
Saat sudah dua hari semenjak kejadian itu tersebar luas ke media sosial dan berita berita.
Dan dengan bintang tamu acaranya tentu saja si wanita ****** itu siapa lagi kalau bukan renata.
Padahal selama ini dia wanita baik baik tetapi penilaian ku terhadapnya sangatlah jauh dari yang ku harapkan.
Selama dua hari itu juga aku mengurung diri di kantor, dan selama itu juga Ririn datang menghiburku.
"Rin,aku minta sama kamu jangan sampai percaya berita tentang diriku dan wanita itu". pintaku berharap padanya.
"aku tau kok mas, bisa dilihat dari video itu, bahwa dirimu setengah sadar, pasti ada kok yang membelamu termasuk aku. kita hadapi ini bersama, kamu mau kan mas?".tanya wanita itu.
"Baiklah aku mau".jawabku singkat.
"Berita terbaru...
seorang CEO perusahaan swasta Sunho, Rizki Aditya melakukan Scandal dengan model renata. apakah hubungan keduanya hingga bisa tersebar video ini?,kita tanyakan langsung ke bintang tamu kita malam ini, Renata".
Hampir di setiap channel publik menayangkan berita itu.
rasanya diriku akan mati jika begini terus. ini adalah tahun paling sial di hidupku.
"Hai kak, sudahlah berita itu satu atau dua Minggu juga akan di lupakan orang kok".ujar Renata sambil duduk di atas pahaku.
"Kau hanya berbicara, itu gampang.tapi kau tak merasakan apa yang aku rasakan".
Rasanya diriku tak berguna lagi untuk menjalankan hidup yang begitu berat ini.
Renata adalah gadis licik,yang bisa membuat orang orang yang dia benci berada di kendali dirinya.
Aku bahkan tak percaya dia mau mengorbankan mahkota kehormatan itu demi menikah denganku.
Apa pikirkan gadis ini sebelumnya sih, apa jangan jangan dia juga yang menyebar video itu ke sosmed.
"kenapa kau melakukan ini semua?". tanyaku memiringkan kepala.
"hanya satu alasan ku, aku mencintaimu kak".
"kak yang penting kita sudah mencapai puncak kenikmatan itu bersama. jika kau masih lanjut aku akan memberikan nya sekarang juga di ruangan ini?".
"hmm...kalau kau tidak mau gak masalah minum nih air mu".
tiba tiba setelah meneguk air minum itu kepalaku pusing tubuh ku sangat panas dan gairah itu muncul lagi,
Apa jangan jangan dia memberikan obat perangsang kepadaku.
Aku terbaring lemah di belakang meja kerjaku, tanpa menunggu waktu lama wanita itu membuka setiap kancing bajauku.
Aku berusaha untuk melawannya tapi percuma, tak ada gunanya melawan saaat dalam pengaruh obat itu.
"Assalamualaikum mas Rizki....., ahh maafkan saya. saya akan langsung ke luar meninggalkan kami berdua dengan suasana hati terkejut.
Bagaimana mungkin dia tak terkejut,dia melihat diriku sedang bermain dengan seorang wanita yang merupakan seorang model di Indonesia.
Namun aku tak bisa berbuat apa apa, diriku hanya pasrah diam di sana.
wanita itu mengunci pintu ruangan ku.
Perlahan dia membuka celana panjang ku, Mencium dan menjamah bibir serta leherku.
Hingga sampai ke bagian intimku yang sudah mengeras.
"Ahh...kak....sakit kak..ahhh....nghhh".
ia mendesah dengan Suara yang indah membua diri kami sampai pada puncaknya kenikmatan itu bersama.
Aku yang sudah tak berdaya itu hanya terbaring lemas di sana,
Dia yang dulunya polos sekarang seperti wanita yang haus dengan nafsu.
BERSAMBUNG .. ..