PERNIKAHAN HANGAT

PERNIKAHAN HANGAT
PERKENALAN


HAI GAES MAAF CERITA SEBELUM NYA MENGGANTUNG.


SELAMAT MEMBACA


Begitu sampai di rumah ibuku, aku di sambut oleh adik paling bungsuku dan kembaran ku, Vian dan Rezki.


"hai kak Rizki, udah lama banget ya. gak ketemu".ucap Rezki padaku sambil berjabat tangan dengan ku." iya, lagian kamu sih yang selalu sibuk dengan kuliah dan pacarmu itu".ucapku sambil melirik wanita yang berdiri di belakangnya."ah, ini mah kawan kak, sekalian aja aku bawa biar bisa akrab sama ibu".jawabnya sambil melirik ke arah wanita yang baru turun dari mobilku."eh, masnya punya kembaran toh. kok gak ada perbedaannya sih?, biasanya kan setiap anak kembar punya sedikit perbedaan".tanya wanita itu sambil melirik ke arahku dan kembaranku berkali kali.


" oh..., perbedaan kami ada kok, mbaknya aja belum sadar".ucapku sambil melirik rambut kembaranku."oh..., perbedaannya dirambut toh, berarti mas Rizki memiliki rambut yang lebih hitam dibandingkan dengan kembaran yang rambutnya berwarna abu abu ya, tapi apakah itu alami?.tanya wanita itu teliti."tentu saja mbak,ini lihat foto kami masa masa smp".ucapku sambil memperlihatkan foto ku dan kembaran ku.


wanita itu hanya tersenyum malu.


"mbaknya belum berkenalan lho dengan mereka bertiga. kenalkan ini kembaran saya, Rezki Aditya, ini adik bungsu saya Ivan Aditya, dia masih duduk di bangku sma kelas 12 di smansa, dan ini.....pacar kembaran saya. saya juga gak tau namanya sih".ucapku sambil tertawa.


"perkenalkan mbak,kak nama saya Malva lyra aulia, panggil saja saya Aulia". ucap pacar kembaran ku sambil menjabat tangan kami berdua.oh kalau saya,Ririn Dwi ariyanti.panggil aja Riri.ucap wanita yang berdiri di sebelahku.


"oh ya kak,lebih baik kita masuk yuk, ibu dan yang lainnya sudah menunggu kita dari tadi".ucap Ivan dengan mempersilahkan kami masuk.


aku masuk ke rumah penuh kenangan di masa kecil sampai SMA dulu, dan tak lupa membawa oleh oleh buat keponakan keponakanku yang isinya adalah mainan yang sedang tren di Indonesia, pesawat tempur yang dikendalikan menggunakan remot kontrol dan yang paling hebatnya lagi bisa terbang sambil berubah menjadi robot dengan pergerakan yang luas dan Barbie model terbaru karena satu orang keponakanku yang merupakan anak perempuan.


"assalamualaikum keponakan keponakan om tersayang, lihat apa yang om bawa buat kalian".ucapku sambil memeluk mereka." ini mainan untuk Devan, ini untuk Angga, satria, dan untuk si cantik Nadia".ucapku memberi mereka sekotak mainan dan beberapa ayam mekdi. yang ku beli bersama Riri tadi.


"ya ampun om Rizki baik amat sih, repot repot membelikan mainan nanti jadi manja lho om".ucap kakak ku yang ke empat,kak Minkai Aditya.


"iya tuh, apalagi mainannya yang buat laki lakinya mahal amat kan sayang uangnya." ucap kakak perempuanku yang ke tiga, Mbak Yunita Zahra Aditya.


"sekali sekali juga gak apa kan kak, apalagi kalo ketemunya cuma 2 tahun sekali kan wajar sih, lagi pula perusahaan ku juga sedang meledak".ucap ku duduk di kursi ruang tamu sambil menemani ponakan ku bermain.


" ya sudah. Rizki, Rezki suruh teman teman kalian masuk dan bawa mereka ke dapur.


Ivan cepat ajak ponakan ponakan mu bermain di atas, lagi pula pacarmu, missela dan temanmu Akbar juga sudah menunggu di atas".perintah ibuku.


