
Hari Minggu
.....jam menunjukkan pukul 09:23......
Hari itu Ririn mengajak diriku pergi ke rumah keluarganya, karena ada masalah mendesak.
"Mas Rizki, mau gak ikut bersamaku pulang ke rumah keluargaku soalnya ada urusan penting nih?".tanya wanita itu sambil memainkan miniatur kantorku.
"Memang ada urusan apa sih Rin, kok mendesak sih?". tanyaku penasaran.
"mas nanya nya nanti aja deh aku jelaskan di jalan, kalau mas gak mau gak masalah saya pergi dengan mbak Nadia aja deh".jawab wanita itu kesal.
"loh padahal aku nanya kok dia yang kesal sih".gumamku dalam hati.
"Mas tau gak...". ujar wanita itu.
"Aku gak tau dan gak mau tau, lebih baik kamu diam dulu sampai kita sampai di rumah kamu".ucapku kesal pada wanita yang tengah duduk di samping ku itu.
"Ih...dasar kok ngambek sih, percuma ganteng kalau baperan".ujar wanita itu menatap diriku.
Entah mengapa diriku tiba tiba kesal pada wanita ini, padahal kalau di pikir pikir memang benar sih perkataan Ririn tadi terhadapku.
Setibanya kami berdua di rumah besar keluarga ariyanto suasana di sana begitu ramai dengan anak anak remaja yang seumuran dengan adik bungsuku,Ivan.
"Hai mbak Ririn, aku kira mbak gak bakalan dateng...eh tau tau malah bawa cogan pula".lerek adik perempuan Ririn.
"ih..kamu aja yang merasa, mbak sih ogah mau dateng ke acara ulang tahun kamu, setiap tahun pasti berisik. untung aja tuh ibu meminta mbak dateng kalau nggak, mbak gak bakalan dateng". ujar Ririn mengoceh adiknya itu.
"Mbak kenalin aku dengan kakak itu dong, plisss?".ucap adik Ririn memohon pada mbaknya.
"Mas Rizki kenalin ini adik bungsuku, namanya Karina Dwi Ariyanti".ujar Ririn memperkenalkan kami berdua.
"Hai kak, panggil aja aku Karin, nama kakak siapa?".ujarnya sambil menatap wajahku.
"Perkenalkan nama saya Rizki Aditya, panggil aja Mas adit".ucapku memperkenalkan diri.
"Karin sekolah dimana?".tanyaku penasaran.
12 ipa, memangnya kenapa?".
"Berarti kenal dong sama Ivan Aditya?".tanyaku. penasaran.
"ohh...mas Rizki kakaknya Ivan ya, tentu saja kenal mas, dia anak laki laki paling populer di sekolah kami, bukan hanya pintar dan berprestasi saja tapi dia juga di kagumi dan dipuja berbagai wanita di sekolah kami, bahkan cintaku saja di tolak".ujar cewek itu panjang lebar.
Wow ternyata anak itu pintar juga dan bahkan sampai populer?,pantas saja sekarang dia lebih banyak diam dibandingkan dengan masa masa dia Smp, tapi tetap saja dia sudah gak perjaka lagi.
sial sensasinya sekarang berbeda jauh dengan dulu, dia bahkan gak pernah cerita sama sekali padaku bahwa dirinya populer di sekolahnya.
apa jangan jangan dia tidak mengetahui hal ini, ah bodoh amat. yang penting dia udah nikah apa peduliku lagi Coba.
"Apa dia tahu bahawa dirinya itu populer?".tanyaku sambil memiringkan kepalaku.
"Kelihatannya sih dia gak tau kak, lagi pula dia juga sibuk sama tugas dari sekolah, belum lagi olimpiade,dan dia juga pandai membagi waktu untuk pacar, teman. dirinya tak peduli jika dia di rayu oleh gadis secantik apapun, yang dia cintai cuma Missela,
Memangnya kenapa kakak nanya begituan?".ujarnya melihat diriku.
"ah, gak apa kok cuma kakak gak tau aja kalau dirinya populer dan bahkan bisa se setia itu dengan Missela. jadi bangga deh dengan nya".jawabku sambil mengangkat kepalaku melihat langit langit malam.
Pesta itu adalah pesta ulang tahun termegah dengan berbagai macam kue dan hidangan tersedia bahkan hampir semua yang di undang adalah orang orang kelas bawah.
keluarga ariyanto memang terkenal dengan kemuliaan dan rendah hatinya bahkan, mereka tidak pernah membeda bedakan masyarakat kelas atas dan bawah.
Bahkan masyarakat kelas bawah lah yang paling banyak mereka dekati, karena mereka juga ingin berbagi kesenangan dan lain lain.
Acara itu sukses besar. saat jam menunjukkan pukul 09:19 malam tamu spesial pun datang.
siapakah tamu special itu?????
(Aku juga masih bingung)
BERSAMBUNG.........