terisak, menangis dengan tubuh yang bergetar.


****


Jangan lupa pencet tombol love/Hati ya. Makasih banyakkkk yang sudah mengintip... Hehehe.... Sehat selalu yaaa semuanya.