"Baiklah Bu, ayok ikut paman main ke atas yuk".ucap adik bungsu ku, ya dia memang pintar dan handal dalam urusan menjaga anak.


"Mbak Riri ayo masuk,kita makan dulu."ucapku sambil menarik tangannya.


"eh baiklah mas".jawab wanita itu menurut.


"sayang ayo makan dulu ibu sudah menyiapkan makanan spesial untuk kita semua".ujar kembaranku sambil menggandeng tangan pacarnya itu.


"baiklah sayang".jawab sang pacar sambil tersenyum.


Aku yang melihat adegan itu seketika jijik tapi tanpa aku sadari diriku sendiri sedang memegang tangan wanita lain. tapi bodoh amatlah, inikan aku apa peduliku coba.


"wow adik adikku ternyata sudah dewasa ya?,bahkan membawa pacar pula". ucap kakak yang tertua,kak fathel Aditya.


"hhh,seingatku mereka berdua puber aja di umur 17 tahun benar kan kak fath?".


tanya kakakku yang ke dua,kak Farel Aditya.


"hhhhh bener tuh rel, ingat gak yang saat si Rizki nembak ratu, hampir satu Minggu dia bad mood, yang ada malah menyendiri".sindir kak date pada diruku.


aku sih sudah gak terlalu mengejar ngejar wanita saat ratu wanita yang pertama kali aku cintai, menolak cintaku karna alasan takut hatinya tersakiti, bukankah itu konyol. apa wanita itu pikir aku seburuk itu, walau bagaimanapun aku gak Playboy. hah masa lalu yan yang sangat menyeramkan.


"ya..ya maafkan kakak ya riz, Kakak keceplosan.ucap kak fath padaku.


aku pun mengangguk menyetujuinya. Terima mbak, sudah membelaku".


ucapku sambil tersenyum padanya.


dia membalasku dengan mengangguk sambil tersenyum.


"sudah sudah jangan berisik lagi, ayo makan rizki, rezki. suruh teman kalian duduk di sebelah kalian, supaya enak di pandang".ucap ibu melirik kedua wanita yang tengah berdiri canggung itu.


mereka berdua pun duduk.


dilanjutkan dengan acara makan bersama. saat tengah makan ibu tiba tiba bertanya kepadaku dan kembaranku.


"Rizki,Rezki ibu mau nanya,apakah kalian berdua sudah mempunyai pacar?.


tanya ibu melirik Rezki yang sedang enak menyantap makanan itu.


"tentu saja aku punya Bu, dia cantik menawan dan berbakat bahkan berhasil menaklukkan hatiku. ini dia Aulia, sayang berdiri perkenalkan dirimu pada ibu.perintah rezki.


"sebelumnya om,Tante kakak kakak dan mbak mbak sekalian, saya Malva lyra aulia, panggil saja dengan aulia.ucap pacar rezki.


lalu ibu mengangguk setuju, tak lama setelah itu ibu tersenyum manis melirik ke arahku.


aku yang sedang makan terkejut saat perempuan di sebelahku mencubit paha ku.


"aww...sakit lho mbak. ucapku sambil mengaduh kesakitan.


"itu lho mas, di liatin ibu kamu".ucap wanita itu membisikkan ke telingaku.


"ohh kalau aku sih belum punya, Bu."


ucapku santai.


seketika tiba tiba di dapur itu mengatakan kalimat."hah, apa!!.ucap mereka semua tak percaya.


aku yang sedang mengunyah makanan di mulutku tiba tiba tersedak.


"kalian kenapa sih membuatku terkejut, apa yang salah coba."ucapku sambil meminum air yang di berikan Riri padaku.


"mbak Riri silahkan berdiri, perkenalkan nama mbak pada keluarga besar saya".ucapku tersenyum manis padanya.


"Perkenalkan om,tante,kak,dan mbak, nama saya Ririn Dwi Ariyanti panggil saja saya riri.anak ke 2 dari keluarga Ariyanto".ucap wanita itu.


Ayah ku yang mendengarnya langsung bertanya kepada wanita itu." apakah kamu anak pak Andika Ariyanto?".tanya ayahku penasaran.


"Benar om, saya putri pak Andika ariyanto.ujar wanita itu melihat ke arah ayahku.


BERSAMBUNG ....